Monday, 9 December 2013

anak dan tontonan Zaman sekarang

Bila diperhatikan , tontonan anak - anak masa kini sangatlah sangat terbatas. Kebanyakan tontonan yang sebenarnya harus ditonton oleh orang dewasa dan bukan anak - anak. Namun kebanyakan anak - anak malah keasyikan ya nonton tontonan dewasa... Hmmm bagaimana ini? Apa yang harus kita lakukan untuk menghadapi situasi horor seperti ini??? yah saya bilang sih ini situasi yang horor, karena kebayang deh anak balita yang lucu2 itu harus melihat adegan2 yang tidak pantas,lantas pengaruhnya terhadap perkembangan karakter sang anak? Saya sebenarnya sangat khawatir sekali tentang fenomena ini, apalagi anak saya yang berumur 5 tahun ini tidak selalu dibawah perhatian saya, saya seorang ibu yang kerja juga. Jadi ketakutan saya semakin menggebu nih. 

Bayangkan saja , sekarang anak bisa belajar membantah orang tua dari tayangan televisi, anak bisa melakukan tindakan yang tidak pernah diajarkan orang tuanya hanya dari menonton televisi saja. Duh koq rasanya aku sedih sekali yah... Hiks hiks . Banyak kejahatan2 yang pelakunya adalah anak. Yah bukan tidak mungkin mereka belajar dari apa yang mereka lihat kan? kemungkinan kecil mereka melihat perilaku orang sekitarnya namun kemungkinan besar mereka belajar dari apa yang mereka tonton. Orang tua harus selalu memantau anak selama ia menonton acara televisi, lalu bagaimana dengan orang tua yang sibuk, yang bekerja dan hanya bisa menemani anak dalam waktu tertentu saja????

Sebagai ibu yang selalu sibuk dan hanya memiliki waktu tertentu saja bersama anak , ternyata tetap bisa lho mengawasi dan mengendalikan perilaku anak karena tontonan nya itu. 


1. Beri pengertian tentang  media ( televisi , radio , majalah etc )

Anak seharusnya diberikan pengertian fungsi dari media , entah itu media cetak atau media televisi yang biasa dia tonton, media itu adalah untuk menyampaikan suatu informasi, nah katakanlah kalau tidak semua informasi yang keluar dari media itu merupakan informasi yang baik atau positif. Jadi jika informasi yang disampaikan itu baik maka patut ditiru dan sebaliknya jika informasinya kurang baik atau bahkan buruk maka sarankan anak untuk tidak menirunya , dan kita harus rajin mempertanyakan apa yang dia tonton dan dia cerna . Berikan contoh nyata malah lebih baik . 

2.Selalu mengawasi tontonan anak 

Bukan hanya memberikan pengertian serta penjelasan terhadap anak, namun pengawasan orang tua sangat perlu sekali untuk anak . Awasi dan pelajari apa yang anak tonton, dengar dan lihat, serta tanyakan kepada anak apa yang ia cerna setelah ia menonton acara tersebut. Jika anak mulai mencerna yang tidak baik, maka tugas kita adalah mengarahkan dengan sebaik - baik nya dan tentu saja penggunaan bahasa yang harus kita sesuaikan. 

3. Memberikan jadwal menonton

Anak memang butuh hiburan juga, namun sebagai orang tua, haruslah kita yang cermat membuat jadwal yang layak anak tonton, jangan biarkan anak menonton acara orang dewasa sebelum waktunya. jadi pelajarilah jadwalnya dulu sebelum anda mengatur jadwal untuk anak anda. 

Semakin hari , tayangan yang kurang bermutu malah semakin banyak dan semakin menjamur saja . Tidak mungkin kita demo pada stasiun televisi agar tayangan yang negatif dihapuskan kan? Nah sebagai orang tua cerdas, maka berawal dari kita terlebih dahulu untuk memberikan pengertian terhadap anak ..

0 komentar:

Post a Comment

Terimakasih telah berkunjung, berikan komentar yuk. Eh tapi saya mohon jangan masukkan link hidup yah, atau saya delete :)