Tuesday, 8 July 2014

Kendalikan Tantrum Anak Dengan Bijak

Pasti semua orang tua pernah merasakan galau, gelisah dan kesal ketika menghadapi sang anak yang sedang tantrum. Kadang juga rasa bingung kerap ada ketika anak tantrum. Tantrum biasanya ditandai engan menangis, berteriak, melemparkan barang atau benda yang ada disekitarnya, marah dan lainnya yang membuat histeris. 

"Ah udah emang biasa lah namanya juga anak - anak," memang, namun bukan berarti harus dibiarkan saja kan. Bagaimana jika anak tantrum pas ketika didepan orang banyak, repot juga. 



Sebelum mengendalikan tantrum anak, sebaiknya cari tahu dulu apa sih sebabnya dan pelajari lebih lanjut. Saya dulu merasakannya sendiri, ketika usia Marwah sekitar 2 - 4 tahunan. Marwah dulu mudah marah dan rewel kalau merasa lapar dan ngantuk, sepertinya hal ini dialami beberapa balita lainnya juga. Jadi, ini penting banget mengetahui sebab anak marah dan rewel hingga kejer menangis. Dengan mempelajari sebabnya maka akan dengan mudah dong menghentikannya. 

Beberapa anak pasti akan memperlihatkan gejala awal sebelum akhirnya dia ngamuk - ngamuk. Biasanya dulu Marwah jika mau menangis kejer alias ngamuk suka dengan sikapnya yang enggak sabaran, membuang apa yang ia genggam dan airmuka nya pun ikut berubah. Nah dalam tahap ini sebenarnya ibu harus sudah jeli dan mencegah agar anak tidak berlanjut menangis dan marah. Jadi perhatikan gejala awalnya dulu. 




Setelah gejala awal diketahui, maka sebelum amarah Marwah meledak saya dengan cepat mengalihkan perhatiannya dengan berbagai cara. Biasanya saya alihkan dengan membaca cerita atau sekedar mendongeng kalau sedang tidak bawa buku. Penerapan ini tentu saja berbeda pada setiap anak, ada yang reda dengan dibelikan mainan, atau dengan diajak main. Kalau Marwah dengan didongeng kan ia akan langsung diam. Tentu saja kecermatan ibu yang sangat dibutuhkan, oiya untuk mengalihkan ini bukan juga harus diikutin semua maunya anak, alihkan kepada hal yang positif yaa. 


Bagaimana jika anak tetap saja susah meski sudah dialihkan perhatiannya? Coba deh bawa anak ke tempat lain yang lebih aman. Jika anak bosan diruang tengah maka gendong dan peluklah dengan cinta, sambil bercerita pada anak. Marwah sih kalau sedang marah saya peluk dan saya dekap sudah cukup menenangkannya. 

Biasanya anak - anak mengamuk itu jika dia merasa tidak nyaman. Dan sungguh keadaan ini membuat bingung orang tua, bingung banget. Kadang juga suka malu sama temen - temen, duh ini kesayanganku kenapa sih sampe harus ngamuk - ngamuk dan nangis - nangis gini, tapi percayalah hanya dekapan seorang ibu yang mampu meredakan amukan seorang anak, dekaplah ia, peluk dengan erat, tapi jangan terlalu erat nanti sesek nafas anaknya bu. 

Karena pelukan seorang ibu adalah obat paling mujarab untuk menenangkan anak, :). 









0 komentar:

Post a Comment

Terimakasih telah berkunjung, berikan komentar yuk. Eh tapi saya mohon jangan masukkan link hidup yah, atau saya delete :)