Wednesday, 20 September 2017

Gaya Bicara Yang Harus Dihindari Orang Tua

Assalamualaikum,

Beberapa waktu lalu, saya kaget, haru dan sedih ketika neng Marwah bertanya : 

"ibu, sayangkah padaku?"

Saya langsung menjawabnya " Iya dong nak, ibu sayang banget sama ade"

Neng Marwah masih menatap saya 

" Ibu ga suka ya sama anak yang nakal?" 

Saya langsung terhenyak dan menatap bidadari kecil yang sedang berdiri persis didepan saya. 

" emang kenapa nak?"

neng Marwah memeluk saya " Aku anak nakal kan bu?" 

Air matanya seakan berdesakan ingin keluar dari kedua mata mungilnya. 

" Siapa nak yang bilang ade nakal?" Saya bertanya. 

" Ibu, kan ibu suka marah sama aku, jadi aku nakal kan? maafin aku ya bu"



Aaaah, saya langsung memeluk Neng Marwah. Hati saya luluh lantah, ada semacam pedih dan sedih yang bercampur aduk dalam dada. Air mata berdesakan, mata saya perih sekali menahan air mata. Yaa Rabb, hati anak saya masih luka, hatinya terluka karena perkataan saya beberapa waktu lalu. Iya saya pernah membentaknya, saya pernah bilang " Jangan rewel nak, jangan nakal, jangan bikin ibu kesel" . 

Dan pernyataan saya itu ternyata melukai hati anak perempuan saya, ya Rabb betapa jahatnya saya sebagai seorang ibu yang tega melukai anaknya sendiri, neng maafin ibu ya nak. Duh betapa khilafnya saya ketika sedang marah dan mengutarakan sesuatu pada anak, gaya bicara salah satu yang mempengaruhi juga. 



Gaya bicara orang tua pada anak pun harus diperhatikan. Jangan sampai anak merasa dilukai hatinya oleh gaya bicara kita sebagai orang tuanya, saya pernah ikut seminar ibu Elly Risman, beliau mengatakan ada beberapa gaya bicara yang harus dihindari orang tua sejak sekarang, diantaranya adalah : 

  • memerintah
  • mengancam
  • menginterogasi
  • menceramahi
  • melabeli 
  • membandingkan
  • menghakimi
  • menyalahkan
  • mendiagnosa
  • menyindir
  • menyuap
  • memberi solusi tidak pada tempatnya
  • menyuap
  • membohongi

Ibu Elly Risman juga mengatakan bahwa dengan mengubah cara bicara orang tua manfaatnya itu akan terasa langsung. Anak pun akan memberikan respon positif, anak akan menjadi lebih nurut dan insya allah masalah akan segera teratasi. Ya, namanya juga lagi emosi kadang kita diluar kendali, iya kan? Dengan mulai merubah gaya bicara maka orang tua akan lebih tenang dalam menghadapi anak dan ga akan buang tenaga karena kebanyakan ngomel. Duh, sungguh saya merasa tertampar sekali , semoga saya bisa konsisten merubah gaya bicara supaya tidak menaruh luka di hati neng Marwah lagi, aamiin. 

MEMERINTAH 

Lah kenapa ga boleh memerintah anak? 

Tidak boleh memerintah anak apalagi kalau disertai bentakan, karena anak bakalan menjadi pasif, anak tidak akan menjadi mandiri, anak tidak akan memiliki inisiatif dan kreatif, jadi sebagai ibu bakalan capek deh nyuruh anak terus tetapi anaknya slow respon. 

Saya mulai deh memulai dengan tidak memerintah neng Marwah lagi. Yang biasanya saya " Neng sholat!" perlahan saya mencoba dengan mengajaknya " Neng, sholat yuk" sambil saya pun bergegas sholat. Saya biasanya memerintah neng Marwah sholat sementara saya sambil mengerjakan pekerjaan lain, ini salah karena anak akan nurut kalau diberikan contoh. 



Lama kelamaan anak akan terbiasa jadi kita ga bakalan lagi susah nyuruh anak melakukan sesuatu. Seperti biasanya setiap malam saya harus memerintah neng untuk membereskan buku pelajaran untuk esok hari, namun karena setiap malam saya dengan kesabaran ekstra saya menemaninya membereskan buku, lama kelamaan neng pun terbiasa melakukannya meski tanpa saya temani. Memang harus perlahan namun hasilnya cukup baik. 

MENGANCAM 

Andalan saya ketika neng Marwah lagi tidak mau atau tidak bersemangat melakukan sesuatu ya dengan mengancam,memang sih jitu. Setelah mengancam, anak langsung mau melakukan sesuatu. Misalnya ketika neng gak mau makan saya ancam “ ayo makan dulu, kalau gak habis makannya nanti ibunya pergi!”. Ancaman yang terlihat sederhana ini ternyata akan memberikan imbas kurang baik sama anak. Anak nurut sih memang, tapi nurut karena takut.

Memberikan ancaman pada anak boleh sih memang, tapi dilihat dulu kondisinya. Menurut saya mengancam pada anak jika untuk kebaikan kenapa tidak, misalnya ketika anak disuruh sholat dan ia merengek tidak mau maka mengancam dengan memberikan penjelasan pada anak akan siksa orang yang tidak sholat, sih sah – sah saja.

MENGINTEROGASI

Gaya bicara dengan nada bak orang sedang menginterogasi ini biasanya ditujukan pada anak pra remaja, nah anak pada umur pra remaja jika ditanya dengan gaya interogasi ini bukannya nurut dan taat malah anak semakin menjauh.



MENCERAMAHI

Kalau menceramahi saya sih sudah niat dalam hati sejak hamil, saya ga akan menceramahi anak karena saya dulu merasakan kalau diceramahi orang tua itu bĂȘte dan kesal. Hmm memang sih tujuan orang tua itu baik, tapi kalau menceramahi anak – anak usia 9 tahun ya pasti anggapan anak, orang tuanya cerewet dan saya gak mau dibilang cerewet sama neng Marwah meski kadang suka cerewet juga haha.

Saya belajar mengajak neng Marwah untuk berdiskusi jika ia melakukan suatu kesalahan, dengan suasana yang sesantai mungkin. Dengan demikian anak yang tadinya gak mau cerita jadi cerita panjang lebar deh.





MELABELI

Ini sepertinya sudah menjadi kesalahan saya, hiks. Saya pernah beberapa kali meski ga sering bilang “ Ah ibu capek deh kalau ade nya nakal terus” atau saya bilang “ jangan rewel, jangan nakal dong, ibunya capek”. Dan ternyata ini secara tidak langsung saya melabeli anak nakal dan rewel, hiks. Memberikan label atau cap pada anak ya perlahan akan membentuk citra diri anak, anak akan merasa nakal dan rewel jika terus menerus dilabeli begitu, duh ini kesalahan terbesar saya, Maafin ibu ya nak.

Memberikan ucapan yang baik pada anak seharusnya saya lakukan untuk memberikan citra positif pada anak, memuji anak juga bukan kesalahan kok selama memuji anaknya tidak berlebihan. Semoga saya bisa belajar menjadi ibu yang disukai neng Marwah. Aamiin.


MEMBANDINGKAN

Saya sebagai seorang anak paling tidak suka jika dibandingkan dengan orang lain oleh mamah atau bapak. Saya pun paham pasti neng Marwah ga akan suka jika saya bandingkan dengan teman – teman atau saudaranya. Makanya saya sangat menghindari untuk membandingkan neng Marwah, karena untuk saya dia sangat special,I love her too much.

MENGHAKIMI

Dulu ketika saya kecil dan berantem dengan adik, mamah pasti bilang saya yang salah karena saya sebagai anak paling besar, padahal kan belum tentu kebenarannya. Ya karena saya selalu salah jadilah saya selalu merasa dihakimi. Meski saya benar saya ga pernah mau mengatakan saya benar, karena sudah terbiasa dihakimi.

Saya sadar benar tujuan mamah mungkin supaya saya mengalah pada kedua adik saya namun dengan begini saya malah merasa sakit hati karena selalu merasa dituduh padahal saya ga salah, pernah malahan terlintas dalam benak apakah mamah sayang sama saya atau tidak, aah mungkin itu perasaan saya pas kecil aja kali yah. Jadi sejak saya merasakan sendiri, saya meminimalisasikan untuk menghakimi neng Marwah. Jika neng Marwah melakukan sesuatu kesalahan saya dan suami akan mendengarkan pembelaannya dulu dan kemudian menanyakan kronologisnya dengan detail. Jadi ketika anak menyampaikan argument orang tua harus mendengarkan dengan baik jangan sampai anak serasa dihakimi atau disalahkan.

MENYALAHKAN

Sering banget deh kayaknya seorang ibu melakukan ini, menyalahkan anaknya. “ tuh kan kotor bajunya, makanya jangan mainin itu dong” secara ga langsung itu nyalahin anak, iya kan?

Apalagi kalau nyalahin anak plus omelan, duh akhirnya bakalan melabeli anak deh. Jadi antara gaya bicara satu dan yang lainnya saling memiliki keterkaitan deh kalau saya bisa simpulkan. Kan gaya bicara ini adalah komunikasi antara orang tua dengan anaknya ya, jadi jika memang sering menyalahkan otomatis akan menghakimi dan memberikan label pada anak, ada kan keterkaitan dengan gaya bicara lainnya?

Intinya ada pada lidah alias lisan kali yah, karena kepeleset lidah dikit aja berabe deh urusannya.

Untuk gaya bicara lain seperti mendiagnosa, menyindir dan memberi solusi berlebihan atau tidak tepat juga bisa membuat anak minder. Seperti menyindir, anak akan merasa sakit hati loh jika disindir oleh ibu. Gaya bicara menyuap juga kayaknya kerap dilakukan, saya sering mengimingi Marwah beli buku baru kalau hapalannya bagus atau kalau ulangannya baik, padahal itu sama aja dengan nyuap ya, duh masa iya dari kecil anak diajarn nyuap ya.

Berbohong juga kadang tanpa disadari menjadi andalan , ketika anak minta jajan dikatakan ga punya uang padahal uangnya ada, bohong kan? Terus kalau anak gak mau makan, dibohongi lah tar ditangkep polisi dan kebohongan kecil lainnya, hmmm.

Itulah, saya kadang merasa udah deh Tian stop berharap menjadi ibu sempurna, jadilah ibu yang memang dibutuhkan dan diinginkan anak – anak. Jadilah ibu yang bisa dijadikan teman oleh anak dan bisa membantu memecahkan masalah anak. Aamiin. 





With love,

Wassalam


Tian Lustiana 




Monday, 11 September 2017

Mustela Bebe, Perlindungan Sekarang Untuk Selamanya

Assalamualaikum,

Mustela Bebe, Perlindungan Sekarang Untuk Selamanya.

Menjadi seorang ibu itu harus ekstra dalam segala hal, bukan hanya perhatian dalam hal nutrisi saja namun juga untuk kesehatan kulit ibu harus ekstra. Anak itu anugerah yang harus dirawat dengan sebaik – baiknya, tentu saja sebagai orang tua harusnya kita memberikan yang terbaik dong untuk sang buah hati, setuju ga?


Bayi yang baru lahir itu kulitnya sensitif sekali, maka dari itu memberikan produk untuk kulit bayi harus benar – benar diperhatikan. Jangan sampai salah pilih produk untuk perawatan kulit bayi, karena jika salah bisa – bisa kulit bayi rusak, kelembapannya bisa hilang. Bukan hanya itu, tapi kekenyalan kulit bayi juga bakalan hilang dan akibatnya kulit bayi jadi engga sehat. Tenyata kulit yang kurang sehat itu ada pengaruhnya pada kesehatan tubuh lainnya loh, duh jadi sangat penting ternyata ya merawat kulit anak sejak bayi. 

Kulit itu kan adanya diluar ya jadi sebelum aneka bakteri itu merasuk kedalam tubuh pastilah singgah dulu di kulit, nah jika kulitnya tidak sehat bakalan cepet tuh bakteri atau kuman menyusup kedalam kulit untuk kemudian masuk ke dalam tubuh, iih. 

Dulu ketika bayi neng Marwah pernah mengalami iritasi karena saya salah memberikan produk perawatan kulitnya, sehingga sampai sekarang kulit neng Marwah itu sangat rentan terhadap debu dan produk lainnya karena saking sensitifnya, itulah karena dulu saya salah memilihkan produk ketika ia bayi.


Karena pengalaman pada masa neng Marwah bayi dulu saya dianjurkan untuk lebih memerhatikan pemilihan produk untuk kulit bayi maka ketika Akbar lahir saya lebih perhatian lagi, sebagai bua nya saya yang memilihkan produk untuk kulit Akbar, saya pilihkan yang sudah terbukti secara klinis hypoallergenic pada kulit bayi. Jangan sampai produk perawatan kulit yang akan diberikan pada Akbar itu malah bikin Akbar lecet atau iritasi. Sampai akhirnya saya kenal dengan produk perawatan kulit bayi yang memang hypoallergenic dan terbukti secara klinis, produk perawatan kulit ini adalah Mustela Bebe. Produk perawatan kulit bayi Mustela Bebe ini sudah sangat terkenal, sering saya mendengar brand ini tapi langsung jiper ketika mendengar harganya, dan sekarang saya sadar bahwa ada harga ada kualitas. Kalau untuk investasi kesehatan anak kenapa ga beli yang memang berkualitas? Iya kan, saya sih mikirnya gitu.

Kulit cantik itu kulit sehat yang dirawat sejak bayi! 

Sebelum melindungi, penting untuk memiliki pemahaman yang lebih baik dulu tentang kulit bayi dan anak 


Lapisan epidermis, ibu – ibu sudah paham mungkin ya dengan lapisan epidermis ini yakni permukaan yang paling atas pada kulit, ditutupi dengan campuran keringat dan juga sebum. Nah ada juga hydrolipidic film yang memiliki kegunaan untuk menjaga kelembaban kulit juga membentuk penghalang atau perisai dari para bakteri dan juga jamur. Sang hydrolipidic film pada bayi ini ternyata lebih tipis loh dibandingkan pada kulit orang dewasa, maka mengakibatkan kurang efektif deh untuk melindungi kulit dan serangan bakteri dan jamur, juga lebih rentan pada kekeringan dan dehidrasi.


Pada usia bayi dan anak dari 0 sampai dengan 2 tahun, lapisan pelindung kulit belum berfungsi dengan baik, jadi sangat perlu sekali untuk dilindungi dan diperkuat. Pada saat bayi lahir, kondisi pH kulitnya itu mendekati kadar netral dan bertahap menurun menjadi lebih asam ketika menuju dewasa. Perbedaan inilah yang menunjukkan bahwa kulit bayi itu memang lebih sensitif pada infeksi dan juga iritasi. Kemudian barulah setelah menacapai maturitas setelah usia 2 tahun. 

Kelembaban kulit bayi pada rentang usia 0 sampai 2 tahun juga ternyata sangat rendah loh, lah saya kira kulit bayi itu sangat lembab ternyata anggapan saya salah. Rendahnya kelembaban ini berakibat kulit bayi rapuh dan juga kering jadi memang harus diperkuat dan juga dilembabkan sejak bayi lahir.


Maka, untuk pertama kalinya di dunia Mustela inilah yang mempelajari kandungan sel dari lapisan kulit epidermis pada bayi. Risetnya menunjukkan sebuah penemuan besar yang baru loh yakni bahwa lapisan kulit bayi itu memiliki kekayaan stem cell yang sangat – sangat besar banget, wow pantesan kulit bayi itu mulus banget ya. Sel – sel inilah yang justru memberikan kekuatan maksimal tapi minusnya itu sangat rentan pada perubahan di bulan – bulan awal kelahiran. Stem cell pada kulit bayi itu unik dan sangat berharga bagi kesehatan kulit sampai kelak dewasa, karena apa? Karena peranannya penting untuk memulihkan dan juga menjaga keseimbangan kualitas kulit bayi. 

Seandainya tidak dijaga apa yang akan terjadi pada kekayaan stem cell kulit bayi?? 


Jika tidak dijaga maka kekayaan stem cell pada kulit bayi ini akan langsung berkurang dengan sangat drastic dikala bayi mengalami perubahan pada rentang usia 0 sampai 2 tahun, kulit bayi memanglah unik. Meski memiliki kekayaan stem cell yang banyak tapi juga sangat rapuh jika kurang dilindungi atau tidak diperkuat.


Amazing Mustela Bebe 

Merunut pada penemuan ilmiah yang menyatakan bahwa stem cell pada kulit bayi itu menakjubkan maka Mustela Bebe ini menghasilkan rangkaian yang berguna untuk memperkuat dan juga melindungi kulit bayi sejak dini. Apalagi diperkuat dengan adanya kandungan Avocado Perseose yakni semacam bahan aktif alami yang memang sudah teruji secara klinis untuk memperkuat lapisan kulit bayi dan juga melindungi kekayaan stem cell pada kulit bayi dari sejak lahir.

Avocado Perseose 

Inilah bahan alami generai baru yang sudah dipatenkan Mustela Bebe. Dan sudah digunakan dalam semua varian produk Mustela Bebe. Avocado Perseose ini memiliki sifat biomimetic dan mampu bekerja secara harmonis pada kulit bayi dengan menggabungkan toleransi tinggi dan juga efikasi yang sudah tentu terjamin.


Avocado Perseose ini berasal dari jenis avocado persea gratissima dari Peru dan Afrika Selatan. Merupakan bahan alami yang sangat sempurna untuk kulit bayi, plus sudah teruji secara klinis serta efektif melindungi kulit bayi dari faktor lingkungan luar. Juga mampu melembabkan serta ikut mendukung pertumbuhan kulit bayi, menjaga kekayaan sel yang unik pada kulit bayi, begitu banyak kan manfaatnya?? 

Avocado Perseose ini menjami kualitas agar kulit bayi selalu terjaga dan terlindungi, untuk sekarang dan seterusnya, #MustelaTodayForTomorrow .


Dengan Mustela Bebe, Lindungi Kulit Terbaik Bayi Sejak Dini 

Rangkaian produk besutan Mustela Bebe ini sudah menjadi Brand Baby Skincare nomor 2 di Eropa karena memiliki beberapa keunggulan yang diantaranya adalah : 

Efikasi yang sudah terbukti secara klinis,
Sudah teruji klinis melalui pengawasan dokter, diuji pada lebih dari 845 orang bayi dan anak. 

Soal keamanan yang sudah terjamin, 
Formula yang terkandung pada Mustela Bebe ini sudah pasti menggunakan bahan alami dan sudah teruji hypoallergenic serta aman untuk digunakan bayi sejak awal kelahirannya. 

Ramah pada lingkungan, 
Mustela merupakan brand yang ramah lingkungan, dibuktikan dengan menjadi member of UEBT (Union For Ethical Bio Trade) , menjamin selama proses produksi dan pemakaian bahan alami yang terpercaya serta aman dan tentu saja ramah lingkungan. Ibu – ibu perlu tau bahwa produksi Mustela ini pake botol yang bisa didaur ulang 100%. 

Kenyamanan, 
Pemakaian rangkaian produk Mustela Bebe ini dinyatakan sangat nyaman karena mampu turut merangsang panca indera bayi dengan teksturnya nan lembut dan melembabkan, apalagi ditambah dengan wangi yang khas dan menyegarkan. Kalau neng Marwah bilang wanginya itu kayak wangi anak bayi banget. 

Kelengkapan produk, 
Mustela Bebe ini produknya lengkap banget, kelengkapan rangkaian produknya ini yang mampu memenuhi semua kebutuhan perawatan kulit bayi sejak lahir, mulai dari cleansing, bath time, diaper change, daily skin care sampai well-being. Semuanya hadir dengan kualitas yang patut diacungi jempol. 

Yuk, kenalan sama produk – produk Mustela Bebe 

CLEANSING 
Nah untuk cleansing ini cocok banget digunakan untuk membersihkan wajah, badan dan area yang biasa menggunakan diaper sebelum mandi atau pas sedang travelling. Fungsi lainnya mampu melembutkan dan juga melindungi kulit bayi atau anak, bisa membersihkan kotoran pada kulit plus memberikan perlindungan dan menjaga keseimbangan lapisan kulit. 

Cara menggunakannya pun simple, bisa langsung gunakan pada kulit atua bisa juga menggunakan kain atau tissue kemudian lap deh sampai benar – benar kering. Ajaibnya produk ini adalah TIDAK PERLU DIBILAS!. Simple banget kan apalagi ketika berada dalam perjalanan, praktis banget. Kandungannya pun 98% dari bahan alami. 


BATH TIME 
Produk Mustela Bebe ini mampu menjaga agar kulit bayi & anak tetap bersih dan juga sehat, ketika mandi juga merupakan waktu yang amat berharga untuk saya dan anak, saya biasanya ajak anak ngobrol ketika aktivitas mandi dan menjadikan proses mandi itu sangat menyenangkan.


Dermo - cleansing 

Apalagi memandikan anak dengan rangkaian dari Mustela Bebe yang memang diformulasikan khusus untuk kulit bayi & anak. Bukan hanya membersihkan namun juga melindungi dan menjaga keseimbangan lapisan alami pada bayi dari kepala sampai ujung kaki. Kandungannya pun membuat kulit tenang dan membantu mengurangi efek kering setelah mandi, satu lagi keajaibannya adalah tidak perih dimata.

Komposisinya apa saja?? 

Untuk yang Dermo-Cleansing mengandung Avocado Perseose, Vitamin B5 yang menenangkan dan juga memberikan kelembaban, gentle surfactants merupakan bahan pelindung permukaan kulit nan lembut dan mampu membersihkan tanpa menghilangkan kandungan minyak alami pada kulit. 

Cara menggunakannya: 
Gampang, tinggal tuangkan cairannya pada telapak tangan dan gosok pada badan bayi sampai berbusa, kemudian bilas sampai bersih. 

2 in 1 Hair and Body wash 

Teksturnya juga ringan dan bebas busa. Kemasannya pun praktis dibawa kemana – mana. Bisa digunakan untuk rambut dan badan. 

Komposisi : 
Avocado perseose, glycerin yang mampu melembabkan kulit, gentle surfactants. 

Cara menggunakan : 
Tuangkan pada telapak tangan dan gosokkan pada rambut sampai badan kemudian bilas sampai bener – bener bersih. 

Kandungan untuk baby shampoo nya adalah avocado perseose, chamomile yang melembutkan kulit, gentle surfactants. 

Kalau untuk gentle soap nutriprotective mengandung avocado preseose, natural cold cream yang melembabkan dan menenangkan, ceramide yang berguna untuk mengganti cairan lipid yang hilang. 

DIAPER CHANGE 
Kulit Akbar sensitif banget, sering banget kena ruam popok. Suka kasian kalau sudah begini. Rangkaian produk Mustela Bebe untuk diaper change ini mampu merawat, menenangkan dan juga memulihkan ruam popok. Formula Mustela Bebe pada barrier cream ini hypoallergenic dan tidak mengandung parfume. Mampu meredakan dan mencegah ruam popok. Terbukti banget dalam seminggu ruam popok Akbar sudah menghilang.


Kandungan Avocado perseose yang melindungi sel inti dan lapisan kulit paling luar. Alcacea oxeoline yang mengurangi peradangan pada kulit, sunflower oleodistillate yang mampu memperbaiki lapisan pelindung kulit plus ikut meningkatkan pembentukan lipid pada bagian luar. Serta tambahan zinc oxide yang melindungi kulit dengan ekstra dari infeksi. 

DAILY SKINCARE 
Sudah dijelaskan bahwa kulit bayi itu rapuh dan masih berkembang, maka dari itu harus dikuatkan dan juga dilindungi setiap hari, lindungi dan kuatkan dengan rangkaian produk Mustela Bebe daily skincare. Agar kulit bayi & anak senantiasa lembab, halus, kenyal lembut dan sehat. 

Hydra Bebe Body Lotion, 
Bukan hanya digunakan Akbar, namun neng Marwah juga memakainya loh apalagi sehabis mandi karena Hydra Bebe Body Lotion ini mengandung avocado perseose, jojoba oil yang menjaga lemak dalam kulit dan mempertahankan kelembabannya, vitamin E dan F yang mampu memulihkan serta menjaga keseimbangan air pada kulit plus ada kandungan shea butternya. Digunakan pada seluruh tubuh bayi & anak. 

Hydra Bebe Facial Cream, 
Neng Marwah juga seneng banget pake Hydra Bebe Facial Cream ini yang memang diformulasikan khusus untuk kulit muka, dan langsung melembabkan kulit Akbar dan neng Marwah. Membuat kulit Akbar dan neng Marwah menjadi lebih halus, kenyal dan lembut banget.
Rajin memakai Hydra Bebe Facial Cream, kulitnya teteh Neng Marwah sekarang nambah kenyal dan lebih halus

WELL-BEING 

Rangkaian produk Mustela Bebe yang Well – Being ini dirancang khusus untuk menciptakan momen atau bonding yang special antara ibu dan anak. Produk well – being ini pun aman banget digunakan bayi sejak lahir. Rangkaian well – being semakin sempurna dengan adanya aroma parfume Musti eau de Soin yang aromanya khas bayi banget plus menenangkan.


Dari beberapa produk Mustela Bebe yang well – being saya paling suka sama Massage oilnya. Kandungan avocado perseose, pomegranate seed oil yang menenangkan dan memperbaiki serta menutrisi kulit bayi, juga kaya akan vitamin E, omega 6 dan kandungan omega 5 yang membangun sel pelindung kulit. Kandungan sunflower oil mampu merestruktur ulang, memperbaharui serta melembabkan. 

Banyak banget ya rangkaian produk Mustela Bebe yang memanjakan kulit bayi & anak. 

Ketika Akbar Dan Neng Marwah Menggunakan Mustela Bebe 


Dan benar banget, Mustela Bebe ini punya kualitas baik. Setelah menggunakan rangkaian produk Mustela Bebe secara rutin, kulit Akbar dan neng Marwah menjadi lebih kenyal dan sehat juga halus. Apalagi kulit neng Marwah yang sebelumnya sensitif banget sekarang sudah membaik, jika kena debu pun tidak langsung gatal dan memerah. 


Selain digunakan untuk perawatan kulit bayi Akbar, Mustela bebe ini juga bermanfaat banget untuk merawat kulit neng Marwah yang notabene bukan lagi bayi, superb sekali ni Mustela Bebe. Manfaat Mustela Bebe ini sudah mulai terasa pada Akbar dan Neng Marwah, ruam popok Akbar sudah hilang dan kering. 

Kulit neng Marwah yang sensitive kalau kena debu sekarang sudah tidak ada bintik merah dan bekas nya lagi, kalaupun main di luar rumah neng Marwah jarang sekali mengeluhkan kakinya gatal lagi, ah ibu senang sekali karena Mustela Bebe ini bukan hanya bisa untuk merawat kulit Akbar (12 bulan) yang masih bayi namun juga mampu mengembalikan kesehatan kulit neng Marwah yang sudah 9 tahun, ibu senang. Thanks Mustela Bebe! 

Tentang Mustela Bebe dan Interbat 


Mustela sendiri berdiri sejak tahun 1950. Brand Mustela sangat sadar akan kulit bayi yang unik dan juga berbeda dengan kulit dewasa, karena itulah Mustela memproduksi rangkaian produk yang memang diperuntukkan perawatan kulit bayi yang unik dan sensitif. Masalah kualitas sudah tentu terbukti klinis untuk kenyamanan dan juga keamanan kulit bayi. Pilar – pilar utama dari brand Mustela ini adalah menjami kenyamanan dan keamanan pada kulit bayi yang kemudian menjadikan Mustela ini brand Mother and Baby Skincare nomor wahid di Eropa, keren banget ya Mustela ini. Seiring berlajunya waktu dan komitmen brand Mustela yang meyakini untuk menjadi pionir dan expert pada perawatan kulit bayi nan aman serta efektif ini, Mustela pun mempelajari jenis kulit bayi selama sepuluh tahun, iya 10 tahun pada lebih dari 200 bayi, wow amazing banget bukan?

PT. Interbat pertama kali berdiri sejak tahun 1948 yang mana sebagai distributor tunggal beberapa perusahaan farmasi besar dari Eropa. Kemudian pada tahun 1959 mendapatkan ijin produksi sendiri dan sejak itulah memproklamirkan diri sebagai salah satu produsen farmasi independen pertama di Indonesia. Berlokasi di Sidoarjo, jawa Timur. Fasilitas produksinya dilengkapi 15 sertifikat GMP yang berstandar internasional. Sejak tahun 2000 , interbat juga sudah mulai merambah ke pasar asia pasifik, timur tengah sampai afrika. 

Sejak awal 2016, mulai deh varian produk Mustela Bebe lengkap didistribusikan di Indonesia oleh Pt Interbat. 

Begitulah, pentingnya memahami jenis kulit bayi dan kemudian melindungi dan memperkuat kulit bayi & anak, lindungi dan perkuat sejak dini untuk kesehatan kulit dimasa mendatang. Yes, Mustela Today For Tomorrow! 


 #MustelaTodayForTomorrow 
Website www.mustela.co.id
Facebook mustelaindonesia
Instagram @mustelaindonesia


Wassalam,


Ibu 















Monday, 4 September 2017

Asupan Nutrisi Selama Masa Kehamilan

Assalamualaikum,

Beberapa hari lalu saya baca - baca tulisan mak Keina di web KEB, tentang nutrisi masa kehamilan.  Saya kok jadi ingat pas saya dulu menjalani kehamilan ya, iya sih udah lama banget tapi masih kerasa kok dan masih saya ingat banget malah apa saja yang disarankan dokter kandungan untuk nutrisi pada masa kehamilan saya waktu itu. 



Kondisi ibu hamil itu berbeda - beda, setiap wanita yang hamil pasti beda dengan wanita hamil lainnya, ibu hamil itu bukan hanya mikirin nutrisi untuk dirinya namun nutrisi untuk sang jabang bayi yang hidup dalam rahim. Makanya setiap konsul ke dokter kandungan selalu saja dapat petuah agar ibu hamil dan bayi dalam kandungan mendapatkan gizi yang banyak dan baik. 

Karena tumbuh kembang bayi dalam kandungan akan terganggu loh jika nutrisi selama kehamilan kurang. Jadi, buat temen - temen yang sedang mengandung harus benar - benar memperhatikan asupan nutrisi yang masuk ya, pastikan asupannya sesuai dengan kebutuhan gizi bayi dalam kandungan dan ibu hamil juga. 

Nah, beberapa nutrisi yang penting yang ikut berperan mencetak kesehatan serta kecerdasan bayi diantaranya :

ASAM FOLAT 

Seperti yang sudah diketahui semua orang, kalau asam folat ini memiliki manfaat untuk mencegah terjadinya kerusakan pada otak dan tulang belakang, alias mencegah terjadinya cacat. Asam folat memiliki peranan penting, makanya sangat wajib dipenuhi selama kehamilan. 

Sumber yang mengandung asam folat ini ada pada semua sayuran yang berwarna hijau gelap, misalnya bayam, kembang kol, kedelai, asparagus dan juga pada brokoli. Juga pada buah - buahan seperti pisang, jeruk, wortel. Konsumsi sereal juga bagus loh untuk memenuhi kebutuhan asam folat. 

AIR PUTIH 
Sepele banget yah? Tapi penting loh, kekurangan minum air putih pada masa kehamilan itu dampaknya serius dibandingkan pas lagi ga hamil. Minimal ibu hamil harus minum 10 gelas sehari. 
PROTEIN
Pada masa kehamilan, asupan protein ini harus sampai 25 mg sehari, protein sangat dibutuhkan untuk membangun sel baru pada janin dan juga untuk membentuk semua bahan pengatur misalnya seperti hormon ibu dan juga janin. Protein hewani bisa diperoleh dengan konsumsi daging sapi, ikan, susu dan telut. Sedangkan protein nabatinya dari tahu tempe,mentega dan kacang - kacangan. 


KALORI
Pada trimester kedua, kebutuhan kalori kian bertambah loh dan lagi akan semakin bertambah pada semester ketiga. Banyak konsumsi makanan yang mengandung kalori ya. 
LEMAK ESENSIAL 
Asam lemak esensial atau lebih dikenal dengan omega - 3 dan omega - 6 ini penting banget untuk perkembangan otak bayi. Makanan yang mengandung lemak esensial ini ada pada sayuran, daging, telur, kacang kedelai, ikan tuna, ikan sarden dan juga pada salmon. 
VITAMIN
Berbagai vitamin juga dibutuhkan ibu hamil loh, seperti vit A,B6,B12,C,D, E dan juga K. Vitamin A fungsinya untuk pertumbuhan gigi dan tulang, penting juga untuk mata dan rambut, vit B12 berperan untuk perkembangan saraf dan fungsi otak janin. 

Bukan hanya itu, zat besi, kalsium, fosfot, seng, yodium, natrium dan juga serat diperlukan untuk mencukupi kebutuhan gizi ibu hamil dan bayi dalam kandungan. Hmmm banyak banget ya asupan nutrisi yang perlu diperhatikan oleh seorang ibu selama bayi dalam kandungan, belum lagi kalau sudah lahir masih banyak peer selanjutnya, semangat yaaa ibu - ibu! 

Dan yang penting ibu hamil harus selalu bahagia! 



Asupan Nutrisi Selama Masa Kehamilan ini merupakan blogpost  kedua #KEBloggingCollab untuk kelompok Sri Mulyani.

Wassalam,


Tian Lustiana 










Monday, 21 August 2017

Tentang Gaya Pertemanan Di Sekeliling Anak

Assalamualaikum, 

Neng Marwah sekarang udah kelas 3, alhamdulillah yaa time flies so fast. Rasanya baru aja kemarin deh ibu anterin neng kelas 1 eh sekarang udah kelas 3 lagi. Seiring bertumbuhnya neng Awah yang bukan hanya tumbuh tinggi saja namun tumbuh secara emosional juga. Termasuk tumbuh kembang sosialisasi neng dengan kawan - kawannya. 

Nah pada tahun lalu pas neng kelas 2, neng kan suka curhat nih sama ibu tentang teman - temannya yang begini dan begitu, setiap hari berubah  - ubah apa yang dicurhatinnya.  

Ibu sampe pusing loh kadang, tapi ya namanya juga ibu sepusing apapun kalau anaknya curhat pasti bakalan dikasi nasihat dan saran dong untuk mengatasinya, iya kan? 

Setiap anak itu karakternya berbeda tentu saja gaya bertemannya pun berbeda dong, nah untuk mengetahui gaya berteman apa sih anak kita atau bagaimana sih cara menghadapi teman - teman anak, saya punya tips yang insya allah menjadikan anak kita supel dalam bersosialisasi karena anak sudah paham bagaimana cara mengatasi karakter temannya. 

Teman yang suka mengganggu 

Ada loh anak yang kadang iseng suka gangguin temennya. Seperti cerita neng beberapa waktu lalu bahwa ada temannya yang suka mengganggu dia dan teman lainnya. Kadang kalau diobrolin sama orang tuanya yakin deh orang tuanya bilang " ah namanya juga anak - anak, udah biasa saling ganggu" Gitu kali yah. Tapi kok ibu rasanya kurang suka ya sama yang suka bilang " namanya juga anak - anak". Pernyataan itu hanya sekedar pembelaan yang dilakukan orang tua untuk anaknya, maaf sekali bahwa mengatakan "namanya juga anak - anak" bukanlah solusi untuk menghadapi anak yang suka mengganggu. 

Semua anak emang berpotensi untuk mengganggu teman lainnya, termasuk anak saya loh. Marwah juga pasti deh pernah mengganggu temannya. Kalau saya sih menjelaskan pada neng bahwa jika ia diganggu pasti ga akan suka, jadi sama dengan temannya jika teman lain diganggu juga enggak akan suka. Kita semua tidak suka diganggu! intinya seperti itu, dan neng pun mulai ngerti dan paham dengan istilah "jangan mencubit kalau enggak mau dicubit".


Teman yang selalu sok keren 

Anak - anak jaman sekarang mah udah keren dari kecil. Mulai dari sepatu sampai tas juga udah pada ngerti brand terkenal deh kayaknya. Kadang ada loh anak sekolah dasar yang harus menggunakan tas dan keperluan sekolah lainnya merk Smiggle, wew kan merk smiggle kan mahal (buat saya sih mahal). Dan brand ternama lainnya. Neng pernah minta dibelikan kerudung dengan brand tertentu alasannya karena temen yang lain juga memakai kerudung yang sama. Sebenernya sih gampang aja beli kerudung namun kadang masa iya semua keinginannya harus saya kasi hanya karena biar sama kerennya dengan teman lain. Saya sih kasi pengertian sama neng bahwa saya enggak akan membelikan apa yang ia mau hanya karena ingin sama kerennya dengan teman. Saya beri pengertian yang bisa ia mengerti bahwa engga baik menirukan orang lain dengan sangat berlebihan, jadi setiap orang itu punya style nya sendiri jadi ga mesti ikut - ikut an.


Teman yang suka "meninggalkannya" 

Neng pernah cerita kalau dia pernah dijauhi sama temen - temennya, tapi gak berlangsung lama sih beberapa hari kemudian udah baikan. Tapi kok saya suka sebel nih sama anak yang suka kasi komando ke anak lain untuk menjauhi anak lainnya, gemes deh.

Saya hanya bisa menarik nafas dan bilang sama neng untuk tidak melakukan atau membalas dengan hal yang sama, karena ketika ditinggalkan teman atau sahabat itu sakit hati. Saya selalu pantau terus jika neng berteman dengan anank tipe ini, karena saya juga enggak nyuruh neng untuk menjauhi anak dengan tipe bossy gini.

Well, saya sebagai orang tua ya harus lebih ekstra aja ngobrol sama neng, apalagi neng sekarang udah 9 tahun sebentar lagi akan beranjak remaja jadi saya harus ektra pengawasan sama teman - teman neng Marwah.

Kalau menurut teman - teman gimana, perlu ga sih kita mengawasi teman - teman anak?? Sharing yuk ! ☺❤




Cheers,



Ibu 


 



Wednesday, 16 August 2017

Sayang Pada Anak Bukan Berarti Memanjakan Anak

Assalamualaikum,

Sebagai orang tua saya ingin banget neng Marwah menjadi anak yang tumbuh kembangnya baik, berkembang dengan baik, karakternya baik, cerdas, jadi kebanggaan orang tuanya plus menjadi anak yang mandiri. Kayaknya hampir semua orang tua harapannya sama ya dengan saya, betul?




Saking sayangnya sama anak, alasannya simple yakni demi kebahagiaan anak, apapun yang anak mau dikasih, apapun yang anak inginkan diwujudkan, semua alasannya demi kebahagiaan anak. Sebenarnya jika menuruti semua keinginan anak sayang apa justru terlalu memanjakan sih? Oke, kita bahas ya pada postingan ini.

Neng Marwah anak semata wayang saya, tapi apa yang neng inginkan engga semudah itu mendapatkannya loh, misalnya seperti neng pengen gadget aja perlu beberapa pertimbangan yang saya dan suami pikirkan hingga akhirnya neng diperbolehkan memiliki gadget sendiri. Jadi saya dan suami enggak langsung mengabulkan apa yang neng inginkan. Ternyata, mengikuti semua keinginan anak itu ga baik juga sih untuk membentuk karakter anak, meskipun itu anak satu – satu nya seperti neng Marwah. Anak yang terbiasa dimanjakan biasanay kurang bisa menghadapi kesulitan kelak, meski kita berdoanya anak – anak selalu diberkahi dalam kebahagiaan dan dilimpahkan rezekinya ya, aamiin. Tapi kan ga ada salahnya sejak dini membentuk kemandirian anak supaya anak terbiasa mandiri dan enggak manja, setuju gak?
Seperti tulisan mak Rahmah Chemist ini : Mendidik Anak Mandiri Sejak Dini , udah pada baca belum tulisannya? Kalau belum silakan dibaca dulu, tapi nanti balik lagi ke blog saya ini ya, hehe.
Menanggapi tulisan mak Rahmah yang ditulisnya di Web KEB itu saya merasa setuju sekali jika anak harus dididik mandiri sejak dini, demi masa depan anak juga sih. Dan dalam postingan ini saya akan share beberapa tips ala saya dalam mendidik anak supaya anak bisa mandiri dan tidak menjadi anak yang manja, supaya anak bisa berkembang dengan mandiri sejak dini.

Jangan turuti semua keinginan anak, orang tua mana sih yang engga sayang sama anaknya, ayo tunjuk tangan yang engga sayang sama anak. Pasti deh semua orang tua itu sayang banget sama anaknya namun meskipun sayang bukan berarti apa saja keinginan anak diwujudkan dengan gampang kan? Iya kan? Iya in aja lah, hoho.

Jika anak udah terbiasa diwujudkan keinginannya dengan mudah, anak akan menjadi anak yang senang mengandalkan orang lain dan engga mau berusaha sendiri karena kan terbiasa mendapatkan keinginannya dengan mudah. Jadi orang tua pun harus tega loh memberikan tugas pada anak jika anak ingin sesuatu, misalnya nih ketika neng pengen beli mainan maka saya akan menyuruh dia untuk menabung dulu, meski sebenernya saya mampu lah beli mainan, karena neng mah ga pernah minta beli mainan mahal paling banter juga minta fun doh, tapi saya minta dia menabung dulu agar ia terlatih untuk bertanggung jawab, mandiri dan juga bersabar ketika menginginkan sesuatu, karena apapun juga ga ada yang instant, semua butuh proses kecuali masak mie instant juga harus digodok dulu kan mie nya.


Larangan untuk anak. Anak itu bertumbuh, rasa ingin tahu nya sangat tinggi dan mereka senang sekali belajar kesana kemari, mempelajari hal baru itu menyenangkan buat mereka. Kadang saya suka khawatir, misalnya ketika neng belajar naik sepeda, jujur saya takut ia jatuh jadi kadang saya larang untuk neng naik sepeda, tapi kalau saya larang terus kapan dia bisa naik sepeda ya?
Ternyata larangan orang tua untuk anak itu malah bikin anak nambah penasaran loh, dulu saya masih ingat banget pas neng mau megang setrikaan, saya teriak jangan eh dia malah nambah deketin setrikaan dan kecium setrikaan deh, itu artinya ketika saya teriak jangan alias melarang, neng malah penasaran kan? Akhirnya setrika panas ia pegang deh.

Larangan orang tua juga bisa bikin anak berbohong, jadi sejak dini ajarkan anak untuk berkomunikasi secara dua arah dengan orang tua. Jika anak akan melakukan hal yang membahayakan jelaskan apa alasannya ia dilarang melakukannya, jelaskan juga resikonya dan ingatkan pada anak untuk selalu berhati – hati dalam melakukan apapun.

Jika anak membuat kesalahan, kadang suka kesel kan? Wajar aja sih marah jika anak melakukan kesalahan tapi jangan sampai menghukum anak dengan kekerasan fisik ya, usahakan jangan. Karena dengan memukul anak atau menghukum dengan kekerasan fisik ga bakalan menyelesaikan masalah, yang ada anak malah celaka, nah loh. Anak – anak itu cerdas, mereka bakalan ngerti kok kalau diberi tahu, dijelaskan dengan baik dan dengan bahasa yang mereka mengerti. Ajarkan anak untuk disiplin tapi engga dengan kekerasan.
Anak akan merasa nyaman dan aman ketika orang tua memberikan kasih sayang yang tulus, memberikan kasih sayang pada anak dengan keikhlasan dan ketulusan tidak akan membuat anak manja kok. Jadi orang tua itu adalah mulia, tanggung jawabnya pun besar. Jadi sejak dini anak harus diberikan asupan nutrisi dan stimulasi yang baik juga ya.
Semoga anak – anak kita menjadi anak yang mandiri dan hebat J. Aamiin .

Sayang sama anak bukan berarti memanjakan anak, iya kan?

Blogpost Sayang Pada Anak Bukan Berarti Memanjakan Anak ini adalah #CollaBloggingKEB untuk Kelompok Sri Mulyani






Wassalam,
Ibu