Post Top Ad

Saturday, 3 November 2018

Saturday, November 03, 2018

4 Tempat Liburan Yang Bikin Happy Anak Selama Liburan Sekolah

Assalamualaikum,

Bukan hanya orang dewasa, anak kecil juga butuh liburan, loh. Dengan aktivitas santai bersama keluarga ini, ikatan antara anggota keluarga akan semakin erat. Ayah dan ibu pun bisa mencurahkan waktu yang berkualitas khusus untuk anak. 

Nah, salah satu daerah yang menawarkan banyak destinasi wisata yang ramah anak adalah Jakarta. Apa saja destinasi tersebut? Berikut ulasannya.

1. Taman Mini Indonesia Indah (TMII)

Jika Anda bingung hendak ke mana membawa si kecil berjalan-jalan tanpa merasa bosan, Taman Mini Indonesia Indah harus masuk dalam daftar prioritas. Dengan luas 150 hektare, bisa dibayangkan berapa banyak wahana yang terdapat di tempat ini. Ada lebih dari 10 taman, museum, dan aneka wahana bermain yang bisa dicoba.


Berlokasi di Ceger, Cipayung, Jakarta Timur, Taman Mini Indonesia Indah sangat mudah dijangkau. Tiket masuknya pun sangat murah meskipun Anda harus membayar lagi untuk setiap wahana yang dicoba. Membawa anak-anak berlibur seharian di tempat ini tentu akan sangat menyenangkan.

2. Museum Layang-layang

Siapa bilang, museum hanya untuk orang dewasa. Anak-anak juga bisa diajari untuk mulai mencintai museum karena ada banyak hal yang bisa dipelajari dari berbagai koleksi yang ada di dalamnya. 

Salah satu museum yang ramah anak adalah Museum Layang-Layang yang terletak di Jl. H. Kamang No. 38, Pondok Labu, Jakarta Selatan. Di museum tersebut, anak-anak bisa mengenal permainan tradisional yang sudah semakin jarang dimainkan.


Ada banyak koleksi layang-layang yang cantik dan penuh seni yang bisa dilihat. Awalnya, ini adalah koleksi si pendiri museum yang semakin hari semakin banyak dan akhirnya dipindahkan ke sebuah museum.

Bukan hanya melihat, anak juga bisa belajar melukis dan membuat layang-layang. Bahkan, di sekitar area gedung ini, ada lokasi bagi para pengunjung untuk bermain layang-layang.

3. Dunia Fantasi (DuFan)

Nama tempat ini sudah sangat populer sebagai tujuan wisata ketika berlibur. Itulah sebabnya, DuFan selalu dipadati pengunjung ketika akhir pekan tiba. Anda bisa mengajak si kecil untuk menikmati keseruan itu. Ada banyak sekali wahana yang tersedia di tempat ini sehingga anak sedikit pun tak akan merasa bosan diajak bermain.


Selain taman bermain, ada pula wahana khusus seperti Atlantis Water Adventure, Ocean Dream Samudera, dan SeaWorld. Wahana-wahana ini tentu sangat menarik bagi si kecil yang pada dasarnya masih sangat ingin tahu pada hal-hal yang terdapat di sekelilingnya.

4. Kidzania Jakarta

Cobalah untuk mengajak anak berkunjung ke Kidzania pada hari libur mereka. Tempat ini sangat menarik karena merupakan miniatur kota yang sebenarnya. Meskipun demikian, semua fasilitasnya sangat lengkap, mulai dari jalan raya, rumah sakit, salon, bioskop, dan sebagainya.


Nah, di tempat-tempat inilah anak akan bermain peran. Ia bisa mencoba pekerjaan seorang petugas pemadam kebakaran atau pekerjaan seorang dokter. Selain seru dan menyenangkan, anak akan belajar banyak hal, terutama soal tanggung jawab.

Objek wisata ramah anak ini beroperasi setiap hari mulai 09.00 WIB. Anda dan si kecil bisa datang langsung ke Pacific Place untuk mencoba menjadi orang dewasa dalam sehari.

Demikian 4 tempat yang cocok Anda kunjungi bersama keluarga. Jika berasal dari luar kota, Anda bisa menginap terlebih dahulu di Jakarta untuk menyiapkan tenaga bermain sepanjang hari esoknya. Pilihan hotel di Jakarta bisa Anda dapatkan di website Airy Rooms. Di sini terdapat banyak alternatif penginapan yang sesuai untuk keluarga.

Kamar yang ditawarkan oleh jaringan hotel terbesar di Indonesia ini memiliki jaminan kualitas. Hal itu terlihat dari berbagai fasilitas yang tersedia, seperti TV layar datar, WiFi, AC, dan sebagainya. Nah, segera rencanakan liburan Anda bersama buah hati tercinta dan jangan lupa jika Anda merasa lelah atau berasal dari luar Jakarta, pesanlah akomodasinya di Airy Rooms.

Pasti neng Marwah bahagia ini diajakin jalan - jalan pas liburan nanti.



Wassalam,


Tian lustiana



Thursday, 1 November 2018

Thursday, November 01, 2018

Manfaat Menulis Untuk Anak

Assalamualaikum, 

Neng Marwah punya blog, hehe. Ya, jadi awalnya dulu tahun 2014 saya memang sudah membuatkan blog untuknya. Dulu saya yang ketik dan dia yang nulis di selembar kertas. Sekarang neng Marwah sudah full nulis sendiri di blog, ya tanda baca masih saya yang bantu rapiin. 



Sebenarnya saya ga langsung ngenalin neng Marwah ke dunia blogging, ini terjadi begitu saja. Mungkin neng sendiri yang suka denger "ibu ada acara blogger" dan ia mulai bertanya - tanya apa itu blogger sampai pas tahun 2014 saat itu neng masih TK B yang tiba - tiba minta dibuatkan blog. Katanya ia pun ingin menjadi seorang blogger, padahal saya yakin neng waktu itu sama sekali belum paham apa itu blogger. Namanya juga anak - anak kan suka gitu, apa saja yang sering ia denger suka tiba - tiba ingin. Padahal ga ngerti maksudnya apa. 

Saya sih dulu mikirnya neng kan suka nulis tuh, dia tuh suka banget cerita apa saja. Terus dia tulis dikertas, katanya dia bikin komik. Diselipin gambar - gambar unik khas dia. Jadi saya rasa kayaknya neng harus saya fasilitasi deh buat nuangin ide - ide dan hasrat menulisnya, maka saya buatin deh nengmarwah.blogspot.com belum saya kasi domain, hehe nanti aja kalau dia udah mau bener - bener serius nulis. 






Nyatanya, nulis untuk anak itu banyak banget manfaatnya yah. Selain menjadi media untuk menyalurkan emosi dan ekspresi diri anak juga anak tuh bisa mulai belajar untuk beropini. Bisa juga melatih kesabaran anak, mengasah komitmen anak juga dan banyak manfaat lainnya. Sama lah seperti menggambar atau melukis, nulis juga bermanfaat melatih kreativitas anak dan bisa menyalurkan serta mengembangkan imajinasi anak. 

Selain itu semua ada lagi loh manfaat menulis untuk anak, diantaranya : 

Menulis bisa meningkatkan intelegensi anak 
Jadi ya ketika anak mulai menulis itu kan tujuannya untuk memperkaya tulisannya nah seiring bertambahnya usia nantinya anak tuh bakalan kepancing buat melakukan riset dan belajar kosa kata baru. Ini terjadi pada neng Marwah, seiring nambah usianya dia udah mulai memperlihatkan bahwa sekarang sudah mulai mau menulis, kemarin saja dia mulai riset ringan. Dia banyak nanya tentang gimana rasanya punya adik, katanya dia mau menulis " Tak punya adik tapi bahagia" gitu katanya, entah sih apa yang ada dalam benak nya, namun saya liat kok neng Marwah sudah banyak nanya, ternyata ia lagi melakukan riset pemirsa, hehe. 


Jadi untuk menyelesaikan satu tulisan tuh anak dituntut untuk berpikir sistematis dan terstruktur kan yah jadi disini nih anak akan terus mengasah intelegensinya. Anak juga menjadi meningkat kemampuan verbalnya dan insya allah ini akan menopang performa akademisnya juga, di sekolah kan ga jauh - jauh dari menulis, ya kan? 


Menulis bisa melatih anak mengeluarkan pendapat secara bijak
Neng Marwah sekarang tuh sudah bener - bener nulis sendiri, langsung ke blog meski proses editting tanda baca masih dibantu ibu. Tapi neng Marwah tuh sekarang udah bisa membentuk kalimat yang pas, yang ngalir secara alami. Neng juga paham bahwa ketika menulis dan dibaca orang lain, tulisan ga bisa ditarik lagi, beda ya sama kalau bicara langsung. Dalam tulisan, anak jadi mulai belajar mengeluarkan pendapatnya dengan bijak.

Dengan menulis anak jadi belajar merangkai kata menjadi kalimat yang baik 
Dulu pas neng baru belajar nulis, awalnya tuh dari satu dua kata. Jadi neng tuh ungkapin perasaannya hanya beberapa kata " Aku lagi bahagia" atau " Tadi aku jatuh, sakit sekali" . Seiring bertambah usianya neng Marwah, kata - kata itu berkembang menjadi sebuah kalimat yang lumayan lah bisa dibaca dengan baik, hehe. Bahkan sekarang neng sudah bisa bikin banyak kalimat loh.

Melatih kesabaran anak dengan menulis
Kalau pas lagi marah, kesal atau sedih pastinya emosinya pun bakalan ga stabil kan? Nah saya biasanya kalau neng lagi marah atau kesal suka saya suruh nulis aja, jadi neng bisa menuangkan kesedihan atau kekesalannya lewat tulisan dan perlahan emosinya bakalan stabil, ini juga bikin anak lebih sabar karena anak kan harus belajar menjabarkan stau persatu isi hatinya.


Dan tentunya masih banyak manfaat lainnya dari menulis. Mudah - mudahan neng Marwah konsisten menulis yah. Meski masih pendek - pendek, gapapa lah ya namanya juga baru belajar hehe. 



Wassalam,


Ibu