Monday, 5 September 2016

Mitos Dan Fakta Bayi Baru Lahir

Selamat datang ke dunia, Muhammad Ghailan Akbar. Yeee sweet baby boy telah lahir dengan selamat hari jumat 02 September 2016 pukul delapan pagi. 

Semoga baby Akbar menjadi anak soleh ya sayang, menjadi kebanggaan ayah dan ibu juga kebanggaan semua keluarga, aamiin. Oiya baby Akbar harus sayang sama anaknya bua ya, neng Marwah eh kamu manggilnya teteh Neng aja yah. 

Adik saya dan isterinya terbilang masih muda memiliki anak, 27 tahun? hmm gak muda yah, saya malahan dulu usia 22 tahun sudah melahirkan dan nimang bayi. Namun bagaimana pun adik saya ini kok keliatan kecil terus dimata saya ya, jadi saya tetap memanggil mereka pasangan muda belia, noted yah. 

Memang sudah siap memiliki anak? Itu yang sering temen dan saudara saya tanyakan ketika saya sedang hamil muda dulu, usia saya saat itu 22 tahun dan sebentar lagi akan melahirkan. Siap tidak siap ya saya harus siap, begitu pikir saya dulu. Namun memang dibutuhkan kesiapan yang cukup untuk memiliki seorang anak. Ngomong - ngomong soal kesiapan memiliki anak, seorang teman saya menuliskan dengan sangat detail mengenai fase - fase tumbuh kembang anak, makasih ya teh Zia artikelnya keren dan bermanfaat sekali untuk para orang tua yang masih muda. 

Seperti halnya pasangan muda lain, adik saya pun mengalami rasa khawatir seputar bayi nya. Yang mana kadang mitos pun masih mereka dengarkan dan malah mereka khawatirkan. 

Baiklah, Bua nya Akbar bakalan cerita seputar mitos dan fakta bayi yang baru lahir. 


Katanya kalau bayi yang bahagia itu jarang menangis loh, itu mitosnya. Faktanya adalah semua bayi menangis, hampir semua bayi menangis apalagi bayi baru lahir. Tangisan pada bayi itu meningkat sejak 2 - 3 minggu dia lahir dan memuncak ketika usianya mencapai 6 - 8 minggu. Dan tangisan itu akan berkurang ketika mencapai usia 12 minggu. Dulu, usia saya saat melahirkan MArwah itu relatif muda, dan saya pernah sampai stress karena tangisan bayi, wajar kah? wajar sih asal ga sampe baby blues parah. Nah terus apa dong yang harus dilakukan? Saya minta mamah dan kerabat saya untuk menenangkan bayi, sementara saya pun menenangkan diri sendiri. 


Oke, lanjut ke mitos selanjutnya ya. Menurut mitos katanya bayi yang baru lahir itu enggak rewel dan enggak kembung plus ga sering buang angin. Tapi faktanya adalah semua bayi bisa saja rewel karena perut bayi banyak gas, sistem pencernaan mereka kosong dan kalau mereka buang angin, wajar banget lah. Dulu, Marwah rewel jika perutnya kembung, kebayang kan bagaimana saya stress nya anak bayi yang rewel, saya serba salah karena bayi kan ga bisa ngomong sakit apa. Cara jitu nya adalah dengan menggendong bayi ke ruangan yang senyu, ayun perlahan. Atau jika masih menangis karena kembung, gerakan kedua kakinya seperti sedang mengayuh sepeda, gerakan ini mampu mengeluarkan gas dari perutnya. 

Mitos selanjutnya adalah tentang gumoh. Bayi gumoh, orang tua khawatir. Padahal wajar banget kalau bayi gumoh selepas minum ASI atau Sufor. Saya dulu selalu menyendawakan Marwah selepas dia minum susu, menggendongnya dengan posisi tengkurap dan menepuk belakang dada nya perlahan. 




Dan banyak lagi mitos lainnya yang kadang membuat pasangan muda itu pusing banyak keliling, bukan hanya pusing tujuh keliling yah. 

1 comment:

  1. Selamat menjadi orangtua buat adiknya Teteh :D

    ReplyDelete

Terimakasih telah berkunjung, berikan komentar yuk. Eh tapi saya mohon jangan masukkan link hidup yah, atau saya delete :)