Anak Adalah Titipan Allah swt, Berikan Anak Pendidikan Yang Terbaik - Cerita Ibu - Parenting Blogger Indonesia

Wednesday, 21 March 2018

Anak Adalah Titipan Allah swt, Berikan Anak Pendidikan Yang Terbaik

Assalamualaikum, 

Anak Adalah Titipan Allah swt, Berikan Anak Pendidikan Yang Terbaik . 

Anak adalah salah satu anugerah terindah bagi para orang tua, setuju? 

Buat saya pribadi, anak itu laksana obat lelah, obat sedih. Pokoknya jika saya sedang merasa penat, pusing, lelah, capek dan emosi itu kalau pulang ke rumah dan liat wajah anak, langsung hilang semua rasa penat dan kawan - kawannya itu, seketika hilang entah kemana. Bahkan Allah Swt menegaskan dalam Al-Quran di Surat Al - Kahfi ayat 46, tentang " Harta dan anak - anak adalah perhiasan kehidupan dunia" . Jadi anak adalah perhiasan dunia paling indah, setuju dong ? 


Pernah mendengar istilah "ANAKKU BUKAN ANAKKU" ? 

Ya, anak adalah titipan Allah Swt. Kebayang kan kalau yang namanya titipan? Amanah? Harus dijaga dengan sebaik - baiknya. Apalagi titipannya amat sangat berharga, berarti kita yang sudah memiliki anak itu adalah orang terhormat yang dititipkan harta berharga oleh Allah Swt, aamiin Yaa Rabb. 

Saya masih ingat dulu ketika saya baru melahirkan, 9 tahun lebih yang lalu ketika neng Marwah masih bayi yang masih sangat lemah, saya berikan ASI dan rawat dengan penuh kasih dan sayang. Bayi yang dianugerahkan Allah Swt pada orang tuanya itu masih suci, masih lemah, masih belum ada goresan apapun, masih polos. Perlahan waktu berlalu, saya sebagai orang tuanya yang harus perlahan juga menemani anak bertumbuh, menjadikannya anak solehah dan yang memiliki kepribadian yang baik, perilaku yang baik juga.

Ada yang pernah mendengar " Setiap bayi yang lahir dalam keadaan fitrah, orang tuanya lah yang akan menjadikannya Yahudi, Nasrani atau Majusi". HR. Bukhari & Muslim . 

Dari situlah saya belajar, bahwa masa keemasan anak sangat tidak boleh disia - siakan. Kesolehan anak itu engga gratis loh, engga sekonyong - konyong tiba - tiba datang dari langit, namun adalah tugas saya sebagai orang tua. Sebagai orangtua, saya merasa harus terus belajar dan berusaha mendidik anak dengan ilmu dan kebaikan. Karena saya merasa saya bukanlah ibu profesional, bukanlah ibu yang sempurna.

Bahkan sampai sekarang usia neng Marwah sudah mau 10 tahun, saya masih saja belum sempurna sebagai ibu, saya masih saja belum profesional sebagai ibu. Saya terus belajar dan terus belajar untuk menemaninya bertumbuh.

Pendidikan anak itu adalah amanah yang berat. Ini menurut saya sih, karena saya merasa memiliki tanggung jawab pada anak itu bukan sekedar anak harus kenyang, bukan sekedar anak harus sehat, bukan sekedar beliin mainan anak. Namun saya memiliki tanggung jawab untuk memberikan pendidikan terbaik, paling baik diantara yang baik, dan saya wajib menyelamatkan anak saya dari azab Allah SWT.

Temen - temen ada yang tau bahwa kita sebagai orang tua ini kelak akan dimintai pertanggungjawaban atas anak - anak kita?

Yah, bahkan ada hadist yang menyebutkan :
Setiap kalian adalah pemimpin dan semua akan ditanya tentang bawahannya … Lelaki adalah pemimpin bagi keluarganya, dan dia akan ditanya tentang mereka. Wanita merupakan penanggung jawab di rumah suaminya serta bagi anaknya, dan dia akan ditanya tentang mereka.” (HR. Bukhari dan Muslim).
Tugas dan kewajiban orang tua itu bukanlah sesuatu yang ringan ya? 

Ujian dalam mendidik anak pasti muncul dan terus muncul silih berganti. Pernah merasakan bosan? pernah. Pernah merasakan letih? pasti. Itu semua setan yang terus membakar emosi kita supaya apa coba, supaya kita patah semangat, naudzubillah. Semoga kita semua adalah orang tua yang selalu bersabar dan ikhlas, aamiin. 

Dalam mendidik anak, ada lima perkara yang sangat penting diajarkan pada anak. Ini semacam fondasi untuk anak. 

Ajarkan anak untuk cinta kepada ALLAH SWT dan Rasul Nya
Konsekuensi mencintai Allah Swt dan RasulNya itu adalah mentaatinya dan mengikuti apa yang diajarkan agama serta menjauhi laranganNya, klise banget ya? Tapi memang itulah yang harus ditanamkan sejak dini pada anak, ilmu tauhid.

Ajarkan sunnah dan mendidik anak atas sunnah
Wajib mendidik anak dengan mengajarkan anak sunnah Rasul Saw. Bahkan ini diperintahkan oleh Allah Swt untuk mengikuti sunnah, ada dalam firman Allah Swt dalam surat Al - Hasyr ayat 7 : Apa yang diberikan Rasul kepadamu, maka terimalah. Dan apa yang dilarangnya bagimu, maka tinggalkanlah. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah amat keras hukumannya.” 

Ajarkan anak tentang Shalat 
Masalah ini jelas banget ya dijelaskan dalam QS. Thaahaa ayat 132  
Dan perintahkanlah kepada keluargamu mendirikan shalat dan bersabarlah kamu dalam mengerjakannya. Kami tidak meminta rezki kepadamu, Kamilah yang memberi rezki kepadamu. Dan akibat (yang baik) itu adalah bagi orang yang bertakwa.” 
Ketika anak sudah berusia 7 tahun, wajib sekali orang tua memerintahkan anak untuk mengerjakan shalat. Dan ketika anak menginjak 10 tahun tapi tidak mendirikan shalat boleh untuk memukulnya tapi ini pukulan mendidik, jangan sesekali memukul di kepala atau muka, niat memukul untuk membuatnya mengerti bukan menyakiti. 


Ajarkan ahlak , Al - Quran dan ilmu agama 
Ahlak ini merupakan faktor utama yang mampu menyelamatkan manusia dari jilatan api neraka, berat atau ringan timbangan dipengaruhi ahlak. Seperti sabda Rasul Saw : 
 “Tidak ada suatu amalan pun, yang lebih berat pada timbangan seorang hamba, daripada akhlak yang baik.” (HR. Abu Dawud, Tirmidzi dan selainnya, shahih). 

Ajarkan anak untuk selalu berahlak baik sejak dini supaya anak menjadi biasa. 
Ini salah satu yang membuat saya memasukkan neng Marwah ke sekolah islam. Saya ingin anak saya paham agama dan mencintai Al - quran. Karena Al - quran adalah sebaik - baiknya perkara. Seperti sabda Rasul SAW : 
Sebaik-baik kalian ialah yang belajar al-Quran, dan mengajarkannya.” (HR. Bukhari)
Rasulullah bersabda, 
Barangsiapa menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan mudahkan baginya di antara jalan menuju surga. Sesungguhnya malaikat meletakkan sayapnya sebagai tanda ridho pada penuntut ilmu. Sesungguhnya orang yang berilmu dimintakan ampun oleh setiap penduduk langit dan bumi, sampai pun ikan yang berada dalam air. Sesungguhnya keutamaan orang yang berilmu dibanding ahli ibadah adalah seperti perbandingan bulan di malam badar dari bintang-bintang lainnya. Sesungguhnya ulama adalah pewaris para Nabi. Sesungguhnya Nabi tidaklah mewariskan dinar dan tidak pula dirham. Barangsiapa yang mengambilnya, maka sungguh ia telah mendapatkan keberuntungan yang besar.” (HR. Abu Daud, shahih). 

Semoga anak - anak kita menjadi anak - anak soleh dan solehah dan berahlak mulia serta berakal cerdas, aamiin. 



Wassalam,

Tian Lustiana 




Sumber referensi :

Ceramah ustadz Khalid Basalamah , ceramah ustadz Aam 


22 comments:

  1. Baca ini jadi semacam refleksi diri Teh. Aku juga kadang ngerasa susah bener sih jadi orang tua... Semangat ah, belajar terus!

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mari kita semangat belajar untuk terus menjadi ibu yang mampu memahami anak

      Delete
  2. Ko bacaannya bikin terharu ya tteh, sebagai calon ibu jadi PR banget tapi bahagia juga. Semoga bisa jd ibu yg baik

    ReplyDelete
  3. Subhanallah bener banget, makasih udah ngingetin Teh, harus lebih sabar dan telaten lagi ngurus anak✊

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin yaa Rabb, mudah - mudahan kita diberikan kemudahan yaa

      Delete
  4. Setuju,mendidik anak itu amanah yang paling berat. Anak memang penghias di kehidupan dunia, dan anak adalah amanah dari Allah yang harus kita didik dengan baik.

    ReplyDelete
  5. Iya betul anak ananah kita, mereka terlahir suci kita yg hrs menjaga kesucian fotrahnya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. betul teh, anak adalah amanah yang harus dijaga

      Delete
  6. aamiin....ikut mengaminkan doanya ya nenk Tian

    ReplyDelete
  7. Tiaaaan,
    Makasih untuk tulisannya yang mengingatkan kita kembali yah, emang jadi ibu itu everyday learning banget yah. Setiap hari harus belajar terus :))

    Semoga kita bisa jadi ibu yang baik untuk anak2 kita yah. Salam sayang untuk Marwah :))

    ReplyDelete
    Replies
    1. sama - sama teh Erry, aamiin. Salam kembali untuk Kayla dan Fathir

      Delete
  8. Beruntungnya aku punya keluarga yang bisa ngajarin agama dari kecil. Aku belajar sholat dari umur 3 tahun dan udah punya mukena sendiri. Semoga nanti bisa selalu ngajarin anak-anakku juga sedini mungkin. Aamiin..

    ReplyDelete
  9. Iya bener, mendidik anak itu berat

    ReplyDelete
  10. Makasih udah mengingatkaaaan...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sudah kewajiban kita saling mengingatkan :)

      Delete
  11. Mendidik anak sungguh bukan perkara yg mudah ya, tanggung jawabnya besar sekali. Sampai sekarang aku masih berjuang untuk menjadi ibu yang lebih baik, tidak ada habis-habisnya pelajaran untuk menjadi seorang ibu :)

    ReplyDelete
  12. makasih teh diingatkan kembali ;)

    ReplyDelete

Terimakasih telah berkunjung, berikan komentar yuk. Eh tapi saya mohon jangan masukkan link hidup yah, atau saya delete :)