Post Top Ad

Monday, 6 October 2014

Monday, October 06, 2014

Puisi Untuk Anakku



Untukmu buah hatiku„,
Kelamnya malam tak mampu luputkan bintang
Seperti mentari yg selalu bersinar terang
Akulah muara kasihmu yg selalu gemilang
Yg akan kau jadikan cahaya hidup mu yg cemerlang

Marwahku„„
Betapa aku sangat menyayangimu
Dalam pelukanku kau akan terlindungi
Dalam dekapanku kau akan kusayangi

Marwahku„,
Meski badai datang menerjang
Kau akan tetap ku pegang

Friday, 3 October 2014

Friday, October 03, 2014

My quality time with her

Ibu bisa lihat saat Marwah berbaris seperti ini
Sehari kemarin saya cuti, jadi seharian bisa dirumah. Mandiin Marwah, suapin sarapan Marwah, anterin Marwah sekolah sampe dia masuk kelas kan biasanya cuman anter aja langsung pergi kantor, nah kemarin sempet liat dia berderet dalam barisan. Pulang kerumah masak, beres - beres, ah full mom aja deh seharian kemarin. Begitu liat jam 11 langsung deh bergegas jemput dulu Marwah, nemenin dia berlari - lari dulu di lapangan sekolah sebelum menyerah untuk pulang. Dan ini adalah momen yang sangat jarang sekali, dan Marwah menikmatinya. 

Cuti kemarin, saya bener - bener full seharian mendampingi Marwah, dari potong rambut sampai shopping ke toga mas, yang shoppingnya si anak kecil ini. Padahal kan ibu juga pengen banget lho shopping buku. Tapi engga bisa karena tangan ibu digandeng terus sama Marwah untuk selalu ada didekatnya yang sibuk mencari buku yang ia suka. Ah baiklah ibu turutin saja ya. 

Wednesday, 1 October 2014

Wednesday, October 01, 2014

Waktu untuk anak

Berapa banyak waktu yang harus diberikan untuk anak? 

Tidak semua orang tua, terutama ibu bisa mendampingi 24 jam sehari, 7 hari seminggu secara terus menerus. Apalagi jika orang tuanya seperti saya, ibu bekerja. Saya hanya bisa bertemu dengan anak pagi sebelum dia sekolah dan sore selepas saya pulang kantor. Jadi kalau dihitung secara matematika memang waktu yang saya miliki sangatlah sedikit, hiks. 
Foto by IBU 

Inti masalahnya adalah para orang tua bekerja, menjudge dirinya tidak bisa memenuhi kebutuhan anak hanya dengan alasan, tidak memiliki banyak waktu. Meskipun anak lebih mengartikan waktu sebagai ungkapan rasa cinta kita terhadap mereka. Banyak waktu yang kita miliki berarti kita sayang anak, namun bukan berarti keterbatasan waktu yang dimiliki dengan mudahnya menjudge tidak menyayangi anak.