Featured

Saturday, 18 February 2017

Saat Orang Tua Tidak Menepati Janji Pada Anak

Neng Marwah itu ingatan kuat banget, apalagi kalau ibu udah ngejanjiin sesuatu. Pasti deh ia inget dan selalu menagih janji. Ya begitulah memang anak - anak, ingatan mereka sangat kuat dengan apa yang sudah dijanjikan kepada dia. Ketika orang tua tidak menepati janji apa ya yang mereka rasakan?? 

Saya pernah bertanya pada neng Marwah, bagaimana perasaan dia jika saya sebagai ibunya tidak menepati janji kepadanya. Dan inilah yang neng Marwah rasakan :


Neng Marwah bilang, kalau saya berjanji kemudian saya tidak menepatinya maka neng Marwah menganggap saya tidak bisa ia percaya, ini jujur loh neng Marwah bilang. Katanya ia ga percaya lagi kalau saya berjanji padanya, sedih banget. Saya pun duduk diam dan merasa bersalah, bahwa saya telah mengecewakannya. Saya tak ingin rasa tidak percaya ini terus ada sampai nanti, sampai neng Marwah beranjak dewasa nanti. 

Saya merasa bersalah, sangat. Secara tidak langsung sebagai orang tua saya sudah membuatnya merasa tidak dihargai. Saya, sebagai orang tua saja suka merasa tidak dihargai ketika ada seseorang berjanji namun tidak menepatinya, sama halnya dengan perasaan anak. Mereka pun seperti itu. Anak - anak juga memiliki perasaan. Saya sedih, ketika neng marwah tidak lagi mempercayai saya. 

Nasi sudah menjadi bubur, apakah kepercayaan dari anak bisa dikembalikan? Apakah anak bisa lagi memaafkan orang tua? 

Orang tua hanyalah manusia biasa, bukan malaikat yang selalu benar namun bukan pula syetan yang selalu salah. Untuk mengurangi rasa kecewa neng Marwah dan supaya rasa kecewa tidak berkepanjangan maka mintalah maaf, ya saya tidak pernah gengsi untuk meminta maaf pada anak. Jika saya salah, saya minta maaf. Ayahnya pun begitu, ga haram kan orang tua meminta maaf pada anaknya?.

Setelah meminta maaf, saya menjelaskan alasan kenapa sampai saya tidak menepati janji. Tentu dengan bahasa yang mampu dicerna neng Marwah. Ini penting juga bagi anak, anak jadi seperti disiapkan sejak dini untuk menghadapi jikalau kelak ada kegagalan dan rasa kecewa ketika menjalani hidup. Karena hidup tidak selalu bahagia dan tidak semua mampu berjalan mulus tanpa ada rintangan.  

Jika satu janji tak mampu saya penuhi, saya biasanya menawarkan penggantinya. Dan neng Marwah biasanya setuju. Namun saya dan suami enggak pernah bilang "Ibu dan ayah janji tidak akan mengulanginya lagi". Saya khawatir suatu saat nanti ada janji yang saya langgar lagi, hiks. Dengan seiring bertumbuhnya neng Marwah, ia makin bisa memahami saya dan suami. Neng Marwah memanglah anak yang pengertian, dia selalu memahami kami, kami yang kadang sibuk dengan urusan kami sendiri. Maafkan ayah dan ibu mu ya sayang. 

Kalau teman - teman pernah tidak melanggar janji pada anak? Sharing yuk. 

Friday, 17 February 2017

Manfaat Menari Untuk Anak

Sejak dari Desember 2016 kemarin, neng Marwah les menari jaipongan loh. Awalnya neng melihat ada perlombaan jaipongan tingkat anak di BTM (Bandung Trade Mall), neng terlihat sangat antusias sekali loh, neng terus menatap ke arah panggung penuh takjub. Saya langsung bisa menangkap bahwa neng Marwah senang melihat jaipongan. Padahal dulu saya dan mamah (nenek neng Marwah) pernah menawarkan neng untuk ikutan les jaipong, namun ia menolak. Saat itu neng belum tau seperti apa detailnya jaipong itu. 


Sepulang dari BTM, neng bilang sama saya bahwa ia ingin belajar menari jaipongan seperti yang tadi ia lihat. Sontak saya kaget dan senang juga, karena akhirnya neng mau les jaipongan. Kebetulan anak tetangga di rumah mamah itu ada yang les jaipongan, saya langsung deh menghubunginya. Marwah akhirnya saya masukan les jaipong di Aulmanis Production, pemilik sanggar nya adalah ibu Tati dan koreographer nya Aulia Rumingkang, tau kan Rumingkang? Yes Rumingkang yang ngehits itu dan sering masuk tv ya.

Akhirnya tanpa pikir panjang lagi Marwah saya ajak ke sanggal Aulmanis untuk melihat bagaimana aktivitas disana saat latihan menari, langsung saya daftarkan neng ke Aulmanis Production. Untuk awal pendaftaran sekitar 400ribuan tambah iuran bulanan 100 ribu, sudah mendapatkan stagen, rok dan kaos untuk latihan menari. Oiya mendapatkan satu cd untuk latihan di rumah juga, worth it lah ya buat saya supaya neng Marwah pintar menari.

Selain ingin neng Marwah pintar menari, menari juga bakalan membuat tubuh anak menjadi luwes, maklum selama ini neng tuh kurang luwes hehe. Itu saja manfaatnya? Enggak dong, ada banyak manfaat untuk anak jika anak menari, diantaranya adalah:

Menari bisa meningkatkan kesehatan fisik anak. Menari apalagi jaipongan, itu gerak fisik nya main, cocok buat neng yang sedikit kelebihan berat badan, sekarang neng usianya 8 tahun dengan berat badan hamper 37kg, jadi dengan latihan jaipongan ini bisa juga menurunkan berat badannya jika latihannya teratur. Juga mampu meningkatkan fleksibiltas dan stamina anak.

Dengan menari bisa mengasah kemampuan sosial anak. Les jaipongan di Aulmanis Production gak sendirian, ada banyak anak – anak lain dengan berbagai usia, nah dengan begitu neng Marwah juga bisa bersosialisasi. Juga akan meningkatkan kemampuan berkomunikasi anak, mengembangkan rasa percaya dirinya juga dan neng Marwah belajar bekerja sama dalam tim, kan biasanya menari itu ada tim nya jadi anak harus mampu mengimbangin teman – teman dalam timnya. Menari juga mampu meningkatkan rasa percaya diri anak.

Menari memberikan manfaat pendidikan juga. Menari mampu memicu kreativitas anak dan juga tentu saja mengembangkan apresiasi seni anak. Jika anak ingin menjadi seorang penari professional maka anak harus menerapkan kedisiplinan tinggi serta harus focus, penting ini untuk mengasah keterampilan anak.

Menari juga mempelajari sisi emosi anak. Seni itu erat hubungannya dengan emosi, kalau ga pake emosi akan terasa hambar seperti tidak ada jiwa. Dengan belajar menari anak juga mengasah kemampuan emosi nya. Dalam setiap gerakannya ada emosi dan juga pesan yang disampaikan, anak bisa lebih memahami emosi dalam setiap gerakan menari, tentu ini akan membantu anak mengontrol emosinya.

Semoga neng Marwah semakin semangat latihan menarinya ya nak. Terimakasih juga buat teh Aulia dan ibu Tati yang sudah dengan sabar melatih neng Marwah belajar menari.



FYI:
AULMANIS PRODUCTION
BUMI ASRI - BANDUNG 


Thursday, 2 February 2017

Marwah Les Renang

Hallo, ini postingan pertama di tahun 2017, hmm kemana aja bu? Hehe ibu sibuk nih ngurusin rumah sebelah ( tianlustiana.com) sampai keteter deh ngurusin rumah ini, maafkan yah. Kali ini ibu bakalan cerita tentang Marwah yang ingin belajar berenang. Marwah suka banget kalau sudah kecipak - kecipuk di air. Apalagi kalau diajak berenang, bahagianya pake banget deh. Selain itu, alasan ibu masukkan Marwah les renang adalah saran dari guru di Sekolah Marwah, karena dengan les renang bisa meningkatkan daya konsentrasi Marwah. Jadi, awal bulan Januari 2017 kemarin itu Marwah resmi les renang di BIKASOGA Bandung. 



Renang, olah raga yang paling banyak disenangi anak - anak, mereka senang bermain air.
Emang ibu masukkan Marwah les renang alasannya apa aja selain dapat saran dari ibu guru di sekolah??? 
Kemampuan renang Marwah akan semakin terlatih dong jika ibu memasukkan Marwah les renang, iya kan? Itu aja? Enggak dong, ada alasan lain yang lebih bermanfaat, diantaranya adalah : 

Renang bisa melatih Marwah agar lebih disiplin juga. Sepele lah, Marwah les renang setiap hari minggu jam 07.30 . Itu berarti Marwah harus disiplin dan komitmen dong datang tepat waktu ke kolam renang. Harapan ibu, semoga sampai dewasa Marwah bisa terus menjadi pribadi yang disiplin dan juga teratur dalam menjalani hidupnya. 


Renang bukan hanya membentuk mental Marwah, namun juga bakalan membentuk tubuh Marwah. Marwah kelebihan berat badan? enggak sih, Marwah termasuk normal meski memang badannya lebih tinggi dan besar dibandingkan anak seusianya.


Dengan renang, ibu berharap Marwah tubuhnya enggak gemuk dan enggak bungkuk. Semoga Marwah sehat selalu ya. Renang juga melatih serta membentuk setiap otot di tubuhnya Marwah, dan setelah sebulan les renang, tinggi nya Marwah bertambah loh.


Tentu, renang akan membuat Marwah lebih sehat. Marwah memiliki alergi dan dokter juga menyarankan untuk renang agar alerginya tidak berlanjut. Renang mampu meningkatkan kesehatan paru - paru. Renang juga merupakan olahraga kardiovaskular untuk meningkatkan denyut jantung serta melancarkan sirkulasi darah dan juga membangun kekuatan otot, tentu Marwah akan lebih sehat ya, aamiin. 

Renang itu olahraga yang tidak lekang oleh waktu, iyalah secara sepanjang masa semua suka berenang. Sampai usia Marwah besar nanti, renang akan selalu digunakan dan menjadi investasi juga. 

Dan tentu saja, renang adalah moment menyenangkan bagi anak. Nanti ibu lanjutin ceritanya ya kalau Marwah sudah mahir berenang, sekarang Marwah baru belajar gaya katak. 


Sampai jumpa dipostingan selanjutnya,

Tian Lustiana 








Wednesday, 7 December 2016

Panduan Memilih Baju Bayi dan Anak yang Nyaman dan Aman Dikenakan Buah Hati

Kebanyakan orang tua sangat senang mendandani bayi atau anak-anak mereka dengan pakaian yang bagus dan indah. Dan merupakan kebanggaan tersendiri bagi orang tua saat penampilan bayinya mendapatkan pujian dari banyak orang disekitarnya. Bayi mungil yang lucu memang akan tampil makin menggemaskan bila di pakaikan baju bayi yang unik dan cantik.


Memilihkan outfits yang cocok untuk si kecil agar makin tampil cantik dan menggemaskan memang tidak ada salahnya dilakukan. Apalagi jika niatnya adalah untuk memberikan yang terbaik bagi anak. Namun tentu saja banyak hal yang perlu diperhatikan saat orang tua memilihkan pakaian untuk anak-anaknya, apalagi yang masih berusia balita.

Anak-anak apalagi bayi dan balita umumnya memiliki kulit yang halus, dan juga masih sangat sensitif terhadap bahan kain yang keras dan juga zat kimia yang terdapat dalam kain. Karena itu saat Anda hendak memilihkan outfits untuk bayi dan balita Anda, maka hal ini harus sangat diperhatikan. Jangan sampai hanya karena kita sangat menyukai modelnya, kita tidak memperhatikan kualitas bahan baju tersebut dan akhirnya mengganggu kenyamanan si kecil.

Berikut ini adalah panduan bagi Anda para orang tua yang akan memilihkan bajubayi untuk si kecil kesayangan Anda, yaitu antara lain:


  • Perhatikan kualitas bahan kain pada pakaian bayi.
Bahan pakaian untuk bayi yang paling tepat adalah yang menggunakan bahan alami. Bahan sintetis umumnya dibuat dengan campuran zat kimia tertentu sehingga dapat membuat iritasi pada kulit bayi. Bahan kain alami terbaik untuk bayi adalah dari jenis katun dan wol. Umumnya harga pakaian bayi dengan bahan kain alami seperti ini dibandrol lebih mahal daripada bahan kain sintetis. Namun hal ini tentunya tak akan jadi masalah selama Anda bisa memberikan yang terbaik untuk bayi Anda.

  • Pilihlah pakaian yang sesuai untuk bayi.
Umumnya bayi dan balita sangat sensitif dengan suhu panas dan dingin yang ada disekitarnya. Jadi saat Anda memilihkan pakaian untuk bayi, pilihlah baju yang sesuai dengan kondisi musim dan suhu udara saat itu. Pilihlah pakaian yang berbahan tebal saat musim dingin, dan pakaian yang berbahan lebih tipis saat musim panas.

Kualitas bahan pakaian juga harus diperhatikan. Pilih bahan baju yang mudah menyerap keringat dan juga lembut dan nyaman dikulit saat dipakai. 

Kemudian, pilihlah pakaian yang agak longgar dan tidak terlalu ketat untuk bayi Anda sehingga pakaian tersebut tidak akan mengganggu gerak lincah si kecil. Selain itu baju yang sedikit longgar dapat memudahkan keluarnya keringat si kecil sehingga kulit bayi dapat terhindar dari iritasi.

  • Pilihlah ukuran pakaian bayi yang tepat
Ukuran pakaian untuk bayi sebaiknya dipilih yang sedikit lebih besar dari ukuran tubuhnya. Pakaian yang ketat tentunya akan membuat bayi Anda merasa tidak nyaman saat bergerak. Selain itu umumnya pertumbuhan bayi akan menjadi sangat cepat di 12 bulan pertama kehidupannya. Sehingga memilih pakaian yang ukurannya sedikit lebih besar akan membantu Anda untuk tidak terlalu sering membeli pakaian baru untuk si kecil. Namun perlu diingat agar tidak memilih pakaian yang ukurannya terlalu besar dan terlalu longgar agar fungsi pakaian untuk menghangatkan tubuh tetap bisa didapat. 

  • Perhatikan proses pencucian pakaian bayi.
Usahakan untuk menghindari mencuci baju bayi dengan deterjen bubuk dan pewangi pakaian. Umumnya deterjen bubuk dan pewangi mengandung bahan kimia lebih banyak dan lebih tajam sehingga berpotensi membuat kulit bayi iritasi. Gunakanlah deterjen cair yang jauh lebih aman.






Copyright © 2015 Blog Parenting Dan Cerita Ibu