Wednesday, 7 June 2017

Tentang Berpikir Positif

"Udah, anggap aja dia gak bilang gitu sama ade,"

"ah besok juga pasti ga gitu, maafin aja ya de"

Kata - kata penyemangat yang sering saya tularkan ke Marwah. Saya hanya ingin memberikan Marwah semangat dan membiasakan dia agar selalu berpikiran positif. Karena berpikir positif bisa memperpanjang usia kan? Kan bahagia karena selalu berpikiran positif, betul gak sih? Menurut saya dan suami, mengajarkan anak untuk selalu berpikir positif itu penting ditularkan dan diterapkan ke anak sejak kecil, agar anak terbiasa untuk selalu berpikiran positif. 


Saya dan suami memang belum sukses bener - bener menerapkan ini pada Marwah, ya namanya juga usaha. Saya dan suami yakin suatu saat nanti Marwah juga akan terbiasa kok. 

Dan inilah beberapa cara agar anak terbiasa berpikiran positif. 

Tertawalah sesering mungkin 

Menurut saya, belum ada deh obat yang bisa membuat hati merasa bahagia kecuali dengan tertawa. Setuju gak dengan pendapat saya ini? Gini yah, jika kita mengeluh aja dan marah terus yang ada anak menjadi takut mendekati orang tuanya karena anak mengganggap kalau dia mendekat malah dimarahin. Nah ini pernah kejadian sama saya. Pernah saya ngeluh terus dan uring - uringan akan sesuatu hal, ketika Marwah saya panggil dia enggan mendekat katanya takut dimarahin ibu, lah padahal saya lagi gak marah loh. Itulah maka saya berniat (meski masih suka khilaf) untuk tidak banyak mengeluh apalagi depan anak. Jadi tertawa aja deh dan perbanyak bahagia dengan tertawa agar anak juga merasa bahagia dan merasa nyaman berada dekat orang tuanya. 


Terapkan sikap sopan 

Pernah denger gak ada yang bilang " pantesan anaknya gitu, lah wong ibu bapaknya juga gitu" . Memang, sikap anak bergantung pada orang tua mereka. Kan anak itu suka mencontoh orang tua, role model anak itu ya orang tua.Makanya saya suka nahan - nahan kalau lagi emosi ya meski kadang suka meledak juga haha. Jadi mulai ajarkan kesopanan pada anak sejak dini supaya anak terbiasa, ya minimal kasi contoh sopan dulu dari orang tuanya, ini mah pesen buat saya. 

We love each other

Ini berlaku untuk semua orang, keluarga dan sahabat. Dengan menunjukkan perilaku kasih sayang kita sebagai orang tua kepada keluarga.  Anak perlahan akan belajar mencintai dan menghargai tanpa syarat. Ini akan mengajarkan anak menyayangi dan mengasihi sesama. Menunjukkan rasa sayang yang tulus bisa membuat anak berpikir positif. 


Semangat

Dan semangat. Orang tua harus menunjukkan sikap antuasias dalam mengerjakan apapun. Anak nanti akan berpikir bahwa apapun yang dilakukan, apapun yang terjadi ya harus tetap dilakukan dengan sepenuh hati dan semangat. Intinya jangan banyak ngeluh kali yah biar anak merasa semangat selalu. 

Emang peer banget nih untuk selalu berpikir positif, namun setidaknya belajar perlahan supaya nanti terbiasa. 





With love,


0 komentar:

Post a Comment

Terimakasih telah berkunjung, berikan komentar yuk. Eh tapi saya mohon jangan masukkan link hidup yah, atau saya delete :)