October 2013 - Cerita Ibu - Parenting Blogger Indonesia

Wednesday, 30 October 2013

Hilangkan kebiasaan memukul anak
SUMBER GAMBAR
Wanita itu terpengkur duduk diatas kursi , air mata nya meleleh seperti tak tertahankan lagi . menangis dan menangis yang bisa ia lakukan sambil memegangi foto anaknya yang masih 4 tahun. Anak lelaki lucu yang berada di foto itu tiada lain adalah anak balitanya .Aku dekati wanita yang sedang risau itu , karena penasaran dari tadi melihatnya hanya menangis saja.

" Bu , " Sapaku sembari takut mengganggu kesendiriannya.
Lalu ia membalikkan badan dan tersenyum kecil. " Eh iya..ada apa?" seraya mengusap buliran air mata yang meleleh diwajahnya. 
" Maaf apakah saya mengganggu? saya dari tadi perhatikan ibu disini, ibu ada masalahkah?". Sebenernya saya gugup sekali mau nanya, takut salah atau takut nyinggung gitu.
" ini anak sayaa mba,," Dan tangisannya semakin membuncah memecah keheningan saat itu. 
Saya hanya terpaku menatapnya dan memegang bahunya. " anaknya lucu Bu.". Dan ternyata ucapan saya membuat ibu itu semakin menjadi - jadi. 
" Saya telah membunuh anak saya sendiriii,,,saya ibu yang jahat mba" Ibu itu semakin erat memegang foto anaknya , dan tangisannya pun semakin menjadi - jadi. 
"Maksudnya apa Bu?" Saya semakin penasaran. Lalu ibu itu menatap saya dalam - dalam . " Mba punya anak?" Dia balik bertanya padaku. " Ya bu, saya punya anak." Dan dia seraya menyimpan foto pada sakunya.
" Tolong jangan pukul anakmu mba, jika anakmu salah maka nasihatilah dengan perlahan dan seksama,jangan pukul dia." Dia pun kembali menangis. Saya hanya terdiam dan mengangguk pertanda mengerti. 
" Seminggu lalu , anakku bersikap tidak biasanya dirumah, anakku memang terbilang anak yang tak mau diam , dia selalu nakal dimataku, aku sering memukul dia , mencubit dan melemparkan barang nyaris mengenai badannya." Dia menatap foto anaknya lagi dan berhenti berkata menahan tangisannya. " waktu itu aku memukul dia tanpa kontrol, karena aku sedang berantem dengan suami juga, jadi emosi dan amarah aku curahkan juga pada anakku secara tidak langsung, aku memukulnya tiada henti , aku tak hiraukan dia menjerit memohon ampun padaku karena kesakitan,namun aku tetap memukulnya seperti orang gila."
"Anakku terus meronta dan meminta ampun, namun aku tak mampu menghentikan pukulannku" Ibu itu terisak penuh dengna penyesalan dan kekecewaan . " Lalu bagaimana anak ibu?" . Tanya ku penasaran.
" Dua jam setelah peristiwa itu , anakku terdiam dipojok kamarnya, walaupun dia masih 4 tahun , namun dia sangat pintar dan cerdas sekali.". " Aku menghampirinya untuk meminta maaf ketika aku menyentuhnya, badan anakku lunglai tak berdaya, dia pingsan dan aku langsung lemas , suamiku datang dan langsung membawa anakku ke rumah sakit terdekat,". " Dalam perjalanan aku menangis memegangi tubuh mungil anakku, dan terus merasa berdosa hingga kini.". Dia semakin menjadi - jadi dengan tangisannya,.
"ya ampun, terus sekarang anaknya gimana bu? sehat?"
Dia tidak langsung menjawab pertanyaanku malah menatapku dalam " Dia sudah pergi mba, anakku meninggal akibat pukulanku mengenai hatinya, wajahnya mebiru, dan yang lebih menyakitkan lagi , disaaat - saat terakhir dia tidak mau aku temui, dia menjerit ketika melihat aku, aku jahat katanya mba." Tangisannya semakin membuncah saat itu. " Mba, tolong jangan pukul anaknya ya mba, jangan sampai seperti saya , kemarahan dan emosi membutakan mata hati saya , sampai saya bunuh anakku sendiri mba." Air mataku tak terasa meleleh juga. " Anakku tidak mau melihatku disaat terakhirnya mba, dia histeris ketika aku dekati, padahal aku ibunya." Dia menatap dalam foto anaknya. " Lalu sekarang penyesalan saya tidak ada artinya mba, saya hanya ingin mengingatkan pada orang tua, jangan pukul anak anda. KArena emosi dan amarah hanya membutakan mata hati."

Duh ,, hati ini terasa sesak mendengar ceritanya, aku pernah memukul anakku juga. Ingin cepat aku pulang dan memeluk anakku dan berjanji tidak akan pernah memukulnya lagi. Ya Alloh maaafkan hamba karena telah melukai titipanMU..


Cerita diatas hanya ilustrasi saja ,, akibat kemarahan dan emosi tanpa kendali dapat menyebabkan hal - hal yang tidak anda inginkan. Disaat emosi atau marah , hanya kebencian yang ada. Semua mata hati dibutakan olehnya. Memukul anak jangan dijadikan sebagai kebiasaan karena itu akan mencetak karakter yang buruk terhadap anak. Secara tidak langsung kita mengajarkan pada anak , kalau sedang emosi cara melampiaskannya dengan memukul.

Yaa Alloh jadikanlah kami orang tua yang berhati lapang dan selalu diberikan kesabaran dalam menghadapi tingkah anak - anak kami... aamiin



Monday, 28 October 2013

Karakter anak itu perlu diasah  dan diarahkan
Anak memiliki kecerdasan dan keterampilan yang alami . Namun sebagai orang tua kita hanya perlu mengasah dan mengarahkannya saja ke arah yang lebih baik . Mau jadi apa anak kita tergantung koordinasi dari orang tua dan anak itu sendiri. Koordinasi dalam pembentukan karakter anak harus dilakukan seiring dan seirama , harus kompakan , yang diarahkan dan yang mau diarahkan harus kompak gitu. 
Lantas bagaimana bisa mencetak anak sesuai dengan keinginan sang orang tua???.... yuk baca deh. 

DISKUSI

Diskusi dalam mencetak karakter anak itu adalah hal terpenting yang pertama dilakukan dengan anak . Diskusikan apa yang anak inginkan dan anak tidak inginkan, carilah penyebabnya kenapa dia tidak menginginkan dan cari juga alasan kenapa dia inginkan. Diskusikan sesuai dengan umur anak , biasakan anak anda merasakan damai ketika sedang berdiskusi dengan anda. Nah silahkan lakukan dirumah yaa berdiskusi dengan anak , kalau saya siih diskusiin seputar mencetak karakter Marwah selalu dilakukan ketika menjelang tidur , ketika menjelang tidur sesudah saya menceritakan buku dongeng saya selalu ajak Marwah berdiskusi ringan tentang hal - hal yang memperngaruhi karakternya , contohnya :
" Dek , koq di sekolah temennya banyakan cowok sih?" Tanyaku 
Dengan polos Marwah menjawab " iya aku ga suka temenan sama anak cewek."
Lalu akupun menanyaakan alasan serta sebab akibatnya .. . kurang lebih seperti itu deh contoh diskusinya yaaa... 

KOMPAK

Setelah berdiskusi , pasti ibu sudah tahu dong langkah selanjutnya yang harus dilakukan setelah berdiskusi. Setidaknya kita sudah mengantongi keinginan dan hal yang tidak anak sukai , bisa jadi bahan pertimbangan juga. Mulailah dengan mengproklamirkan pada diri sendiri dan anak bahwa kita akan kerja sama mencapai satu tujuan yaitu membuat karakter anak lebih baik sesuai keinginan kita sbg orang tua .Tentunya ayah dan ibu harus kompak juga yaa. Sebagai contoh sih yaa, saya dan suami suka membuat kesepakatan untuk mengarahkan karakter marwah. Marwah selalu diuji kejujurannya , saya dan suami selalu menanyakan hal - hal yang dia perbuat padahal kami sudah tau kebenarannya . Seperti :
"Duh ini buku ibu dicoretin siapa yah, sama Mas kahfi mungkin yah". Saya mencoba menyalahkan orang lain, karena ingin tahu reaksi dari anak . 
" Bukan koq bu, itu aku yang coret." Dengan sigap marwah menjawab dan mengakui perbuatannya. Nah walaupun dia bersikap jujur namun karena telah bersalah dengan mencoret buku , maka aku dan ayahnya kompak memberi arahan bahwa apa yang dia kerjakan itu tidak baik, tentu saja arahan dari ayah dan ibu harus sama alias kompakan. Jangan sampai anak memiliki 2 nasihat yang berbeda, itu akan membuat anak bingung. 


Saya dan suami selalu membiasakan untuk mereview kegiatan marwah setiap hari. Jika saya sedang sibuk maka suamilah yang ambil peran , dan sebaliknya. Intinya saya dan suami sebagai orang tua inginkan yang terbaik untuk Marwah, jadi yah harus kompak. 

Namun kadang memang sih antara saya dan suami sering ada selisih faham mengenai hal ini , kadang suami bilang karakter anak itu secara alami sudah terbentuk, namun aku tetap pada prinsipku, walaupun sudah terbentuk secara alami, saya tetap harus mengarahkan dan mengasahnya lagi supaya lebih terarah gitu. Dan akhirnya suami setuju juga diajak kerja sama :D hihihi gpp yaa. Tapi yah memang begitu seharusnya. Bayangkan saja jika karakter anak yang lahir secara alami itu tanpa arah dan tidak diasah, mereka diluar kendali orang tua , aduuuh koq aku jadi serem gini bayanginnya yah. Apalagi sekarang marak sekali video tentang perilaku anak yang tidak senonoh, nah kalau sudah gitu mau nyalahin siapa dooong???? * tuing tuing tuing * ... Maka dari itu marilah sejak dini kita rancang , asah dan arahkan karakter dan pribadi anak, karena dengna fondasi yang kuat sebuah bangunan akan kokoh * halah jadi lebay * .

Semoga anak - anak kita menjadi anak solehah dan selalu menuruti aturan agama dan menghindari larangannya.. Aamiin 


Sunday, 27 October 2013

Biarkan anak menjadi anak yang mandiri
Hari minggu ini mungkin agak sedikit berbeda dari hari minggu biasanya, yang biasanya neng marwah pergi sama ayah ibu , namun hari minggu ini neng marwah mainnya sama aa ridwan yaa. Tandanya neng awah sudah besar dong, bisa pergi tanpa ada ayah dan ibu atau mamah dan bapak ( nenek dan kakek ). Acara jalan - jalan neng marwah hari minggu ini yaitu ke taman lalu lintas Bandung. Wiiih pasti neng seneng banget, buktinya pas semalam ibu cerita neng mau diajakin aa Ridwan kesana, neng langsung excited gitu dan cepet-cepet bobo biar besok ga kesiangan bangun yaa.

Bangun tidur aja tadi Neng langsung minta mandi terus sarpan , udah seneng banget kayaknya gak sabaran mau jalan - jalan . Sebenernya ibu semalam was - was banget pas dapat bbm dari aa Ridwan, boleh atau tidak aa Ridwan bawa neng Awah jalan -jalan. Hmmm ibu khawatir sekali karena sebelumnya ga pernah ninggalin neng Awah kecuali nitipin sama mamah dan bapak aja . Tapi gapapa deh ibu percaya sama aa Ridwan juga koq, dan ibu juga harus memberikan pelajaran mandiri pada neng Marwah. yah inilah saatnya mengajarkan kemandirian terhadap anak .

Apalagi Marwah itu anak satu - satu nya yang pasti memiliki sifat manja dong . Namun setiap Marwah tidak bersama saya dan ayahnya, hebat dia tidak pernah menunjukkan sifat manjanya. Nilai plus dong buat kamu nak, karena kamu perlahan selalu belajar mandiri.

Meskipun Marwah kalau dirumah typical anak yang super manja , namun diluaran dia termasuk anak yang mandiri lho . Itu saya dengar dari beberapa cerita saudara yang pernah membawa marwah main. Ajaib sekali marwah sudah memiliki kesadaran tersendiri terhadap sikap kemandiriannya. salut dean terharu ibu * ambil tisue *
















Ooiya tadi aa Ridwan cerita , katanya ada ibu - ibu yang meminta anaknya untuk berfoto bersama neng Marwah lho..wiiih Neng udah kayak artis aja deh, dan memang sih kalau kita jalan - jalan pasti aja ada yang minta foto Neng Marwah,, hihihihi kebayang kalau jadi artis yaaaah *pipi merah*..hihihi aah masa ibunya yang jadi geer siih....
Berasa artis ya difoto sama yang ga dikenal :p


kayak artis banget sih neng gayanya :p

Cerita nya cukup sekian dan terimakasih :D . Jadi intinya adalah :
Biarkan anak belajar mandiri , karena setiap anak memilki sifat itu sekalipun anaknya manja

@tyanlicious

Monday, 14 October 2013

Monday, October 14, 2013

Cerita kecil untuk Marwah

by
Cerita kecil untuk Marwah
AQIQAH Neng Marwah
Dear my Marwah...

Memang sekarang Neng belum bisa baca yah,, namun ga percuma deh ibu nulis disini,karena ibu tahu suatu saat Neng pasti akan baca tulisan2 ibu ini. Neng harus tahu kalau ibu itu sayang banget sama neng, ibu selalu memberikan yang terbaik buat neng.dari susu,pakaian,sekolah,les dan semuanya ibu hanya persembahkan untuk neng seorang,anak perempuan ibu yang sangat ibu sayangi. Ibu tak pernah peduli penilaian orang luar terhadap neng marwah, yang pasti dimata ibu,neng adalah anak perempuan manis yang selalu manis dan akan slalu menjadi manis buat ibu. Anak perempuan ibu yang solehah dan sangat cantik. Neng tahu mengapa neng ibu namakan Marwah Khumaira ???.. yah nama itu bukan nama yang diambil dari judul sinetron ( jujur sinetron safa marwah muncul setelah neng marwah lahir lhoo.. hihihi ). Mari kembali ke arti nama MARWAH KHUMAIRA FIRMANSYAH...Marwah adalah nama bukit tempat untuk sa'i di Mekkah,ibu tertarik sekali dengan nama Marwah hanya karena itu nama bukit di Mekah? hmmm tentu saja bukan itu saja siiih, ada hal kecil lain yang jadi pertimbangan ibu untuk memberikanmu nama Marwah. Gini ya ceritanya ketika ibu hamil neng 3 bulanan deh kurang lebih,saat itu ibu masih bekerja menjadi kasir di salah satu salon di Bandung, ibu pernah kedatangan seorang gadis cantik , hidung mancung dan cantik,saat itu dia memakai baju seragam SMA dan ketika ibu menanyakan nama ,gadis cantik itu bilang namanya "MARWAH". Tiba2 ibu kefikiran deh buat kasi nama jabang bayi yang ada diperut ibu ini dengan nama MARWAH juga.Dengan harapan kelak anak ibu bisa secantik gadis tadi. aamiin dan alhamdulillah bahkan anak ibu jauh lebih cantik dari gadis itu.Dan nama Khumaira dipilih karena mengandung arti pipi kemerahan , dan itu panggilan sayang nabi Muhammad terhadap istrinya, dan benar saja sekarang saja pipinya neng Marwah sering kemerah2an, hihihi. Dan nama terakhir FIRMANSYAH adalah nama panjang dari ayah. Biar tahu aja kalau neng itu anaknya ayah IMAN FIRMANSYAH. Gapapa dh nama ibu ga ikutan. 
  
USIA 2 HARI , rambutnya banyak
Lucu kan Neng Marwah waktu kecil??? lahir dengan berat 2.9KG dengan PB 50 cm dan ditolong oleh bidan Tini yang dekat jalan cikaso itu lho, Neng tau kan tempatnya? itu yang kita suka beli nasgor kalau malam2...( Tau deh pasti )..
  
lucunyaaa
Liatkan foto diatas??? Lho kenapa ya itu idungnya mancung? hihihi nah ibu jg ga tau kenapa difoto itu Neng nampak mancung??? Hihihi namun ga usah sedih, hidung pesek lebih cantik koq :) 
ini siapa bu? yaa ini Neng juga lah

lho koq fotonya nampak item yah? Itu memang neng nya masih item :P .. waktu foto yang ini , neng lebih mirip bapak deh ( kakek ) , coba neng liat yaaa,,mirip bapak kaaan??
wah wah anak cantik lagi ngapain???? mata hitamnya besar sekali yah... cantiik sekali anak ibu ini.



Cerita tentang nama dan sedikit masa kecilnya udah dulu yaah,, ibu nya mau istirahat dulu, pegal nih tangan ... sampai keteemu di tulisan ibu selanjutnya cantik...



Ibu sayang Neng,,,

@Tyanlicious

Saturday, 12 October 2013

Akaan kulindungi anakku selalu :)
Sepulang kerja hari jumat langsung kekampus untuk memberikan tugas kepada dosen, langsung saja aku berlaju ke rumah mamah untuk menjemput Marwah ( Karena aku dan suami bekerja,jadi Marwah dititip dirumah mamah ). Sekitar jam 6kurang aku sampai rumah mamah , biasanya mamah ikut serta mengantar Marwah pulang kerumah ku, namun hari itu aku hanya dengan marwah saja pulang dari rumah mamah dengan menggunakan motor. Hihihi seneng banget Marwah pulang bareng ibunya ( secara jarang banget dibolehin pulang hanya dengan ibu,apalagi pakai motor ). 

Sepanjang jalan kita bernyanyi ceria, mulai dari cicak - cicak , you're my sunshine sampai lagu tegar ( memang kebiasaan saya ketika berada diperjalanan selalu menyanyi atau bershalawat dngan Marwah, dilakukan agar Marwah tidak bosen dengan perjalanan). Sampai Griya kiaracondong mulai terasa hujan, kami pun menepi dan mencari jas hujan , pas jok bagasi saya buka waduuuh gawat sekaliii tidak saya temukan jas hujan. Hujan semakin besar dan malam kian laruut ( halah lebay bahasanya ), lirik sana lirik sini ga ada yang jualan jas hujan, hmmm akhirnya aku gunakan keresek bekas makanan yang nyempil dimotor, kepalanya Marwah aku tutupin pakai keresek dan jaketku aku pakaikan,, pluuuus dia aku suruh duduk dibwah ( pakai motor scoopy jadi bisa duduk anakku dibawahnya).. Bismillah aku menundukkan badan sambil mengendarai motor berniat melindungi marwah supaya dibawah tidak kehujanan, orang2 melihat heran mungkin kenapa aku bungkuk2 gitu bawa motor,,hihih tapi itulah usaha seorang ibu melindungi anaknya. Dalam keadaan apapun ingin selalu melindungi anaknya, dan alhamdulillah pas sampai rumah Marwah ga kebasahan sama sekali ,,, ajaib sekali padahal hujan deras, aku aja basah kuyup. Mungkin inilah ajaibnya kasih sayang ibu terhadap anak.


Marwah anakku,,betapa ibu sangat mencintaimu,dengan segala apa yang ibu bisa lakukan untukmu, ibu akan melakukannya untukmu, meskipun bukan materi yang bisa ibu berikan, meskipun  bukan mainan bagus yang bisa ibu berikan namun semua yang terbaik untukmu akan ibu berikan...

Ibu sayang Neng Awah,,,,,


Love,

Ibu 

Friday, 11 October 2013

Dialah anakku " MARWAH KHUMAIRA "
Assalamualaikum...

Senang rasanya melihat pertumbuhan Marwah dari hari ke hari. Buat saya marwah sangat membanggakan , yaah walaupun dengan tingkahnya yang selalu diluar kontrol seorang wanita ( hehe Marwah tidak kemayu, tidak kalem ). Marwah itu typical anak perempuan yang tomboy lho. Memang rambutnya panjang yang bener2 perempuan banget, namun kelakuan dia yang selengeean ( bener ga nulisnya?).. yang kadang membuat aku suka takut gitu deh,, yaa kan anakku itu perempuan ya bersikaplah seperti perempuan nak, namun mungkin pembawaan Marwah yang riweh dan selalu aktif dimanapun beraada itu yang kadang membuat aku gemes. Gemes kalau melihat dia berjalan,berlari dan selaluuuu nubruk sana , nubruk sini. Tak jarang sesuatu yang didekat dia menjadi korban senggolannya atau tendangannya. Maka dari itu selalu galau nih ibu ketika menitipkan Marwah di rumah saudara karena ya itu dia, Marwah kan anaknya aktif alias ga bisa diem, jadi takut aja dia nyenggol apa gitu. Marwah terlihat semakin aktif diusia 3 tahun, semua hal yang belum pernah dia lihat sebelumnya dia pasti penasaran banget deh,dan akan mencoba sampai dia tau bagaimana dan seperti apa itu. Hmmm memang begitulah anakku Marwah Khumaira yang biasa dipanggil Neng Awah kelakuannya memang diluar kebiasaan anak perempuan. Kadang aku sedih juga sih, namun itulah anakku,bagaimanapun anakku aku tetap bangga padanya.
lebih senang bermain dengan anak lelaki
gayanya selalu nyeleneh nih anak cantik


Anak adalah sesosok mahluk kecil yang sangat membanggakan bagi orang tuanya, begitupun dengan kehadiran Marwah, bagi kami kehadiran mahluk manis di rumah kami adalah anugerah yang paling terindah yang pernah kami rasakan. Kadang banyak sekali orang tua yang selalu mencibirkan anak dan tak jarang pula orang tua yang selalu membandingkan anak. ( Heloooo anak itu buat disaayangi bukan untuk dibuat perbandingan lho...). Apapun adanya dan bagaimana pun anak kita , hargailah semua nya, berikan yang terbaik untuk anak. Yah itu kami terapkan pada Marwah, memang saya bukan berasal dari keluarga yang memiliki uang lebih untuk memanjakan anak, namun saya pribadi setiap Marwah memiliki prestasi ( entah itu bisa melakukan sesuatu, dll ) saya selalu memberikan pujian dan hadiah untuk Marwah, walau memang hadiahnya tidak mewah dan tidak mahal, namun artinya akan selalu tertanam dihati Marwah,karena kami sebagai orang tuanya sangat menghargai semua usahanya dia,sekalipun usahanya dia itu tidak ada artinya dimata orang lain,namun bagi kami sebagai orang tuanya , Marwah adalah segalanya, anak hebat yang cerdas.
ada sajaa tingkah lucunya , dimanapun itu

Saya inginkan sekali kalau Marwah bisa tumbuh menjadi anak perempuan manis,cantik,solehah dan cerdas. Meskipun sekarang Marwah masih bsersikap tomboy dan cuek pluuuuuus ga bisa diiieeeeem sekaleee namun pasti saya yakin seiringnya waktu berjalan,dia akan menjadi wanita yang cerdas dan solehah :) aamiin...
sisi solehahnya sangat terlihat sekali


Marwah.. ibu sayang sekali sama Marwah..jadilah anak solehah ya nak..:)



@tyanlicious

Thursday, 3 October 2013

Thursday, October 03, 2013

UNTUK MARWAHKU

by
UNTUK MARWAHKU

Untukmu buah hatiku,,,
Kelamnya malam tak mampu luputkan bintang
Seperti mentari yg selalu bersinar terang
Akulah muara kasihmu yg selalu gemilang
Yg akan kau jadikan cahaya hidup mu yg cemerlang
Marwahku,,,,
Betapa aku sangat menyayangimu
Dalam pelukanku kau akan terlindungi
Dalam dekapanku kau akan kusayangi
Marwahku,,,
Meski badai datang menerjang
Kau akan tetap ku pegang
Takkan pernah kulepas walau nyawa ini kuregang
Marwahku,,,
Jika nanti saat kau dewasa
Ingatlah selalu nasihat dan agamamu
Karena disana penuh cinta
Marwahku,,,
Jika nanti aku tak mampu memegangmu lagi
Selalu pegang aku dalam hatimu
Karena aku akan selalu memegangmu
Dalam hati yg penuh kasih
Marwahku,,,
Jika nanti aku pergi menghadapNya
Ingatlah bahwa aku selalu mencinta
Ingatlah bahwa aku ibumu yg selalu ada
Selalu ada untuk mu marwahku

Wednesday, 2 October 2013

Wednesday, October 02, 2013

Marwah anakku yang sholehah

by
Marwah anakku yang sholehah
Semakin anak besar , maka semakin besar pula tanggung jawab kita sebagai orang tua , terlebih lagi sebagai seorang ibu yang merupakan sekolah pertama untuk anak. Marwah juga sekarang semakin bertambah besar dan semakin banyak nanya. Semua yang dia lihat dan dia rasa dia tanyakan sebab dan akibatnya,salah jawab akan memberikan penerapan pernyataan yang salah juga terhadap pemikiran anak seusia Marwah,maka dari itu aku selalu cari , baca dan gali semua informasi tentang menghadapi pertanyaan dan memberikan pernyataan yang tepat untuk Marwah. 

Sebagai orang tua , terlebih saya berperan sebagai ibu,sangat berat sekali, karena menurut beberapa artikel yang saya baca tentang penerapan kedisiplinan terhadap anak atau penerapan aturan terhadap anak adalah dengan menjadi contoh untuk anak itu,bukan menjadi motivator saja, figur ibu adalah tokoh yang sangat anak kagumi dan otomatis aakan menjadi contoh untuk anak, so aku harus memperbaiki diri terlebih dahulu sebelum aku meminta Marwah menjadi apa yang aku inginkan. Ya aku rasa ini adil ... 
Tidak ada satu orang manusia pun yang tidak butuh sosialisasi,termasuk anak, anak sudah menjadi mahluk sosial ketika dia memasuki dunia sekolah. Berbagai macam karakter anak lain akan mempengaruhi perkembangan anak secara tidak langsung.Disekolah anak bertemu denga teman -temannya yang berasal dari kalangan dan keluarga yang berbeda - beda dan otomatis perilaku mereka pun berbeda - beda. Nah disinilah tanggung jawab kita sebagai orang tua untuk menjelaskan dengan penuh penjelasan yang dapat anak fahami. Berat memang, namun memberikan penjelasan secara dini terhadap anak adalah salah satu jalan untuk membentuk karakter baik terhadap anak, bukan berarti kita membeda2 kan status sosial. Pernah saya memberikan pengertian terhadap Marwah disaat Marwah meminta , " Bu,aku ingin dibelikan mainan seperti temanku, mainannya bagus lho.", Marwah meminta itu karena dia melihat temannya memiliki mainan, mainannya lumayan mahal dan belum saatnya anak seusia marwah memainkan mainan itu dan saya pun memberikan penjelasan , "Jika,Marwah inginkan mainan itu sebaiknya banyak berdoa dan berikhtiar,maksud ibu Marwah harus banyak belajar supaya pintar dan dikasi hadiah sama ayah dan ibu,gimana?". MArwah pun faham dan mulai sekarang dia ga pernah lagi meminta apa yang dia lihat secara ekstrim. Alhamdulillah Marwah typical anak yang mudah diberi saran atau nasihat,dia tidak pernah meminta sesuatu dengan jerit2 atau nangis2 seperti kebanyakan anak lainnya,,
Wednesday, October 02, 2013

PERALIHAN SUSU

by
PERALIHAN SUSU
Marwah sudah berusia 5 tahun lebih 3 bulan , dan dia sangat suka sekali minum susu apalagi susu yang selama ini dikonsumsi merupakan susu kesukaannya dan dia selalu menolak ketika ditawari berganti susu. Dikarenakan susu yang dia konsumsi cukup lumayan harga nya dan lagi Marwah minum dengan banyaknya,sampai 1 kaleng ukuran 900 gram bisa dia habiskan dalam 3 -4 hari saja bahkan pernah hanya 2 hari :( Hmmm semua minuman dan makanan yang akan dikonsumsi harus dibubuhi susu itu, apa tidak cekak dompet saya?... Saya mulai browsing tentang pengalihan susu anak, dikarenakan usia Marwah yang sudah 5 tahun dan juga dia doyan makan jadi ga apa lah saya ganti susunya dengan yang ekonomis, fikir saya sebenernya susu ga harus mahal namun cocok untuk anak. Berhubung susu dari produk WYE*H yang selama ini dia konsumsi cocok sekali namun tidak begitu cocok dengan keuangan kami saat ini,akhirnya saya menutup mata dan beralihkan pada susu yang lebih ekonomis namun masih bisa menghandle kebutuhan nutrisi Marwah.

Pertama usaha saya adalah saya ajak Marwah berjalan meyusuri lorong produk susu, dan hanya satu pilihan dia yaitu susu yang biasanya dia konsumsi, aku sudah coba alihkan beberapa kali pandangannya namun ia tetap bersikeras pada pilihannya,dan akhirnya usaha saya ini tanpa hasil, pulang dengan tetap membawa susu yang biasanya, dan rencana hemat gagal lagi.. haha


Usaha kedua saya , setiap ada tayangan televisi tentang susu yang rencananya mau saya jadikan susu yang bisa Marwah konsumsi saya selalu menginformasikan kalau dengan minum susu itu akan jadi artis dan movie star,,hmmm dengan gampangnya dia jawab "Engga bu,Aku ga mau jdi artis",,jleeeeb mateeee rasa deeh langsung,dengan jawaban simplenya Marwah. Namun tekad saya tetep bulet deh buat menghijrahkan susu marwah ini,semua review aku baca tentang susu, dan ternyata Marwah ga suka dengan rasa yang manis pada susunya,jadi aku cari deh susu yang ekonomis dibawah harga susu yang biasa Marwah pakai namun dengan kualitas kandungan yang hampir sama ,,nah finally aku nemuin deh susu yang harga ga terlalu mahal namun bisa memberikan nutrisi yang cukup buat anakku, akhirnya aku beli BEB***C deh ,,, Dan karena saya merupakan orang yang pertaama nyoba susu itu , ditanya2 deh sama SPG nya dan SPG nya kasi saya cendera mata berupa tas piano yang lucu. Sesampainya dirumah saya berikan tas piano itu sama Marwah dan taraaaaa Marwah senang dan dia bilang aku mau ganti susu koq bu.. yihaaa bahagiaaaaaaaa banget deh rasanya ,, semoga saja MArwah mau tetap minum susu barunya yaaaa,,,,