Thursday, 24 April 2014

kontak mata dengan anak

Seorang anak yang memiliki perilaku emosional dan pemarah dapat lho dilihat dari pandangan matanya. Ada studi yang menunjukkan bahwa anak yang sering menghindari kontak mata dengan orang tua merupakan pertanda anak yang agresif. Berdasarkan penelitian dari University of new south wales menemukan bahwa kontak mata pada anak bisa menunjukkan sifatnya. Seorang anak yang sering menghindari kontak mata dengan orang tuanya bisa dilansir memiliki sifat emosional, pemarah dan anti sosial. 



Hasil penemuan ini bisa lebih menekankan kepada para orang tua tentang pentingnya kontak mata pada anak. Kontak mata bisa melambangkan rasa kasih sayang orang tua yang tentunya akan membantu perkembangan otak sang anak. Karena otak yang sehat dapat diketahui dari isyarat biologis dan sorotan mata kepada orang lain, dan anak yang sering mengindari kontak mata akan cenderung lebih agresif, itulah yang diungkapkan seorang psikologi yang berasal dari Sydney. 

Anak yang agresif biasanya memiliki emosi yang "panas". Lebih cenderung impulsif, emosional dan sangat sedikit memiliki rasa empati. Nah bila dibiarkan hingga kelak dewasa, anak dengan karakter seperti ini akan terlibat dengan tindakan yang serius, seperti kekerasan, nge drugs atau bukan tidak mungkin mereka bisa melakukan tindakan kriminal. 


Ternyata memang penting yah menelaah karakter anak itu, semua kita cek dan kita telaah. Hanya dengan tatap mata yang penuh kasih sayang, hati akan bicara :D 






0 komentar:

Post a Comment

Terimakasih telah berkunjung, berikan komentar yuk. Eh tapi saya mohon jangan masukkan link hidup yah, atau saya delete :)