Thursday, 25 September 2014

Tips jitu ajarkan anak membaca

Dunia pendidikan masa kini menuntut banyak terhadap siswa nya, tuntutannya semakin tinggi saja. Anak yang akan memasuki sekolah dasar sudah harus bisa membaca, menulis dan berhitung. Saya flash back ke beberapa puluh tahun lalu, saat saya memasuki bangku SD saya baru belajar menghitung, membaca dan menulis. Bukan itu saja, kurikulum yang katanya menakutkan itupun menjadi hantu para orang tua, namun kita tetap harus menghadapinya. Anak - anak kita harus tetap bisa mengikuti pelajaran yang telah disesuaikan kurikulumnya, suka atau tidak. 
Bermain puzzle sambil menyebutkan nama kendaraan 

Dulu, TK adalah real tempat bermain anak - anak pra SD. Anak TK sekarang sudah gencar mengikuti les atau kursus, itu terbukti dengan teman - teman Marwah di sekolah, setelah jam sekolah beberapa anak mengikuti les diluar sekolah. Menurut saya padatnya waktu belajar anak seusia Marwah ( TK A ) akan mempengaruhi terhadap psikologis anak. Anak akan merasa bosan dan jenuh serta capek, karena usia mereka belum begitu harus menambah jam pelajarannya. 





Sebagai orang tua, terlepas dari kondisi yang memaksa anak untuk meninggalkan dunia bermainnya, sudah harus mencari solusi dan jalan tengah. Sehingga anak bisa mengikuti dunia pendidikan plus sisi pertumbuhan secara alami anak tidak terenggut begitu saja. Intinya gini saja, jadikan aktifitas belajar anak sambil bermain. Jadikan waktu belajar menjadi permainan yang mengasyikan dan menyenangkan, bukan menjadi rutinitas dan suatu keterpaksaan.

Saya ada beberapa tips ajarkan membaca pada anak, namun diusahakan tidak membuat anak bosan dan jenuh. 

Akrab dengan buku

Ketika anak memasuki usia batita, mulailah kenalkan anak pada buku. Biasanya saya membebaskan Marwah untuk memilih buku yang ia sukai dan buku yang menarik baginya. Yang penting buatlah anak tertarik dengan buku. 

Musik Klasik

Beberapa penelitian menyebutkan bahwa memperdengarkan musik klasik pada anak masa kandungan mampu menstimulasi otak janin. Sehingga anak akan mudah merespon dengan mudah informasi yang ia dapatkan kelak ketika batita ataupun balita. 

Mainan

Pemilihan mainan juga mempengaruhi, pilih mainan yang berhubungan dengan jenis abjad, huruf, semisal puzzle. Atau bisa membeli sticker wall abjad dan tempelkan di dinding kamar, jadi kapan saja anak bisa melihat dan mengingatnya. 

Alat tulis

Sediakan alat tulis yang warna - warni, agar anak bisa mencorat - coret huruf abjad dikertas dengan suka cita. Jika anak ingin menempelkan hasil karyanya di dinding biarkanlah dengan begitu ia akan menjadi anak yang percaya diri. 


Dampingi dan arahkan
Untuk mengasah kemampuannya dalam membaca adalah dengan selalu aktif mendampingi anak serta mengarahkannya. Biasanya saya selalu menyuruh Marwah membaca apapun yang dilihat ketika jalan - jalan atau bermain, dengan begitu ia akan menghapal terus dan tidak jenuh. 

Dengan begitu anak akan belajar dan bermain dengan bahagia . 


3 comments:

  1. Anak saya sekarang usia 6 tahun tk B dan masih belajar membaca, saya suka ajarkan sambil bernyanyi, makasih infonya mbak

    ReplyDelete
  2. Memang mengajarkan anak gampang - gampang susah ya

    ReplyDelete
  3. menarik ya mak, apalagi warna-warni :) mengundang anak untuk seru2an

    ReplyDelete

Terimakasih telah berkunjung, berikan komentar yuk. Eh tapi saya mohon jangan masukkan link hidup yah, atau saya delete :)