Thursday, 30 June 2016

Melatih Konsentrasi Anak

Marwah dulu waktu usianya 2 - 3tahunan kalau sedang mengerjakan sesuatu itu cepat bosan, ga mau sampe selesai dan selalu tertarik dengan benda lain. Mungkin memang dia cepat bosan atau kah ada sesuatu yang lebih menarik perhatiannya, yang pasti saya harus mengajarinya berlatih konsentrasi, itu yang ada dalam pikiran saya dulu.

Ya, karena memang perlu banyak latihan kan agar anak bisa lebih berkonsentrasi untuk mengerjakan sesuatu sampai tuntas. Dan peran orang tualah yang sudah semestinya meningkatkan kemampuan konsentrasi anak, benarkan? 


Dan alhamdulillah sekarang dengan bertahap Marwah akhirnya bisa mengerjakan sesuatu sampai selesai, dan sekarang apalagi dia sudah bisa mengerjakan pekerjaan yang sulit sekalipun sampai selesai, alhamdulillah. 

Cara yang saya lakukan untuk meningkatkan konsentrasi Marwah

Anak - anak emang suka gitu yah, mengerjakan sesuatu suka engga fokus dan biasanya mereka ga fokus karena terlalu mudah atau memang terlalu sukar untuk mereka kerjakan, entahlah. Yang pasti sebagai ibu saya memberikan kegiatan atau pekerjaan yang sesuai dengan perkembangan usia Marwah, yang enggak terlalu susah dan juga cukup menantang untuk dikerjakan Marwah, dan Marwah biasanya senang serta tertarik untuk menyelesaikannya hingga tuntas. 


Perlu diingat juga nih bahwa memberikan kegiatan atau pekerjaan yang terlalu banyak akan membuat anak merasa jiper duluan, saya biasanya memberikan pekerjaan yang sedikit jadi Marwah bisa enjoy mengerjakannya. Jadi bisa tuh membagi pekerjaan ke dalam bagian kecil agar anak merasa nyaman mengerjakannya. 


Kan saya ingin melatih konsentrasi Marwah, nah untuk itu saya harus memberikan Marwah waktu dan kesempatan menyelesaikan pekerjaannya tanpa ada gangguan, biasanya saya mematikan televisi dan silent handphone supaya tidak ada yang mengganggu. Usahakan untuk meminimalkan gangguan agar perhatian anak tidak teralihkan. 


Marwah itu suka menyelesaikan suatu pekerjaan dalam rentang waktu tertentu, saya suka memberikan waktu misalnya mengerjakan menggambar sesuatu dalam sekian waktu dan mengerjakan berhitung dalam rentang waktu yang sudah disepakati. Dengan memberikan waktu seperti ini Marwah menjadi lebih fokus untuk menyelesaikan tugasnya. Memberikan deadline seperti ini Marwah menjadi semakin memokuskan pada suatu pekerjaannya loh. 

Memberikan penjelasan sejelas - jelasnya pada Marwah tentang tujuan yang akan membantunya untuk membuat dia bisa fokus dalam melakukan pekerjaan atau tugas, dengan menjelaskan begitu Marwah pun akan ikut bekerja sama dan menyusun sendiri tujuannya

Saya tipe ibu yang enggak pelit memuji anak, kalau Marwah berhasil mengerjakan tugasnya biasanya saya memberikan apresiasi berupa pujian atau hadiah kecil atas usahanya bukan melihat hasil dari pekerjaannya. 

Untuk melatih ingatan Marwah, saya kerap memasukkan permainan untuk melatih konsentrasi dan fokusnya, biasanya saya menggunakan handphone atau laptop untuk bermain. 

Semua usaha itu tentu tidak akan berjalan baik jika satu hal terlupakan, satu hal yang penting juga untuk melatih konsentrasinya adalah dengan memberikan asupan nutrisi yang cukup dan baik serta memberikan istirahat yang cukup. Memberikan Marwah makanan yang mengandung vitamin serta mineral merupakan usaha juga hehe...


Bertumbuhlah terus nak, menjadi yang terbaik diantara yang baik :). 


Sampai nanti,







17 comments:

  1. Anakku juga rentang konsentrasinya pendek, masih peer banget menambah kemapuan konsentrasinya pelan2, thx sharingnya ya mbak..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama2 mbak. Terimakasih sudah berkunjung

      Delete
  2. wah blognya baru tampilannya euy. lebih segar & simpel. bagus euy. hehehe. anak kecil emang susah fokus ya. nabil juga sama. gampang terdistraksi. kalo nabil saya ajak main gunting kertas, nempel2in kertas gitu. kayaknya yg bikin mereka fokus cuma tivi sih hahaha watir euy, ari nonton tv meuni fokus, ari ngerjakeun sesuatu mah meuni hararese :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haha iya.

      Emang anak kecil mah gitu lu apalagi seusia Nabil. Salam buat Nabil yaaa

      Delete
  3. Jadi catatan dan ilmu baru buatku nih, buat bekal nanti hehehe. Tfs mama marwah 😚

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama2 mami Ubii. Salam buat Ubii dam Aiden ya

      Delete
  4. Samaan dgn Luna. Anak2 usia balita terutama batita emg blm bs konsen dalam waktu yg panjang yaa.. Sering aku nyuruh Luna ambilin sesuatu, eh di tengah2 dia liat mainan trs belok malah mainan. -__-

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihi menggemaskan yaaa Luna. Salam buat Luna ya

      Delete
  5. Kalau anak saya yang nomkr dua, tipe anak malas yang kalau nggak bisa udah nyerah gitu aja. Kadang nangis. Mungkin agak maklum, karena baru 10m. :D

    Salam kenal, ya mbak... Makasih artikelnya. :)

    ReplyDelete
  6. semua tergantung anak ya, ada anak yang mudah konsentrasi, ada anak yang sukar, jadi kita harus mengetahui dulu , anak seperti apa , baru kita ajarin dengan metode yang berbeda

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya benar mbak, terimakasih mbak sudah berkunjung

      Delete
  7. aku aja yang udah segede ini sering kehilangan konsentrasi :(
    kadang suka tergantung sama mood, Mbak..

    ReplyDelete
  8. fntastic post, very informative. I'm wondering ԝhy thee opposite specialists оf
    tһis sector do not understand this. You must continue yoսr writing.
    I am sure, you've a ցreat readers' base ɑlready!

    ReplyDelete

Terimakasih telah berkunjung, berikan komentar yuk. Eh tapi saya mohon jangan masukkan link hidup yah, atau saya delete :)