Wednesday, 28 May 2014

Perilaku Anak

Jadilah anak yang solehah, anak yang takut pada Alloh swt, anak yang cerdas dan anak yang selalu menjadi kebanggaan ibu 
Ada beberapa perilaku anak yang harus segera diperbaiki, apaan tuh, yuk kita teliti sama - sama, supaya kita bisa segera memperbaiki jika anak kita mulai menunjukkan perilaku ini. Tentunya sebagai orang tua, kita inginkan anak yang berbudi pekerti dan solehah serta cerdas kan? nah salah satu jalannya adalah dengan pengawasan kita sebagai orang tua. 

Lalu, apa saja perilaku itu? ... 


1. Memotong pembicaraan

Ketika sedang senang, anak seringkali tidak melihat orang tua sedang ngobrol atau tidak dengan orang lain, mereka langsung saja menunjukkan rasa senangnya dan langsung memotong pembicaraan dengan hebohnya. kelihatannya hal ini sepele dan sangat sepele, lantas dimana salahnya? Jika perilaku anak ini dibiarkan, atau kita sebagai orang tua menjawab dan menanggapi anak, berarti secara tidak langsung kita sebagai orang tua  tidak mengajarkan bagaimana cara menghargai, memperhatikan kepentingan orang lain dan hanya memikirkan diri sendiri atau egois. Jika hal ini tetap dibiarkan saja, maka pada akhirnya anak akan berpikir bahwa dia berhak mengambil perhatian orang lain kapan saja dia mau dan tidak perlu bertoleransi pada kepentingan orang lain. Anak juga akan merasa cepat frustasi jika keinginannya tidak dihiraukan. 


Agar perilaku seperti ini tidak menjadi kebiasaan, berilah pengertian jika dia harus menunggu orang selesai menelpon atau berbicara ketika anak ingin menyampaikan sesuatu, jangan memotong pembicaraan langsung. Berikan penjelasan yang bisa anak pahami dan mengerti. Selain memberikan pengertian secara verbal, kita pun harus memberikan contoh nyata. 

2. Bertingkah Kasar 

Ketika anak sedang bermain dengan teman atau saudaranya, cermatilah perilaku anak, adakah perilaku anak yang bersikap memukul, mendorong atau berlaku lebih agresif. Jika dibiarkan akan menjadi kebiasaan bagi anak. Berikan pengertian pada anak, bahwa perilaku seperti itu tidak baik dan menyakiti orang lain, dan berikan pernyataan jika anak yang dipukul tentu saja akan sakit, rasanya sama dengan temannya yang ia sakiti. Berikan pengertian ini setiap kali anda memiliki waktu dengan anak, ajaklah anak mengobrol dengan lembut sampai anak mengerti dan paham. 

3. Berpura - pura tidak mendengar 

Katakan pada anak tidak baik untuk berpura - pura tidak mendengar atau mengacuhkan apa yang orang tua / orang lain katakan. Koreksi merupakan kekuatan didalam pembentukan sifat dan jika anda terus memberikan contoh dan pengertian pada anak agar berperilaku baik, pada akhirnya anak akan terbiasa dengan segala yang baik. 


Dan masih banyak lagi perilaku yang tidak baik dilakukan anak, semua perilaku anak tergantung pada pola asuh orang tua, jadi jangan salahkan anak jika mereka melakukan tingkah yang tidak baik, berkacalah apakah pola asuh yang diterapkan sudah benar dan baik???


Orang tua adalah sekolah pendidikan karakter terbaik untuk anak. Jadilah orang tua yang bisa mencetak karakter anak yang baik. 


Cintai anak dengan hati dan keikhlasan, 



Ibunya Marwah





Cahaya yang terus menyala untuk ibu 






0 komentar:

Post a Comment

Terimakasih telah berkunjung, berikan komentar yuk. Eh tapi saya mohon jangan masukkan link hidup yah, atau saya delete :)