Saturday, 30 November 2013

mimisan pada anak

Mimisan atau epistaksis adalah pendarahan yang terjadi dihidung dan bisa terjadi kepada siapa saja , baik anak maupun dewasa dan biasanya terjadi secara tiba - tiba tanpa diketahui sebabnya.

Marwah juga beberapa kali mengalami mimisan, panik banget pas awal melihat dia bangun tidur dengan darah dibantal dan dipipinya , darah itu berawal dari hidungnya. Kaget sekali saya , panik sehingga entah apa yang harus saya lakukan saat itu, langsung aja bawa marwah kerumah tante,saking paniknya.. hihihi . Menurut para ahli yang aku tanya dan beberapa artikel yang aku baca , kalau mimisan itu akan berhenti dengan sendirinya namun perlu juga ditangani dengan segera agar tidak menimbulkan komplikasi yang berlebihan . 

Mimisan itu sendiri bisa dikatakan berbahaya apabila disebabkan oleh penyakit yang cukup serius seperti demam berdarah, namun apabila dikarenakan infeksi dibagian hidung , maka ini merupakan mimisan yang ringan dan tidak terlalu berbahaya.


Setelah Marwah kerap kali mengalami mimisan , akhirnya saya bisa menanganinya sendiri dan tanpa rasa panik yang berlebihan lagi,,, Dan ada beberapa faktor penyebabnya yang menyebabkan Marwah mimisan,,, yaitu: 
1. Faktor gangguan pembekuan darah , yang terjadi karena pembuluh darah dan trombosit tdk dapat menutup luka dg sempurna , apabila proses pembekuan darah tidak berjalan dengan baik maka darah akan mengalir terus dan dikatakan mimisan. 
2. faktor organik , yaitu adanya gangguan kecil berupa gangguan pada pembuluh darah dihidung seperti pembuluh darah dihidung yang tipis , rapuh dan terlalu lebar maka saat anak anak beraktifitas berlebih, stress dan iritasi pada hidung atau anak mengorek - ngorek hidung maka akan terjadilah mimisan.


Lalu apa yang saya lakukan ketika Marwah mengalami mimisan? .... 

  • Jika sedang mimisan , jangan biarkan anak terlentang atau kepala menengadah , tapi suruh anak untuk duduk dengan posisi badan dan kepala agak maju kedepan agar mencegah darah mengalir ke lambung dan kerongkongan, lalu pencet hidungnya selama 2 - 5 menit dan biarkan anak bernafas melalui mulut , lakukan sampai mimisan berhenti.
  • Bungkus es batu dengan sapu tangan kemudian ditempelkan diantara hidung dan kening, pada saat melakukan hal ini , Marwah selalu merasakan geli karena kebetulan dia suka dingin-dingin jadi dia malah senang kalau ditempelin sapu tangan berbalut es ini, fungsinya juga untuk mengecilkan pembuluh darah , sehingga pendarahan dapat dihentikan.
  • Boleh dicoba menggunakan daun sirih yang sudah dibersihkan terlebih dahulu dan kemudian digulung dan masukkan kedalam lubang hidung untuk menyumbat mimisan, namun Marwah kurang suka kalau saya sumpel pake daun sirih ini.
  • Langkah terakhir yang saya lakukan adalah dengan membawa Marwah ke dokter jika mimisan terus terjadi , karena jika dibiarkan maka pendarahan yang terlalu lama akan berakibat pada anemia.
Alhamduillah sekarang Marwah sudah mendingan dan ga mimisan lagi ( belum mimisan lagi ) , mudah 2 an sih jangan sering - sering yah sayang mimisannya ,, kan takut juga ibunya. :)


2 comments:

  1. kalau sering terjaid memang sebaiknya ke dokter :)

    ReplyDelete
  2. Nice info, saya juga baca dr referensi laiinya kalo mimisan maka kita duduk dan membungkukkan badan ke depan sedikit, lalu kita bisa bernafas dari mulut untuk sementara waktu, saya baca di udoctor.co.id

    ReplyDelete

Terimakasih telah berkunjung, berikan komentar yuk. Eh tapi saya mohon jangan masukkan link hidup yah, atau saya delete :)