Monday, 16 May 2016

Gak kerasa deh, tahun ajaran bentar lagi dimulai. Saya jadi ingat tahun kemarin, saya yang "riweh" nyari sekolah buat Marwah, ah pokoknya stress banget deh nyari sekolah yang pas untuk anak, padahal nyari sekolah dasar loh bukan nyari universitas. 

Banyak sekolah yang menawarkan ini dan itu, semua sekolah menjual kehebatannya, dari cara mereka mengajarkan pada anak, cara mereka melakukan pendekatan khusus terhadap anaknya, kurikululm sekolah dan plus - plus lainnya. Saya jadi semakin bingung deh. 


Sampai akhirnya saya menemukan sekolah yang saya rasa cocok untuk Marwah dan insyaa Allah bagus sesuai dengan harapan saya sebagai orang tua yang mengharapkan pendidikan terbaik bagi anak. 

Teknologi semakin maju dengan sangat pesat. artinya semua kalangan harus melek teknologi. Termasuk anak, ya anak juga jangan sampai gaptek. Sedihnya, dengan kemajuan teknologi ini anak - anak sudah melupakan permainan tradisional yang sebenarnya berperan penting untuk pertumbuhan motorik mereka. Karena pada zaman ini, anak - anak lebih tertarik dengan permainan yang ada dalam gadget saja, enggan melakukan permainan yang membutuhkan kontak fisik dan sosialisasi. Meski, tidak semua anak seperti ini, masih ada aja loh yang main bersama teman - temannya, bermain petak umpet dan permainan lainnya. 

Permainan seperti memainkan ular tangga, monopoli atau main halma juga bisa menjadi pilihan loh. Sebagai orang tua kita sesekali ajarkan mereka permainan lawas kita, ya itung - itung sambil nostalgia kali yah. Manfaatnya banyak banget loh kalau kita memperkenalkan permainan lawas itu pada anak. Tunjukkan pada anak bahwa bermain ular tangga dan semacamnya itu lebih menarik dibandingkan bermain permainan dalam gadgetnya. 

Emang apa sih manfaat dari bermain tradisional itu??? 

Anak mempelajari apa itu sportifitas, dengan bermain ular tangga atau misalnya monopoli, anak akan belajar apa sih sportif itu. Anak pun harus bisa menerima kekalahan dan tidak sombong dengan kemenangannya. Bermain jujur juga bisa dipahami anak dalam permainan ini. 

Thursday, 21 April 2016

"Bu, temen ibu yang punya anak cowok itu kenapa ga kesini lagi?" Tanya Marwah, saya ampe mengerutkan dahi, lupa temen yang mana ya yang punya anak cowok, padahal temen saya itu kebanyakan masih lajang dan kalau ada yang sudah nikah anaknya perempuan, lah ini yang mana yah. 

"itu bu yang waktu makan di tempat makan korea yang anaknya sama aku disuruh foto sama Chloe," 

Hmmm, ya sekarang ibu ingat, itu sudah hampir 8 bulan yang lalu kali de, dan ibu mu ini sudah lupa, hihihi. 

Wednesday, 20 April 2016


Sabtu sore 16 April 2016 kemarin, Marwah tiba - tiba demam. Suhu badannya tinggi, sampai 38 derajat, mana bisa coba saya enggak panik ketika suhu badan Marwah sampai 38 derajat. Saya pun langsung memberikan obat penurun panas. Saya selalu memberikan obat penurun panas yang mengandung paracetamol, meski sebenarnya jika saya memberikan yang mengandung ibuprofen bisa saja panasnya cepat turun. 


Ketika Marwah terkena demam, saya panik dan parno. karena november lalu Marwah juga pernah dirawat karena thypus yang diawali dengan demam tinggi yang tak kunjung turun. Begitu Marwah panas tinggi saya pun langsung memberikannya obat penurun panas sebagai pertolongan pertama. 

Our marriage

Daisypath - Personal pictureDaisypath Anniversary tickers

My Daughter

Lilypie - Personal pictureLilypie Kids Birthday tickers

Total Pageviews

Instagram

Contact us

Name

Email *

Message *