Thursday, 17 April 2014

HINDARI MEMBENTAK ANAK

Setiap manusia, manusiawi sih sebenarnya kalau marah, kesal sampai membentak. Memang sifat marah itu dimiliki oleh setiap manusia, ya kan? Termasuk ibu juga, ibu sebagai manusia juga punya sifat marah, yang kebetulan sifat marah ibu suka agak diatas rata - rata, dalam artian lain ibu sebenarnya mudah marah. hiks jelek sih sifat kayak gini. Namun semenjak punya anak (Marwah), sifat marah ibu sedikit demi sedikit mulai bisa ibu redam lho. Ajaib kan punya anak? 

Nah ngomong - ngomong soal marah, otomatis kalau lagi marah suka dong ngebentak? iya kan? Nah, sering membentak anak sebenarnya menimbulkan efek yang sangat tidak baik untuk perkembangan sikap sang anak. Sang anak bisa lho meniru bentakan kita sebagai orang tua, dan bukan tidak mungkin ia akan berteriak sesuka hatinya kepada anda atauoun kepada orang lain disekitarnya. Sebagai orang tua, tentunya tidak ingin memiliki anak yang seperti itu kan? ibu juga sama, engga mau ah punya anak yang kayak gitu, neng jangan yah suka bentak - bentak dan teriak, ga bagus itu sayang. 

Nih ibu kasi beberapa cara untuk menghindari membentak anak, tips ini sudah ibu terapkan pada neng Marwah, dan hasilnya? lumayan berpengaruh :D 

- Ajarkan anak untuk bersikap 
jika anak sudah mulai berulah, bikin jengkel tuh kan nah coba deh posisikan diri kita dengan anak kemudian tatap matanya *bukan tatap mata ojan* .  Lalu bicarakan baik - baik pada anak kalau sikap yang dia lakukan itu tidak baik dan harus diperbaiki. Kita harus mengajarkan bagaimana sih seharusnya dia bersikap. Menurut ibu sih cara ini lebih masuk ke MArwah dibanding jika ibu berteriak untuk memberitahunya. :D 

- Memberi hukuman efektif 
Misalkan cara diatas tadi masih belum berhasil dan malah sang anak masih berulah bahkan makin menjadi - jadi, mau tidak mau suka tidak suka kita harus memberikan hukuman. Biasanya ibu memberikan hukuman pada Marwah suruh duduk dipojokan kamar kurang lebih 10 menit lah, atau sampai emosi ibu reda. Nah sudah emosi ibu reda baru deh ibu panggil neng dan berbicara baik - baik, dan ibu selalu mengungkapkan bahwa ibu tuh sayang banget sama neng. 

- Memberikan peringatan 
Masih saja anak membuat jengkel? Hmmm pernah sih neng kayak gini, sekali, dua kali tetep aja ga mau denger ibu. Langsung deh ibu memberikan peringatan yang agak keras kepada neng. Ibu alasan kenapa neng berulah terus, setelah ibu tahu alasannya maka ibu bisa tau penyebabnya. Dengan demikian, ibu yakin kalau neng akan jauh merasa dihargai dan merasa pendapatnya didengar. 


Nah, yuk mulai berhenti berteriak dan membentak terhadap anak. Jadilah ibu, jadilah sahabat dan jadilah pelindung yang bersahabat untuk anak. 










4 comments:

  1. Yaaa... seharusnya demikian halnya sikap yang harus ditunjukkan orang tua. Beri dengan kehangatan dan penuh kelembutan,,maka dia akan belajar lebih baik dari sebelumnya :)

    ReplyDelete
  2. makasih sharingnya.
    sangat bermanfaat buat saya yang sedang dan terus belajar untuk bersabar dalam mengasuh anak-anak

    ReplyDelete
    Replies
    1. terimakasih sudah berkunjung, mari kita belajar bersama dalam pengasuhan anak, dan menjadikan anak sebagai manusia yang soleh dan solehah

      Delete

Terimakasih telah berkunjung, berikan komentar yuk. Eh tapi saya mohon jangan masukkan link hidup yah, atau saya delete :)