April 2017 - Cerita Ibu - Parenting Blogger Indonesia

Thursday, 27 April 2017

Renang Gaya Bebas
Gak kerasa Neng udah les renang 3 bulan, 12 kali pertemuan. Neng antusias sekali mengikuti les renangnya, mungkin karena gurunya baik dan telaten menghadapi neng yang kadang eh sering protes sama bu gurunya. Neng suka protes kalau diajak berenang ke tempat yang dalam, katanya perutnya suka mual, emang deh Neng suka pinter beralasan.


Di pertemuan ke – 10 apa ke – 11 ya ibu lupa, neng sudah mulai masuk ke gaya bebas. Berarti neng belajar gaya katak hamper 10 pertemuan ya, cukup lama. Kenapa lama? Karena Neng selalu kesulitan pada nafas, nafasnya pendek. Tapi jika terus rutin berenang nanti juga nafasnya stabil kok, ibu mah suka seneng kalau ibu guru les renang Neng selalu bilang gitu.

Renang gaya bebas

Neng sepertinya lebih seneng berenang dengan gaya bebas, padahal yang ibu lihat gaya bebas ini rasanya lebih riweh deh, kaki dan tangan harus sinkron dan pastinya lebih capek. Tapi lain cerita dengan Neng, menurutnya gaya bebas sangat disukainya. Neng bilang dengan gaya bebas dia bisa lebih cepet berenang dibandingkan gaya katak.
Renang dengan gaya bebas ini ternyata memiliki manfaat untuk tubuh neng loh. Renang dengan gaya bebas ini kan menggerakkan hampir semua otot dan dilakukan secara terus – terusan.
Renang gaya bebas ini juga bisa menambah tinggi badan. Wah cocok banget dong ya, ibu kan pengen neng tinggi. Gerakannya sangat dinamis dan membuat tubuh ketarik ke depan dan ke belakang plus kaki yang terus bergerak.
Renang gaya bebas juga melatih otot. Tadi ibu sudah bilang bahwa gerakan renang gaya bebas ini dinamis dan membuat seluruh otot, seperti otot bahu, kaki dan juga perut bergerak dan terlatih. Jadi melatih otot dan meminimalisasikan terjadinya kram atau kejang otot. 
Gaya renang bebas ini juga mampu melatih daya tahan tubuh. Akan sukar merasa kelelahan, karena kan latihan gaya bebas ini gerakannya dinamis dan dilakukan secara terus menerus jadi perlahan mempengaruhi daya tahan tubuhnya juga. 
Memperkuat pernapasan. Renang gaya bebas memerlukan pengaturan napas yang baik, dilatih untuk mengambil dan juga menahan napas agar tidak kehabisan napas. Dengan begitu neng akan terbiasa dong mengatur napas ya dan secara enggak langsung ini juga membuat pernapasan neng menjadi lebih kuat. 

Dan masih banyak manfaat lainnya. Kalau buat ibu sih yang penting neng nya enjoy dan senang maka les berenang akan terus berlangsung. Semoga neng cepet bisa gaya renang yang lainnya ya, aamiin. 


Tuesday, 25 April 2017

Kembangkan Potensi Si Kinestetik
"Anaknya lincah amat ya, gak mau diem"

"Marwah ga bisa diem, lincah ya. Gak ada capeknya" 


Dan pernyataan lainnya. 

Ya, berbagai pernyataan yang bilang kalau Marwah lincah dan nyaris gak mau diam sering ibu terima. Ibu sih senyumin aja, eh tapi kadang kalau ibu lagi capek dan bete, ya ibu juga suka sensi. Apalagi kalau ada yang bilang neng itu nakal karena ga mau diem, huh sebel banget. 


Neng emang tipe anak yang spontan jika melakukan sesuatu, lincah dan memang ga mau diem. Neng itu masuk ke dalam tipe anak kinestetik. Kan tipe belajar untuk anak itu ada beberapa tipe, diantaranya tipe belajar kinestetik. Jadi anak saya neng Marwah itu adalah anak yang wajib terlibat langsung supaya dia mengerti dan paham akan sesuatu


Sejak kecil, neng emang tipe yang serba ingin tau. Jika neng melihat sesuatu dia langsung ingin terlibat langsung, ya memang begitulah cara belajarnya. jadinya kayak orang kepo an. Kadang banyak loh yang memberikan label pada neng, kalau neng itu anak yang aktif bahkan ada juga yang melabeli neng hyperaktif. Hmmm sesungguhnya mereka tidak atau belum paham dan suka asal melabeli anak. 


Ibu bisa bilang kalau neng masuk kedalam kategori anak dengan tipe belajar kinestetik itu karena setelah diamati dengan seksama dari tahun ke tahun, benar bahwa neng itu ada indikasi gaya belajar kinestetik. 



Anak yang memiliki tipe belajar kinestetik itu pada umumnya selalu ingin memnyentuh, merasakan dan juga menanganinya. Neng selalu ingin mencoba langsung ketika melihat sesuatu, ga suka jika hanya diijinkan melihat saja. Gerakan tubuh neng juga lebih banyak, gak mau diem sih emang iya. Neng menunjukkan apapun sampai perasaannya pun dengan perbuatan daripada memberitahukan dengan kata - kata. 

Seperti yang ibu bilang tadi, bahwa banyak yang bilang neng itu hyperaktif, padahal mah kan engga ya. Anak - anak kinestetik itu hanya butuh menyelesaikan aktivitasnya demi mendapatkan kembali fokus mereka. Jadi, ibu lah yang harus membantu neng untuk belajar, ya bagi semua ibu apapun tipe belajar anak ya harus ikut membantu. 

Dan marilah kita bersama - sama membantu anak kita belajar, apapun tipe belajar anak. Yang penting menurut saya dukungan dari orang tua, itu yang utama. 

Inilah hal yang harus dilakukan untuk membantu anak belajar, dengan tipe belajar anak kinestetik. 


Pernah, Marwah pas TK ikutan drama di sekolahnya, dan ternyata mengikutkan anak kinestetik dalam drama di sekolah itu bagus dan hal yang sangat menyenangkan untuk anak. 

Marwah juga senang belajar di alam terbuka, seperti tadabur alam atau kegiatan lainnya yang berkaitan dengan alam terbuka anak kinestetik pasti suka. 

Saya pernah diberitahu sama temen yang psikolog, katanya anak kinestetik itu bagusnya disuruh membuat semacam diary, untuk mengungkapkan isi hatinya, bisa juga membuat diagram atau model. Sejauh ini saya baru mengajarkan neng untuk menulis di diary, next coba ah untuk membuat diagram atau model. 

Memasukkan ke sekolah yang memiliki aktivitas eskul yang sifat fisiknya banyak. Saya sih memasukkan Marwah les renang dan les menari, itu juga kan membutuhkan olah fisik ya. Let see ya Marwah yang ingin les memanah dan badminton, siapa tau nanti kelas 3 dia bisa ikut les itu. 

Dan memang, sebagai orang tua kita harus berhubungan baik juga dengan guru. Harapan saya sih, supaya Marwah menjadi anak yang bisa lebih baik dari hari ke hari, aamiin. 




Thursday, 13 April 2017

Tips Bersepeda ke Gunung Agar Lebih Aman

Salah satu jenis olahraga yang paling digemari oleh masyarakat adalah olahraga yang berhubungan dengan hobby. Artinya mereka tidak hanya bisa sehat saja, melainkan juga dengan senang hati akan melakukannya setiap waktu luang. Sebut saja diantaranya adalah bersepeda. Dibandingkan dengan berlari bersepeda ini memberikan banyak sekali nilai lebih, salah satunya Anda bisa menjelajah lokasi yang lebih jauh dengan cepat. Namun perhatikan juga tips bersepeda untuk menghindari terjadinya cidera.



Orang-orang yang sudah masuk dalam komunitas bersepeda seperti yang pernah di bahas oleh sepeda.biz terkadang bahkan tidak hanya senang mengayuh di daerah sekitar saja, melainkan juga melakukan touring, mengunjungi sebuah kawan tertentu, seperti pegunungan. Meskipun jauh dan memakan banyak tenaga, agaknya banyak pengalaman baru yang bisa Anda dapatkan dari sini. Agar aktifitas berkendara jarak jauh seperti touring ini bisa jadi kian lancar dan menyenangkan, maka berikut ini ada beberapa hal yang setidaknya harus Anda persiapkan, diantaranya adalah:

  1. Mengisi tenaga dengan makan terlebih dahulu, jenis makanan yang dikonsumsi hendaknya juga tergolong sebagai menu yang seimbang, jangan meninggalkan karbohidrat meskipun Anda tengah berdiet, karena inilah sumber tenaga utama. Namun pastikan makan juga dilakukan 2 atau 1 jam sebelumnya, sehingga nantinya perut tidak sakit ketika digunakan dalam mengayuh sepeda nantinya.
  2. Latihan terlebih dahulu, setidaknya satu bulan sebelumnya Anda harus sering-sering mengendarai sepeda, sehingga jika digunakan untuk mengayuh pada jarak jauh kaki juga tidak akan mudah lekat. Sangat penting juga melakukan pemanasan sebelum bersepeda. Hal ini membantu dalam mengurangi resiko cidera yang mungkin saja terjadi.
  3. Minum dalam jumlah yang cukup, mengisi cairan tubuh agaknya sangat penting, penting karena aktivitas bersepeda ini sangat rentan menyebabkan dehidrasi, namun juga pertimbangkan jenis yang dikonsumsi, hindari mengkonsumsi teh atau kopi, lebih dianjurkan air putih, karena tidak akan menyebabkan Anda menjadi sering buang air kecil selama perjalanan nantinya.
  4. Persiapkan perbekalan, agaknya selama perjalanan nanti Anda juga harus membawa beberapa hal, selain untuk kenyamanan dalam berkendara juga membantu untuk lebih berhemat karena tidak terlalu sering membeli. Diantaranya adalah dengan membawa minum, makan, kemudian juga handuk bersih dan juga obat-obatan, untuk aktivitas berkendara yang cukup lama hal ini terbilang sangat penting.
  5. Pastikan untuk melihat cuaca terlebih dahulu, karena berkendara di area-arena tertentu semacam gunung cuaca nya tidak bisa diprediksi, terkadang cerah, namun tiba0tiba bisa langsung turun hujan.
  6. Pastikan bahwa kendaraan atau sepeda yang digunakan tersebut berada dalam performa terbaiknya, yaitu ban terisi dengan angin yang cukup, kemudian juga rem berfungsi secara baik untuk menghindari sesuatu yang mungkin saja terjadi.



Tips bersepeda ini agaknya selalu Anda aplikasikan, baik untuk sekedar olahraga atau bahkan touring ke tempat yang jauh.