Monday, 19 January 2015

Mendidik anak hyperaktif

Dari kecil, Marwah terbilang anak yang sangat susah untuk diam. Suruh diam aja 10 menit, susah dan sepertinya Marwah memang memiliki energi yang lebih dibandingkan dengan anak - anak lainnya *baca hyperaktif*. Kadang ada sebagian orang yang bilang anak hyperaktif itu anak nakal, hmm sakit banget deh dengernya. Anak hyperaktif itu beda dengan anak nakal dan bukan anak nakal, so harus bisa lho menahan diri untuk mengatakan anak itu nakal. 



Mendidik anak hyperaktif seperti Marwah ini gak susah lho, hanya saja kesabaran ekstra harus ditanamkan. Bedanya anak hyperaktif dengan anak pendiam itu kentara sekali, selain tingkahnya yang beda, pola pikirnya juga beda. Anak hyperaktif sangat mudah sekali untuk diketahui apa keinginannya, beda dengan anak yang pendiam. Biasanya anak yang pendiam suka membuat bingung orang tua, karena susah mengekspresikan keinginannya karena malu atau hal lainnya. Jelas, kalau ada keinginan saya dengan mudah menebaknya karena Marwah termasuk anak hyperaktif, jadi kalau mau ini mau itu keliatan banget :D. Eh tapi kalau keinginannya aneh - aneh ya ibu pura - pura gak ngerti deh ah. :D 


Ada hal yang perlu diketahui dalam mendidik anak hyperaktif menjadi anak cerdas dan memiliki karakter. 

  1. Karena saking aktifnya, Marwah kecil dulu suka lari sana sini jika sedang makan atau minum. Pada usia ini saya sering sekali mengingatkan Marwah untuk duduk ketika ia makan / minum. Dengan begitu anak akan mengerti bahwa ada saat dimana ia harus duduk manis. Selain itu juga saya suka mengajarkan untuk diam sejenak dan duduk manis ketika ada acara keluarga dimana acaranya membutuhkan ketenangan. Meskipun hyperaktif, namun Marwah tetap bisa menempatkan diri dimana ia boleh berselancar semaunya dan dimana ia harus menuruti maunya ibu. 
  2. Untuk anak aktif, sebaiknya memberikan kegiatan tambahan. ini belum saya terapkan pada Marwah, karena usianya masih belum cukup untuk menambah kegiatan. Next jika Marwah sudah besar saya akan memberikan dia kegiatan tambahan yang bermanfaat dan positif. Sebagai cara positif untuk melampiaskan kelebihan energinya. 
  3. Memasukkan Marwah ke sekolah yang dikenal memiliki pendidikan moral yang baik. karena pilihan sekolah ini akan memberikan kontribusi terhadap perkembangan sifat anak kelak. Menjaga pergaulan anak juga sangat penting. Usahakan untuk memantau semua kegiatan anak dan temannya. 

Lakukan dengan sabar ya bu. Karena memang hal yang akan membuahkan hasil terbaik adalah dengan kesabaran. 





Bandung, 19 Januari 2015


Ibunya Marwah 















1 comment:

  1. memang harus banyak bersabar apalagi menghadapi yang hyperaktif :)

    ReplyDelete

Terimakasih telah berkunjung, berikan komentar yuk. Eh tapi saya mohon jangan masukkan link hidup yah, atau saya delete :)