Post Top Ad

Friday, 28 December 2018

Friday, December 28, 2018

Curhat Ibu : Tentang Ragam Alat Kontrasepsi

Assalamualaikum, 

Ngomongin masalah kontrasepsi / KB yuk. 
Sebelumnya saya mau nanya nih bu ibu, kalau milih kontrasepsi didiskusiin sama pasangan gak? Atau 100% ibu yang memutuskan?


Kalau saya dulu, pakai kontrasepsi itu didiskusiin dulu sama suami dan ngobrol sama bidan juga, mana yang cocok untuk saya. Karena takutnya kan kalau pakai KB atau kontrasepsi itu cocok - cocok an. Saya alhamdulillah sekarang cocok menggunakan yang IUD, mungkin bu ibu beda ya. Sharing yuk alat kontrasepsi apa yang paling cocok? 

Ada beberapa jenis alat kontrasepsi yang bisa bu ibu pilih nih, diantaranya: 

PIL 
Mana nih suaranya yang menggunakan PIL KB? Dulu saya pernah pakai ini, awal - awal nikah banget saya pakai pil KB ini. Karena cuman mau nunda beberapa bulan saja, hehe. Setelah 3 bulan deh kalau ga salah, akhirnya saya lepas KB dan alhamdulillah ga mesti nunggu lama buat hamil. 

Pil KB ini tuh dikonsumsinya harian, mengandung hormon untuk mengubah cara kerja tubuh dan mencegah kehamilan. Kebanyakannya sih pil KB ini tuh adalah pil kombinasi yang mengandung kombinasi hormon estrogen dan progesteron untuk mencegah pelepasan sel telur selama siklus bulanan atau lebih dikenal dengan ovulasi. Namun bu ibu, ada juga loh pil KB yag hanya mengandung satu jenis hormon saja, hormonnya pun dosis rendah dan aman digunakan oleh busui (ibu menyusui) karena engga bakalan mempengaruhi produksi dan juga kualitas ASI. 

Kelebihan :  PIL KB ini tuh adalah Siklus haid menjadi lebih teratur dan tidak mengganggu aktivitas hubungan seksual. 

Kekurangan : Kalau misalnya bu ibu lupa minum Pil KB ini, risiko hamil lebih besar loh, terus ya kenaikan berat badan juga lumayan, saya sih merasakan lebih sering sakit kepala dan suka mual, area payudara juga agak sering nyeri. 


IUD
Selepas melahirkan, saya menggunakan IUD (intrauterine device), adalah alat kontrasepsi plastik yang bentuknya kayak hurup T, saya nyebutnya cooper T. IUD ini tuh diletakkan dalam rahim , gunanya buat ngehadang sperma supaya engga membuahi sel telur. 


IUD ini ada dua jenis, IUD jenis berisi tembaga dan hormon. IUD tembaga bisa digunakan sampai 10 tahun dan saya menggunakan jenis ini. Untuk IUD hormon hanya sampai 5 tahun saja. Dulu pas masang IUD ini saya abis lahiran 40 hari, jadi ga terlalu berasa ngilu atau sakit

Kelebihan : Setelah dipasang, aman. Ga mesti repot - repot lagi palingan cek aja takutnya geser, hehe. Ga mengganggu kesuburan juga, kalau nanti pas lepas IUD bisa langsung hamil, insya allah. 

kekurangan : Kalau angkat2 berat suka ngeflek, haid jadi agak banyak dan lama, sering ngeflek, suka kram kalau kecapean. 

SUNTIK
KB suntik ini tuh salah satu cara untuk mencegah kehamilan juga, caranya dengan memberikan suntikan hormon progestin atau kombinasi hormon estrogen dan progesteron dalam tubuh. Secara pribadi, saya belum pernah melakukan kb ini bu ibu, tapi ada temen yang cerita kalau mau suntik kb ini tuh biasanya di paha, pundak, lengan atas bahkan ada yang dibawah perut, gitu katanya. Jenis KB suntik ini pun ada dua jenis, ada yang 1 bulan dan ada yang 3 bulan. Duh kebayang yah yang 1 bulan itu, setiap bulan harus suntik. 


Kelebihan : Tidak mengganggu ketika masa menyusui, bisa digunakan pada hari ke - 3 sampai hari ke - 5 setelah melahirkan, jadi ga perlu nunda. 

Kekurangan : Kata beberapa teman, ada yang sering ngeluh sakit kepala, berat badan naik, agak nyeri pada payudara dan perubahan mood. 

IMPLAN
KB implan ini tuh, tabung plastik yang kecil dan fleksibel. Seukuran korek api, isinya adalah hormon untuk mencegah kehamilan. Tabung implan ini dimasukkin ke dalam bawah kulit lengan atas, saya pernah liat ini. Jadi dari luar itu keliatan loh, kayak pake susuk gitu. Saya kok agak ngeri gitu liatnya. Implan yang sudah masuk kebawah kulit ini tuh akan melepaskan hormon progestin dengan kadar yang rendah, untuk mencegah terjadinya kehamilan.
Kelebihan : Mencegah kehamilan selama 3 tahun. 
Kekurangan : Haid kurang teratur, atau bahkan ga haid, sakit, infeksi bekas luka ditempat implan. 


Itulah, beberapa jenis KB yang saya tau, ada juga sih yang menggunakan kondom dan sistem kalender, untuk sistem kalender saya pun belum begitu paham, haha. 

Nah kalau bu ibu menggunakan alat kontrasepsi mana? Sharing yuk. 




          Wassalam,


               Tian Lustiana 
 



 

Saturday, 22 December 2018

Saturday, December 22, 2018

Inilah 6 Cara Mengembangkan Kemampuan Menulis Anak

Assalamualaikum, 
Anak - anak itu memiliki kemampuan menulis itu ketika usianya 3 tahunan, neng Marwah juga gitu. Ketika usia 3 tahun mulai terlihat kemampuan menulisnya meski hanya coretan. Hal ini ditandai dengan ketertarikan anak ketika melihat pensil atau pulpen yang kemudian digunakan untuk mencoret-coret. Anak memiliki ketertarikan ini karena sering melihat orang tua maupun orang di sekitarnya sedang menulis.


Kemampuan anak ini akan semakin berkembang pada rentang usia 3 hingga 5 tahun. Aktivitas menulis ini sangat berpengaruh pada motorik halus si kecil. Untuk itu kita sebagai orang tua perlu mendampingi si kecil agar dapat memegang alat tulis dengan benar. Pada usia 5 tahun, diharapkan anak sudah mampu memegang alat tulis dengan baik, yaitu menggunakan tiga jari dengan memanfaatkan jari tengah sebagai tumpuan.

1. Mengembangkan Kemampuan Menulis Pada Anak
Apabila si kecil sudah mampu memegang pensil dengan benar, ini akan membantu anak menghasilkan tulisan yang rapi. Ketika anak sudah bisa memegang alat tulis, itu artinya sudah  bisa melanjutkan ke tahap berikutnya, yakni mengajarkan cara menulis pada anak. Lebih lengkapnya, berikut akan diuraikan cara mengembangkan kemampuan menulis pada anak. 
Mengenalkan konsep huruf.


Layaknya orang dewasa yang membutuhkan referensi ketika mempelajari hal baru, maka anak pun demikian. Sebelum memulai aktivitas belajar menulis, bisa mengajak anak untuk mengenal konsep huruf. Ini bertujuan agar anak mengerti dan mampu membedakan mana huruf a, b, c, d, dan seterusnya. Selain itu, mulailah dengan mengenalkan huruf kecil saat menulis.


2. Menulis huruf dengan pola dari atas ke bawah 
Mulai kenalkan anak dengan teknik menulis huruf dari atas ke bawah. Pola ini akan membuat tulisan menjadi terlihat rapi. Ini dapat dilihat dari hasil tulisan anak ketika menuliskan huruf E, F, dan T.


3. Mengasah motorik halus 
Seperti yang sudah disinggung di atas, aktivitas menulis ini adalah sangat berpengaruh pada perkembangan motorik halus si kecil. Hal ini dapat terlihat saat anak mulai terbiasa mengambil alat tulis menggunakan dua jari. Selain itu, agar motorik anak lebih terlatih, ajak anak untuk mengambil balok kecil, lego maupun benda-benda yang ukurannya kecil.


4. Sediakan kertas bergaris 
Untuk memudahkan anak ketika menulis, orang tua bisa menyiapkan kertas bergaris. Kertas ini akan membuat tulisan anak bisa lebih rapi karena mengikuti garis di atas kertas. Jadi nanti tulisan anak akan terlihat berderet sejajar. 

5. Menulis tentang benda-benda di sekitar 
Mengingat anak masih pada tahap pengenalan aktivitas baru, maka ketika sudah belajar menulis sebaiknya menggunakan kata-kata yang sering anak gunakan atau dengar dari orang sekitar. Seperti halnya menulis ejaan nama sendiri, nama orang tua, nama binatang, nama makanan dan lain sebagainya.

Ini akan lebih mudah dilakukan apabila orang tua juga menyiapkan kertas bergambar. Jadi nanti anak dapat menuliskan keterangan di bawah gambar.


6. Ciptakan suasana belajar yang menyenangkan 
Orang dewasa maupun anak kecil pun akan lebih nyaman belajar apabila suasananya menyenangkan. Oleh karena itu usahakan untuk menciptakan suasana belajar yang membuat anak merasa nyaman. 

Jadi ketika mengajari anak menulis, bukan hanya pensil dan kertas saja yang harus disiapkan. Namun ruangan atau tempat yang menyenangkan bagi anak juga dapat membuat si kecil lebih semangat belajar. Jika memungkinkan, tidak ada salahnya sesekali mengajak anak belajar menulis di taman.

Itulah 6 cara mengembangkan kemampuan menulis pada anak yang bisa diterapkan. Perlu Anda ingat bahwa saat ini si kecil masih memasuki tahap awal belajar. Untuk itu tidak perlu memaksa si kecil dengan menargetkan harus bisa ini itu. Temani anak belajar dan bertumbuh tanpa harus memenuhi target orang tua dulu yah.


Oia, apakah ibu - ibu  sudah menyiapkan pensil untuk anak? Apabila belum, bisa langsung  membelinya di Bukalapak. Ya, Bukapalak menyediakan berbagai pilihan alat tulis menulis, mulai dari pensil, penghapus, kotak alat tulis, pensil warna , tas sekolah anak dan lainnya. Variasi warna dan motif yang lucu-lucu tentu akan membuat anak semakin termotivasi untuk belajar. Dan yang lebih penting, ibu - ibu ga usah pergi ke mall atau toko buku hehe, jadi waktu ga banyak kebuang, ya kan?


Wassalam,










Tian Lustiana 

Tuesday, 4 December 2018

Tuesday, December 04, 2018

Bukan Cuman Anak - Anak Yang Butuh Diapers, Orang Dewasa Juga

Assalamualaikum, 

Berbeda dengan dewasa muda, para orang tua memiliki kondisi fisik yang jauh lebih lemah dan juga mengalami beberapa penurunan dalam kemampuannya. Misalnya saja, para orang tua sekarang rata-rata tidak kuat untuk menahan buang air terlalu lama, tidak seperti anak muda. Oleh karena itu, sering kali mereka harus bolak-balik ke toilet meski pun sedang berpergian dengan keluarga. 

Pada saat tertentu, hal ini bisa saja membuat mereka tidak nyaman dan kerepotan, maka dari itu menggunakan pampers untuk orang dewasa akan lebih disarankan untuk mereka yang tidak kuat menahan buang air dan juga ketika sedang berpergian jauh. Jenis dan brand dari pampers sekarang ini ada begitu banyak sehingga bikin kebingungan. Namun dalam memilihnya, jangan lupa untuk beberapa hal penting di bawah ini agar bisa mendapatkan yang terbaik, seperti:

  1. Jenis
Hal paling penting pertama yang harus diperhatikan adalah jenis dari pampers tersebut. Biasanya, kebanyakan brand pampers mengeluarkan dua jenis, yakni yang berbentuk celana dan juga yang masih menggunakan perekat. Untuk memilihnya, temen - temen harus mengetahui aktivitas orang tua, jika masih aktif dan dapat menggunakannya sendiri, maka akan lebih disarankan menggunakan model celana. Namun jika orang tua mengalami sakit dan tidak bisa bangun dari tempat tidur, menggunakan yang model perekat akan jauh lebih disarankan agar pemakaiannya pun lebih mudah.

  1. Ukuran
Berbagai brand ternama seperti Confidence menyediakan berbagai ukuran pampers yang bisa dipilih sesuai dengan kebutuhan si pemakai. Confidence menyediakan pampers ukuran Medium atau M sampai dengan Extra Large atau XL. Pastinya temen - temen dapat memilih sendiri ukuran yang paling pas untuk orang tua sehingga penggunaannya pun akan semakin nyaman dan pas di tubuh mereka. Penggunaan pampers yang pas pun akan membuat mereka merasa betah menggunakannya.

  1. Kelebihan
Jangan lupa untuk memantau kelebihan apa saja yang dimiliki oleh pampers yang nantinya akan dibeli. Pastikan untuk membandingkan beberapa merk dari pampers orang dewasa terlebih dahulu sebelum membelinya. Misalnya, seperti pampers Confidence yang dibuat dengan bahan yang halus dan alami sehingga tidak akan membuat kulit pemakainya mengalami iritasi, serta terdapatnya sirkulasi udara yang baik yang membuat pemakainya merasa nyaman.

Itulah beberapa hal penting yang harus diperhatikan saat akan membeli pampers untuk orang tua yang bisa dipergunakan untuk berpergian jauh atau pun digunakan untuk orang tua yang sedang sakit. Saat memilih pampers yang baik, jangan lupa melihat ulasan dari banyak penggunanya dan juga melihat merk dari pampers tersebut, apakah berkualitas atau tidak. Seperti misalnya saja pampers Confidence yang kualitasnya sudah begitu dikenal baik oleh masyarakat Indonesia dan sudah dipercaya sejak lama.




Wassalam,


Tian lustiana