Tuesday, 28 January 2014

memahami fikiran dan perilaku Marwah

Semakin hari Marwah semakin tumbuh menjadi gadis kecil , bukan hanya tumbuh fisiknya saja , namun batinnya pun ikut tumbuh , yah emosi Marwah juga mulai terbentuk mengiringi perilakunya, saya harus bagaimana sebagai orang tua? Bagaimana saya memahami perilaku dan pemikiran Marwah? Yah saya harus tahu EMOSI Marwah. Karena emosi sangat menguasai logika berpikir. Anak - anak jauh lebih banyak didorong oleh perasaan mereka daripada pemikiran, nyatanya memang begitu kan? kalau saya menjejeli pikiran marwah dengan nasihat , atau menjadikan saya sebagai motivator jejadian didepan Marwah maka itu akan sia - sia saja alias tidak akan mempan. Dan justru akan membuat Marwah sebal dengan kelakuan saya. Jadi saya harus mengenali emosi Marwah sebelum saya menjadi seorang penasihat baginya.

Karena dalam emosi negatif , Marwah tidak dapat menerima masukan atau nasihat bahkan perintah sekalipun yang dapat mengubah perilakunya. Beda dengan hasilnya jika lebih dulu kita mampu mengerti dan mengenali perasaan emosi mereka terlebih dahulu, maka mungkin Marwah akan terbuka dan mendengarkan saran logis dari saya. Marwah akan melakukan sesuatu jika membuat dia merasa nyaman dihatinya. 

 Cara yang paling jitu untuk memahami Marwah adalah mengakui emosinya ( mengenali emosinya) dan memberi Marwah kekuatan untuk menemukan solusi atas masalah yang dia hadapi sendiri, tentunya dengan beberapa cara ... Disini ibu akan berbagi cerita dan sedikit tips 
dalam memahami emosi anak . Silahkan disimak yaah *kedip-kedip*.... 

jika sedang kesal, sicantik Marwah hanya akan terdiam tanpa sepatah katapun yang keluar dari mulut kecilnya

MENDENGARKAN

Mendengarkan dengan menatap mata nya penuh dg tatapan sayang , yang artinya sepenuhnya memberikan perhatian dan pengakuan.Terkadang anak hanya butuh didengarkan saja, bukan solusinya. Hanya dengan memberikan perhatian 100% kita akan terkejut lho , ternyata anak mau terbuka dan mau berbagi pikiran dan perasaannya. Jujur memang sulit bagi kita sebagai orang tua yang terbiasa langsung memberikan solusi atas masalah anak dan menyelesaikan masalah. Ketika kita seperti itu maka anak akan menutup diri dan tidak mau bicara, anak akan berbagi cerita dan pikirannya ketika ia memiliki perasaan nyaman.

Perilakunya yang terkadang aneh  jika keinginannya tidak terlaksana, tidak pernah tantrum sih, hanya berperilaku seperti ini saja

MENGENALI DAN MENGGAMBAR EMOSI

Penting bagi kita untuk mempelajari makna dari emosi , untuk bisa mnecerminkan emosi anak dan memahami dengan pasti apa yang anak rasakan. Dengan kita mengerti dan memahami emosi mereka , maka akan sangat mudah untuk mereka terbuka dan bicara tentang masalah mereka terhadap kita sebagai orang tuanya.



Emosi yang pada umumnya dialami oleh manusia, bukan hanya anak .

  1. Marah – Merasakan adanya ketidakadilan
  2. Rasa bersalah – Kita merasa tidak adil terhadap orang lain
  3. Takut – Kita diharapkan antisipasi karena sesuatum yang tak diinginkan bisa saja terjadi
  4. Frustrasi – Melakukan sesuatu berulangkali dan hasilnya tak sesuai harapan artinya kita harus cari cara lain
  5. Kecewa – Apa yang diinginkan tidak bisa terwujud
  6. Sedih – Kehilangan sesuatu yang dirasa berharga
  7. Kesepian – Kebutuhan akan relasi yang bermakna bukan hanya sekedar berteman
  8. Rasa tidak mampu – Kebutuhan untuk belajar sesuatu karena ada sesuatu yang tak bisa dilakukan dengan baik
  9. Rasa bosan – Kebutuhan untuk bertumbuh dan mendapatkan tantangan baru
  10. Stress – Sesuatu yang terlalu menyakitkan dan harus segera dihentikan
  11. Depresi – Sesuatu yang terlalu menyakitkan dan harus segera dihentikan
anak butuh ekspresi utk mengendalikan emosinya

Yuk kenali emosi anak terlebih dahulu untuk lebih dalam memahami anak ... Karena Ibu adalah orang terdekat dengan anak dan memang seharusnya menjadi orang terdekat.

kebiasaan melipat tangan ketika sedang kesal, namun senyumnya tetap mengembang

nah pesan untuk Marwah:

silahkan curhat keibu ya sayang, berbagi cerita dengan ibu kapanpun kamu mau, karena ibu akan selalu ada untuk Neng Awah...


Love you princessku ,,,,



Ibu ...










2 comments:

Terimakasih telah berkunjung, berikan komentar yuk. Eh tapi saya mohon jangan masukkan link hidup yah, atau saya delete :)