Friday, 24 June 2016

Menceritakan Tokoh Idola Pada Anak

" Bu, mas Kahfi seneng tuh karena Rossi nya menang" Celoteh Marwah ketika selesai nonton Moto GP bareng sepupunya. 

Ya, keponakan saya Kahfi adalah pencinta Valentino Rossi, dia bisa sampai sakit dan murung jika idolanya tidak menjadi juara. Pokoknya Kahfi ini sangat tergila - gila dengan Valentino Rossi. Jadi setiap ada adu balap Moto GP saya dan keluarga selalu mendoakan agar Rossi menang, karena kasian Kahfi kalau sampai Rossi kalah, bisa - bisa dia mogok sekolah loh, beneran. 

Ngomong - ngomong idola, pasti anak - anak punya tokoh idola yah. Jika anak memiliki tokoh idola, maka sebagai orang tua harusnya kitalah yang memberikan informasi tentang idolanya, menceritakan tentang idolanya itu. Apalagi untuk anak seumuran Kahfi yang masih kecil lah yah, jadi dia belum boleh mencari tahu sendiri dan berselancar didunia maya mencari tentang Rossi, jadi harus didampingi. 


Mencari informasi tokoh idola sanga anak, kumpulkan informasi sebanyak - banyaknya. Tinggal searching aja kan sekarang mah internet kenceng, hehe. Cari informasi mengenai jatidiri sang idola, seperti saya mencarikan informasi untuk Kahfi tentang Rossi di MOTO GP 2016 Okezone. Karena disana banyak sekali informasi akurat seputar Vaentino Rossi. Setelah mendapatkan informasi maka langkah selanjutnya adalah menceritakan pada anak tentang latar belakang tokoh idolanya, yang pasti dalam menjelaskan harus menggunakan bahasa yang bisa dimengerti anak dan jelaskan secara detail supaya anak merasa senang. 

Menceritakan masa kecil tokoh idolanya itu, kan kalau tokoh idolanya memiliki kisah positif bisa ditiru sama anak jadi anak memiliki motivasi yang positif juga kan. Ceritakan pula perjuangan tokohnya untuk memperjuangkan impiannya dan jelaskan dengan bahasa ringan tentang kenapa sih perjuangan itu harus dilakukan tokoh idolanya. Selain itu ceritakan juga kelemahan sang tokoh idola, ini penting untuk memberi tahu anak bahwa sehebat apapun seseorang pasti memiliki kelemahan, harapan agar anak tidak terlalu fanatik menyukai tokoh idolanya dan mengajarkan anak untuk mulai menggunakan logikanya. 

Menceritakan tokoh idola anak juga bisa disajikan dengan menggunakan alur dan bahasa yang ringan dan menyenangkan agar mudah dipahami anak, dan bisa dijadikan cerita pengantar tidur juga loh. Dengan gaya bahasa kita, intonasi dan aktualisasi diri dalam bercerita bisa membuat anak lebih cepat paham dan mengerti apa yang kita ceritakan. Atau bisa juga sesekali mengenalkan anak pada websitenya dan harus didampingi, seperti kahfi ini kadang saya ajak dia untuk membaca artikel Rossi di Moto Gp 2016 Okezone


Nanti mau nanya Marwah ah tokoh idolanya siapa, hehe. 











0 komentar:

Post a Comment

Terimakasih telah berkunjung, berikan komentar yuk. Eh tapi saya mohon jangan masukkan link hidup yah, atau saya delete :)