Tuesday, 25 April 2017

Kembangkan Potensi Si Kinestetik

14:18:00 18
"Anaknya lincah amat ya, gak mau diem"

"Marwah ga bisa diem, lincah ya. Gak ada capeknya" 


Dan pernyataan lainnya. 

Ya, berbagai pernyataan yang bilang kalau Marwah lincah dan nyaris gak mau diam sering ibu terima. Ibu sih senyumin aja, eh tapi kadang kalau ibu lagi capek dan bete, ya ibu juga suka sensi. Apalagi kalau ada yang bilang neng itu nakal karena ga mau diem, huh sebel banget. 


Neng emang tipe anak yang spontan jika melakukan sesuatu, lincah dan memang ga mau diem. Neng itu masuk ke dalam tipe anak kinestetik. Kan tipe belajar untuk anak itu ada beberapa tipe, diantaranya tipe belajar kinestetik. Jadi anak saya neng Marwah itu adalah anak yang wajib terlibat langsung supaya dia mengerti dan paham akan sesuatu


Sejak kecil, neng emang tipe yang serba ingin tau. Jika neng melihat sesuatu dia langsung ingin terlibat langsung, ya memang begitulah cara belajarnya. jadinya kayak orang kepo an. Kadang banyak loh yang memberikan label pada neng, kalau neng itu anak yang aktif bahkan ada juga yang melabeli neng hyperaktif. Hmmm sesungguhnya mereka tidak atau belum paham dan suka asal melabeli anak. 


Ibu bisa bilang kalau neng masuk kedalam kategori anak dengan tipe belajar kinestetik itu karena setelah diamati dengan seksama dari tahun ke tahun, benar bahwa neng itu ada indikasi gaya belajar kinestetik. 



Anak yang memiliki tipe belajar kinestetik itu pada umumnya selalu ingin memnyentuh, merasakan dan juga menanganinya. Neng selalu ingin mencoba langsung ketika melihat sesuatu, ga suka jika hanya diijinkan melihat saja. Gerakan tubuh neng juga lebih banyak, gak mau diem sih emang iya. Neng menunjukkan apapun sampai perasaannya pun dengan perbuatan daripada memberitahukan dengan kata - kata. 

Seperti yang ibu bilang tadi, bahwa banyak yang bilang neng itu hyperaktif, padahal mah kan engga ya. Anak - anak kinestetik itu hanya butuh menyelesaikan aktivitasnya demi mendapatkan kembali fokus mereka. Jadi, ibu lah yang harus membantu neng untuk belajar, ya bagi semua ibu apapun tipe belajar anak ya harus ikut membantu. 

Dan marilah kita bersama - sama membantu anak kita belajar, apapun tipe belajar anak. Yang penting menurut saya dukungan dari orang tua, itu yang utama. 

Inilah hal yang harus dilakukan untuk membantu anak belajar, dengan tipe belajar anak kinestetik. 


Pernah, Marwah pas TK ikutan drama di sekolahnya, dan ternyata mengikutkan anak kinestetik dalam drama di sekolah itu bagus dan hal yang sangat menyenangkan untuk anak. 

Marwah juga senang belajar di alam terbuka, seperti tadabur alam atau kegiatan lainnya yang berkaitan dengan alam terbuka anak kinestetik pasti suka. 

Saya pernah diberitahu sama temen yang psikolog, katanya anak kinestetik itu bagusnya disuruh membuat semacam diary, untuk mengungkapkan isi hatinya, bisa juga membuat diagram atau model. Sejauh ini saya baru mengajarkan neng untuk menulis di diary, next coba ah untuk membuat diagram atau model. 

Memasukkan ke sekolah yang memiliki aktivitas eskul yang sifat fisiknya banyak. Saya sih memasukkan Marwah les renang dan les menari, itu juga kan membutuhkan olah fisik ya. Let see ya Marwah yang ingin les memanah dan badminton, siapa tau nanti kelas 3 dia bisa ikut les itu. 

Dan memang, sebagai orang tua kita harus berhubungan baik juga dengan guru. Harapan saya sih, supaya Marwah menjadi anak yang bisa lebih baik dari hari ke hari, aamiin. 




Read more...

Thursday, 13 April 2017

Tips Bersepeda ke Gunung Agar Lebih Aman

16:17:00 0

Salah satu jenis olahraga yang paling digemari oleh masyarakat adalah olahraga yang berhubungan dengan hobby. Artinya mereka tidak hanya bisa sehat saja, melainkan juga dengan senang hati akan melakukannya setiap waktu luang. Sebut saja diantaranya adalah bersepeda. Dibandingkan dengan berlari bersepeda ini memberikan banyak sekali nilai lebih, salah satunya Anda bisa menjelajah lokasi yang lebih jauh dengan cepat. Namun perhatikan juga tips bersepeda untuk menghindari terjadinya cidera.



Orang-orang yang sudah masuk dalam komunitas bersepeda seperti yang pernah di bahas oleh sepeda.biz terkadang bahkan tidak hanya senang mengayuh di daerah sekitar saja, melainkan juga melakukan touring, mengunjungi sebuah kawan tertentu, seperti pegunungan. Meskipun jauh dan memakan banyak tenaga, agaknya banyak pengalaman baru yang bisa Anda dapatkan dari sini. Agar aktifitas berkendara jarak jauh seperti touring ini bisa jadi kian lancar dan menyenangkan, maka berikut ini ada beberapa hal yang setidaknya harus Anda persiapkan, diantaranya adalah:

  1. Mengisi tenaga dengan makan terlebih dahulu, jenis makanan yang dikonsumsi hendaknya juga tergolong sebagai menu yang seimbang, jangan meninggalkan karbohidrat meskipun Anda tengah berdiet, karena inilah sumber tenaga utama. Namun pastikan makan juga dilakukan 2 atau 1 jam sebelumnya, sehingga nantinya perut tidak sakit ketika digunakan dalam mengayuh sepeda nantinya.
  2. Latihan terlebih dahulu, setidaknya satu bulan sebelumnya Anda harus sering-sering mengendarai sepeda, sehingga jika digunakan untuk mengayuh pada jarak jauh kaki juga tidak akan mudah lekat. Sangat penting juga melakukan pemanasan sebelum bersepeda. Hal ini membantu dalam mengurangi resiko cidera yang mungkin saja terjadi.
  3. Minum dalam jumlah yang cukup, mengisi cairan tubuh agaknya sangat penting, penting karena aktivitas bersepeda ini sangat rentan menyebabkan dehidrasi, namun juga pertimbangkan jenis yang dikonsumsi, hindari mengkonsumsi teh atau kopi, lebih dianjurkan air putih, karena tidak akan menyebabkan Anda menjadi sering buang air kecil selama perjalanan nantinya.
  4. Persiapkan perbekalan, agaknya selama perjalanan nanti Anda juga harus membawa beberapa hal, selain untuk kenyamanan dalam berkendara juga membantu untuk lebih berhemat karena tidak terlalu sering membeli. Diantaranya adalah dengan membawa minum, makan, kemudian juga handuk bersih dan juga obat-obatan, untuk aktivitas berkendara yang cukup lama hal ini terbilang sangat penting.
  5. Pastikan untuk melihat cuaca terlebih dahulu, karena berkendara di area-arena tertentu semacam gunung cuaca nya tidak bisa diprediksi, terkadang cerah, namun tiba0tiba bisa langsung turun hujan.
  6. Pastikan bahwa kendaraan atau sepeda yang digunakan tersebut berada dalam performa terbaiknya, yaitu ban terisi dengan angin yang cukup, kemudian juga rem berfungsi secara baik untuk menghindari sesuatu yang mungkin saja terjadi.



Tips bersepeda ini agaknya selalu Anda aplikasikan, baik untuk sekedar olahraga atau bahkan touring ke tempat yang jauh.


Read more...

Monday, 6 March 2017

Lakukan Ini Sebelum Anak Menjelang Remaja

16:32:00 2
Seiring dengan bertambahnya usia neng Marwah, ibu merasakan sekali perubahan yang sangat signifikan loh. Namun katanya perubahan dalam diri neng ini belum seberapa jika nanti neng beranjak pada usia belasan tahun, lah baru usia 8.5 tahun aja kerasa berubahnya. Neng juga sekarang udah ga mau disuapin ibu, kalau dipelukin ayah juga suka ga mau. Neng sekarang juga gak minum susu di dot lagi, neng juga sekarang sudah enggak ngompol lagi, perubahan yang sangat besar menurut ibu. 

Apalagi ketika neng sudah tidak minum susu di dot dan sudah tidak ngompol lagi, ah ada rasa bahagia yang sangat besar dalam dada ini nak, entahlah apa ini namanya. Apakah ibu yang terlalu lebay atau emang seperti itulah naluri seorang ibu. Yang pasti ibu berharap neng sehat selalu dan tumbuh besar dengan ahlak dan pengetahuan yang baik dan berguna, aamiin. 


Ibu sudah mulai banyak membaca artikel dan juga bertanya - tanya pada mereka yang sudah memiliki anak gadis remaja. Katanya nanti jika anak sudah menginjak usia belasan tahun semua berubah. Tapi ibu ingin, neng masih tetep deket sama ibu, neng masih tetep mau ya cerita apapun pada ibu meski neng sudah remaja nanti, janji ya nak sama ibu. Dan ibu pun berjanji akan terus menjadi pendengar yang baik untuk neng, ibu janji. Doain ibu sehat juga ya nak. 

Ibu sudah tau dan sudah yakin bahwa neng pasti akan menjadi seorang remaja, bukan anak - anak lagi. Tentu nanti waktu bersama ibu akan berkurang dong, duh ibu bakalan kangen berat nih sama neng. Tapi kita harus memiliki kebiasaan yang sekarang sudah kita lakukan dan akan kita lakukan juga ketika neng beranjak remaja nanti ya nak, biar kita bisa terus bersama. 

Makan malam bersama. 

Katanya  pola asuh yang sukses itu bisa mendekatkan antara anak dan orang tua. Ah semoga saja ibu termasuk kedalam orang tua yang sukses mendekatkan neng dengan ayah dan ibu ya. Semoga kebiasaan makan malam bersama ini terus ya nak, meski kita engga makan formal diatas meja makan, makan lesehan sambil cerita ini dan itui. Ah semoga saja ini akan terus berlangsung, kita bertiga akan selalu makan bersama, ibu, ayah dan neng. 

Puasa gadget

Ini nih yang masih susah ibu lakukan, padahal dulu kita pernah janji ya, eh ibu deng yang janji akan puasa gadget saat bersama neng, tapi ibu terus saja melanggar, karena alasan inilah alasan itulah, ibu minta maaf ya neng. Mulai sekarang kita berusaha terus menyingkirkan gadget ya nak, jadi selama kita bersama jangan ada gadget diantara kita ya, biar kita lebih bisa curhat - curhat lagi. 

Waktu luang untuk ngobrol 

Ini yang selalu kita habiskan ketika hanya neng dan ibu di rumah. Neng banyak cerita sama ibu tentang si A dan si B bahkan neng juga kadang cerita tentang film yang neng tonton, ibu harap nanti ketika neng remaja neng masih mau ya bercerita ke ibu, neng masih mau ya curhat sama ibu. Karena ibu tau suatu hari nanti neng bakalan banyak beraktivitas diluar kendali ibu, tapi tetap luangkan waktu ya nak buat kita ngobrol. 


Ah, waktu sangat cepat sekali berjalan. Bayi ibu kini sudah 8.5 tahun. Sehat selalu ya Marwahku, jadilah anak hebat, kuat, cerdas dan berahlak mulia. Aamiin.




Bandung, 06 Maret 2017 


Ibu


Read more...

Thursday, 2 March 2017

Baby Spa DF Clinic Bandung

09:18:00 12
Hallo semuanya, beberapa waktu lalu neng Marwah sama Akbar ke DF Clinic loh, mau kids & baby spa. Neng Marwah ketagihan spa di DF Clinic, ibu juga pernah cerita disini nih. Neng Marwah emang seneng kalau diajakin spa, dia seneng bakalan berendam di bath tub dengan air mandinya campur susu, uuuh paling seneng ditambahin dengan bola - bola gitu, dasar anak - anak ya. 

Bermain sebelum baby and kids spa 

Teteh Marwah bete karena Akbar asyik main sendiri.


Waaah bonekanya besar sekali.



Akbar enjoyed banget



Enak banget yaaa


Ayo Akbar minum susu dulu, jangan main aja.


Tuhkan kaki nya udah panjang, jadi ga bisa spa di tempat baby


Hi Akbar

Kali ini, Neng Marwah ga sendiri. Ada Akbar yang ikut baby spa juga. Ini adalah baby spa pertama Akbar, usia Akbar sudah 5 bulan jadi sudah bisa ikut baby spa plus baby swim. Oiya buat baby, kalau mau baby swim bisa dari sejak bayi yang beratnya sudah mencapai 4.5kg. 

Akbar senang sekali dipijat

Sebelum neng Marwah berendam di bath tub dan Akbar menjalani baby swim, pertamanya mereka berdua dipijat dulu oleh terapis berpengalaman. Awalnya neng Marwah mau dipijat di ruang bermain bareng sama Akbar, tapi terapisnya bilang neng Marwah sudah tinggi jadi enggak muat deh kasur bayi, haha akhirnya neng Marwah dan Akbar dipijatnya berpisah. 


Terapisnya seneng ngajak ngobrol Akbar, Akbarpun enjoy

Neng Marwah sangat menikmati spa nya kali ini, katanya tadi badannya sakit dan perutnya mual namun setelah di spa hilang semua rasa sakitnya. Neng Marwah juga senang pas ritual mandi berendam dengan susu, air hangat dan wangi susunya. 


Ruangan mandi buat anak. 

Akbar juga menikmati sesi spa nya, dia sama sekali tidak bersuara ketika dipijat. hanya pas baby swim aja Akbar sangat histeris, mungkin karena ini adalah baby swim pertamanya jadi Akbar kaget. Akbar nangis namun menikmati sesi baby swim nya. Mungkin next baby swim Akbar bakalan enjoy dan ga nangis lagi deh. Semoga. 


Ruang baby swim

Manfaat pijatan untuk anak dan bayi itu banyak sekali. Diantaranya adalah : 


Nikmatnya

  • Memperlancar sirkulasi darah
  • Mengoptimalkan proses tumbuh kembang anak dan juga bayi
  • Meningkatkan daya tahan tubuh anak dan bayi
  • Membantu memaksimalkan otak untuk melepaskan hormon yang kemudian bakalan membuat anak dan bayi merasa nyaman. Dan tentu akan mengurangi rewel pada bayi, bayi yang sudah dipijat bakalan nyenyak tidurnya. 

Akbar senang berada disini,banyak mainan ya dek. 

Oiya, jangan khawatir anak atau bayi bakalan rewel selama sesi spa atau swim ya, karena dekorasi ruangan DF Clinic bakalan membuat anak betah dan nyaman. Tempatnya sangat kids friendly. Marwah dan Akbar saja senang bermain disana, ada banyak mainan loh disana. Warna dinding yang colourfull membuat anak merasa betah. 

Nah, banyak bukan manfaatnya? Jadi ajak anak dan bayi untuk menikmati spa di DF CLINIC yuk. 






Harga : 175.000/anak sudah include biaya - biaya adm nya. 

Jl. Leumah Neundeut No.10, Sukawarna, Sukajadi, Kota Bandung, Jawa Barat 40151Jam operasional : 11AM–7PM
Phone: (022) 2010593





Read more...

Saturday, 18 February 2017

Saat Orang Tua Tidak Menepati Janji Pada Anak

14:08:00 6
Neng Marwah itu ingatan kuat banget, apalagi kalau ibu udah ngejanjiin sesuatu. Pasti deh ia inget dan selalu menagih janji. Ya begitulah memang anak - anak, ingatan mereka sangat kuat dengan apa yang sudah dijanjikan kepada dia. Ketika orang tua tidak menepati janji apa ya yang mereka rasakan?? 

Saya pernah bertanya pada neng Marwah, bagaimana perasaan dia jika saya sebagai ibunya tidak menepati janji kepadanya. Dan inilah yang neng Marwah rasakan :


Neng Marwah bilang, kalau saya berjanji kemudian saya tidak menepatinya maka neng Marwah menganggap saya tidak bisa ia percaya, ini jujur loh neng Marwah bilang. Katanya ia ga percaya lagi kalau saya berjanji padanya, sedih banget. Saya pun duduk diam dan merasa bersalah, bahwa saya telah mengecewakannya. Saya tak ingin rasa tidak percaya ini terus ada sampai nanti, sampai neng Marwah beranjak dewasa nanti. 

Saya merasa bersalah, sangat. Secara tidak langsung sebagai orang tua saya sudah membuatnya merasa tidak dihargai. Saya, sebagai orang tua saja suka merasa tidak dihargai ketika ada seseorang berjanji namun tidak menepatinya, sama halnya dengan perasaan anak. Mereka pun seperti itu. Anak - anak juga memiliki perasaan. Saya sedih, ketika neng marwah tidak lagi mempercayai saya. 

Nasi sudah menjadi bubur, apakah kepercayaan dari anak bisa dikembalikan? Apakah anak bisa lagi memaafkan orang tua? 

Orang tua hanyalah manusia biasa, bukan malaikat yang selalu benar namun bukan pula syetan yang selalu salah. Untuk mengurangi rasa kecewa neng Marwah dan supaya rasa kecewa tidak berkepanjangan maka mintalah maaf, ya saya tidak pernah gengsi untuk meminta maaf pada anak. Jika saya salah, saya minta maaf. Ayahnya pun begitu, ga haram kan orang tua meminta maaf pada anaknya?.

Setelah meminta maaf, saya menjelaskan alasan kenapa sampai saya tidak menepati janji. Tentu dengan bahasa yang mampu dicerna neng Marwah. Ini penting juga bagi anak, anak jadi seperti disiapkan sejak dini untuk menghadapi jikalau kelak ada kegagalan dan rasa kecewa ketika menjalani hidup. Karena hidup tidak selalu bahagia dan tidak semua mampu berjalan mulus tanpa ada rintangan.  

Jika satu janji tak mampu saya penuhi, saya biasanya menawarkan penggantinya. Dan neng Marwah biasanya setuju. Namun saya dan suami enggak pernah bilang "Ibu dan ayah janji tidak akan mengulanginya lagi". Saya khawatir suatu saat nanti ada janji yang saya langgar lagi, hiks. Dengan seiring bertumbuhnya neng Marwah, ia makin bisa memahami saya dan suami. Neng Marwah memanglah anak yang pengertian, dia selalu memahami kami, kami yang kadang sibuk dengan urusan kami sendiri. Maafkan ayah dan ibu mu ya sayang. 

Kalau teman - teman pernah tidak melanggar janji pada anak? Sharing yuk. 

Read more...

Friday, 17 February 2017

Manfaat Menari Untuk Anak

09:13:00 8
Sejak dari Desember 2016 kemarin, neng Marwah les menari jaipongan loh. Awalnya neng melihat ada perlombaan jaipongan tingkat anak di BTM (Bandung Trade Mall), neng terlihat sangat antusias sekali loh, neng terus menatap ke arah panggung penuh takjub. Saya langsung bisa menangkap bahwa neng Marwah senang melihat jaipongan. Padahal dulu saya dan mamah (nenek neng Marwah) pernah menawarkan neng untuk ikutan les jaipong, namun ia menolak. Saat itu neng belum tau seperti apa detailnya jaipong itu. 


Sepulang dari BTM, neng bilang sama saya bahwa ia ingin belajar menari jaipongan seperti yang tadi ia lihat. Sontak saya kaget dan senang juga, karena akhirnya neng mau les jaipongan. Kebetulan anak tetangga di rumah mamah itu ada yang les jaipongan, saya langsung deh menghubunginya. Marwah akhirnya saya masukan les jaipong di Aulmanis Production, pemilik sanggar nya adalah ibu Tati dan koreographer nya Aulia Rumingkang, tau kan Rumingkang? Yes Rumingkang yang ngehits itu dan sering masuk tv ya.

Akhirnya tanpa pikir panjang lagi Marwah saya ajak ke sanggal Aulmanis untuk melihat bagaimana aktivitas disana saat latihan menari, langsung saya daftarkan neng ke Aulmanis Production. Untuk awal pendaftaran sekitar 400ribuan tambah iuran bulanan 100 ribu, sudah mendapatkan stagen, rok dan kaos untuk latihan menari. Oiya mendapatkan satu cd untuk latihan di rumah juga, worth it lah ya buat saya supaya neng Marwah pintar menari.

Selain ingin neng Marwah pintar menari, menari juga bakalan membuat tubuh anak menjadi luwes, maklum selama ini neng tuh kurang luwes hehe. Itu saja manfaatnya? Enggak dong, ada banyak manfaat untuk anak jika anak menari, diantaranya adalah:

Menari bisa meningkatkan kesehatan fisik anak. Menari apalagi jaipongan, itu gerak fisik nya main, cocok buat neng yang sedikit kelebihan berat badan, sekarang neng usianya 8 tahun dengan berat badan hamper 37kg, jadi dengan latihan jaipongan ini bisa juga menurunkan berat badannya jika latihannya teratur. Juga mampu meningkatkan fleksibiltas dan stamina anak.

Dengan menari bisa mengasah kemampuan sosial anak. Les jaipongan di Aulmanis Production gak sendirian, ada banyak anak – anak lain dengan berbagai usia, nah dengan begitu neng Marwah juga bisa bersosialisasi. Juga akan meningkatkan kemampuan berkomunikasi anak, mengembangkan rasa percaya dirinya juga dan neng Marwah belajar bekerja sama dalam tim, kan biasanya menari itu ada tim nya jadi anak harus mampu mengimbangin teman – teman dalam timnya. Menari juga mampu meningkatkan rasa percaya diri anak.

Menari memberikan manfaat pendidikan juga. Menari mampu memicu kreativitas anak dan juga tentu saja mengembangkan apresiasi seni anak. Jika anak ingin menjadi seorang penari professional maka anak harus menerapkan kedisiplinan tinggi serta harus focus, penting ini untuk mengasah keterampilan anak.

Menari juga mempelajari sisi emosi anak. Seni itu erat hubungannya dengan emosi, kalau ga pake emosi akan terasa hambar seperti tidak ada jiwa. Dengan belajar menari anak juga mengasah kemampuan emosi nya. Dalam setiap gerakannya ada emosi dan juga pesan yang disampaikan, anak bisa lebih memahami emosi dalam setiap gerakan menari, tentu ini akan membantu anak mengontrol emosinya.

Semoga neng Marwah semakin semangat latihan menarinya ya nak. Terimakasih juga buat teh Aulia dan ibu Tati yang sudah dengan sabar melatih neng Marwah belajar menari.



FYI:
AULMANIS PRODUCTION
BUMI ASRI - BANDUNG 


Read more...