Monday, 29 August 2016

Mendorong Rasa Ingin Tahu Anak

Tentang rasa ingin tahu anak, yang kadang membuat saya sebagai ibu itu jengkel menjawab pertanyaan anak. Jika jawaban tidak didapatkan maka anak akan terus bertanya, terus dan terus sampai ia benar - benar mendapatkan jawaban yang masuk pada logikanya. 


Rasa ingin tahu anak itu bagus loh apalagi kalau dijaga dan dikembangkan dengan baik oleh kita selaku para orang tua. Anak yang memiliki rasa ingin tahu yang besar dan senang bertanya itu artinya dia sedang bereksperimen.

Seperti yang saya ungkapkan tadi, bahwa rasa ingin tahu anak yang besar itu kadang membuat jengkel, haha. Kadang pertanyaan mereka membuat kita para orang tua bingung, terutama saya haha serius saya suka bingung jika Marwah mengajukan pertanyaan yang belum bisa saya jawab. Bahkan ada loh orang tua yang menolak untuk menjawab pertanyaan anak dan membuat anak jadi berhenti bertanya, sikap seperti ini sebenarnya sudah membunuh rasa ingin tahu anak dan kesempatan anak berkembang pun berkurang. Apalagi jika orang tua marah ketika anak bertanya, yang ada anak menjadi takut dan rasa takut ini lah yang bisa membuat rasa ingin tahu anak hilang. 

Ada beberapa cara sederhana yang mampu menjaga dan membuat rasa ingin tahu anak berkembang dan anak akan mendapatkan pengalaman baru. 

  • Menghargai dan menjawab pertanyaan anak, penting. Saya pernah sedang capek, pulang kerja dan kemudian Marwah bertanya, mimik wajah saya mungkin melukiskan kekesalan sehingga saya kok jadi sulit menjawab pertanyaan Marwah, padahal sebaiknya saya gak boleh menunjukkan wajah kesal pada anak ketika ia bertanya, takutnya anak menjadi jera untuk bertanya. Dan ketika saya tidak mampu menjawab pertanyaannya maka saya menundanya bukan tidak menjawabnya, jawabannya akan diberikan setelah saya benar - benar bisa menjelaskannya dengan baik. 
  • Ajak anak untuk bereksplorasi. Kadang saya mengajak Marwah untuk bersama dalam mencari jawaban, misalnya saya ajakin membaca buku bareng demi mendapatkan jawaban yang pas atau berselancar dengan internet dan pernah mendatangi museum juga. 
  • Memberikan anak kebebasan untuk bereksperimen juga salah satu cara menggali rasa ingin tahunya, dengan bermain anak bisa leluasa bereksperimen loh, namun jelaskan dulu aturannya dengan sedetail mungkin. 
  • Memberikan apresiasi pada semua hasil kegiatan anak, saya kadang memang suka lebay nih kalau kasi apresiasi. Wajah lebay saya keluar ketika melihat hasil kegiatan Marwah haha, duh namanya juga emak - emak kalau lihat anak melakukan sesuatu langsung deh terharu dan baper. 

Buat saya dan suami, menjadi contoh buat anak adalah yang pasti, menjadi orang tua itu adalah yang berani mencoba dan juga menggali sesuatu yang baru, kasarnya harus berilmu pengetahuan lah yah. Jadi orang tua itu asyik jika sama - sama belajar dengan anak, sama - sama cerita tentang apapun juga. 


Sampai jumpa dipostingan selanjutnya,


Salam,




0 komentar:

Post a Comment

Terimakasih telah berkunjung, berikan komentar yuk. Eh tapi saya mohon jangan masukkan link hidup yah, atau saya delete :)