February 2015 - Cerita Ibu - Parenting Blogger Indonesia

Monday, 16 February 2015

Monday, February 16, 2015

stimulasi afeksi

by
stimulasi afeksi
Pada postingan sebelumnya dan sebelumnya, ibu sudah menceritakan tentang stimulasi beserta jenis - jenisnya disetiap postingan. Dan sekarang ada satu lagi jenis stimulasi yang wajib dikembangkan juga demi kecerdasan interpersonal ataupun kecerdasan intrapersonal anak balita maupun anak usia antara 6  - 12 tahun. 



Reward yang saya berikan ketika Marwah bisa melakukan hal baik kala itu saya mengajaknya ke taman bermain


Manfaat dari stimulasi afeksi adalah untuk mengembangkan rasa percaya diri, memupuk kemandirian, mengetahui serta menjalankan aturan, memahami orang lain juga mau berbagi.

Banyak cara yang bisa dilakukan untuk memberikan stimulasi afeksi, adalah dengan cara sebagai berikut : 


  1. Biasanya saya membiarkan Marwah untuk melakukan apa yang bisa ia lakukan sendiri, tentunya dengan pengawasan dari orang tua.
Bye - Bye Dot

Marwah, sedari kecil memang sudah terbiasa minum susu didot. Dulu air susu ibu memang tidak keluar banyak, makanya ibu memberikan sufor untuk Marwah. Begitu Marwah lahir, air susu ibu tidak langsung keluar sedangkan Marwah udah nangis jejeritan pengen mimi susu dan akhirnya ibu dengan berat hati memberikan sufor. Dengan harapan sih air susu akan deras nantinya. Usaha ibu pun berhasil, air susu ibu lumayan banyak dihari ke - 4 Marwah lahir, namun sayangnya asi ibu hanya bertahan sampai Marwah berusia 40 hari, hiks. Semua cara sudah ibu lakukan namun hasilnya nihil, dan ibu harus merelakan Marwah mengkonsumsi sufor. 

Semenjak itu, Marwah ketagihan minum sufor dengan menggunakan dot dan sampai sekarang juga masih ketagihan minum susu menggunakan dot. Peralihan susu pun sering dilakukan, sesuai dengan permintaan Marwah. Jadi semenjak Marwah berusia 5 tahun, ibu membebaskan Marwah untuk memilih susu apa yang ia mau, asalkan ia mau minumnya dengan menggunakan gelas, tapi semua usaha sia - sia juga, karena susu nya berganti dan dot pun tak tergantikan.