Thursday, 21 February 2019

,

Cara Menangani Perubahan Mood Pada Anak

Bismillah, 

Perubahan mood anak usia pra - remaja, ya antara usia 10 - 12 tahun ini masalah yang bikin bingung saya sebagai ibu, karena mood mereka tuh berubah - ubah. Kadang anak udah mulai menjawab ketus kalau disuruh beresin bukunya atau disuruh apa aja ya mungkin saja moodnya sedang tidak baik jadi jawabannya ketus. Mau dimarahin juga percuma, gitu lagi gitu lagi sampai pening kepala ibu.

Cara Menangani Perubahan Mood Pada Anak

Mood anak usia 10 - 12 tahun ini bisa dikatakan unik loh, namun memang itulah emosi anak usia itu, naik dan turun. Ya, namanya juga anak sedang dalam fase masa peralihan dari masa kanak - kanak ke masa remaja. Gitu kali yah? 

Menurut data dari Ikatan Dokter Anak Indonesia, usia pubertas memang bervariasi jadi ga bisa pukul rata usia sekian sekian. Namun sebagian besar anak mengawali masa pubertasnya itu start from usia 8 sampai 13 tahun an itu untuk anak perempuan, sedangkan untuk anak laki - laki antara usia 9 sampia 14 tahun an.

Cara Menangani Perubahan Mood Pada Anak

Mood anak usia ini tuh mirip roller coaster , yang kadang baper an banget terus tiba - tiba biasa aja, jadi kadang saya bingung sendiri menghadapinya. 

Perubahan mood yang kayak gimana sih yang paling sering dialami? Inilah beberapa perubahan mood yang suka terjadi sama neng Marwah, semoga bermanfaat. 

Cara Menangani Perubahan Mood Pada Anak

Baca : Perubahan Emosi Anak Perempuan 10 Tahun

Super sensitif
Neng Marwah sekarang tuh lagi sensi an, dikit - dikit diem, dikit - dikit kesinggung. Drama queen banget lah. Kebentak dikit suka diem langsung dan air matanya langsung membasahi pipi, huhuh. Pokoknya kadang ibu suka serba salah jadinya. Dimarahin salah, gak dimarahin juga salah. Jadi memang pada usia ini, saya sebagai ibu harus lebih banyak belajar mengontrol kesabaran dan emosi jadi memang bener - bener harus sabar banget.

Tantrum
Jujur, ketika neng Marwah masih kecil malah jarang tantrum, ga pernah sama sekali kayaknya deh. Eh tapi diusia sekarang, malah hal - hal remeh temeh aja bisa bikin neng Marwah tantrum kayak balita lagi, kadang suka menghentakkan kaki, suka teriak juga dan suka mukul barang yang ada didekatnya. Oke, tarik nafas ibu harus sabar. Ini adalah fase  pertumbuhan emosinya neng Marwah dan akan segera berakhir, huh. Jadi saya memang harus bersikap tenang dan cuek aja, namun saya harus banget menunjukkan bahwa saya paham bener isi hatinya dia. Jadi dengan begitu anak bakalan mau cerita dan curhat, insya allah. Perlahan saya pun harus berusaha mengajarkan neng Marwah cara untuk meredam emosi, jadi ga selalu menunjukkan emosinya.

Cara Menangani Perubahan Mood Pada Anak
Lagi bete, nonton youtube aja deh 

Cemberut 
Kalau liat muka neng Marwah lagi cemberut dan sedih saya suka nanya, "ada apa?" palingan neng jawabnya " ga apa - apa" tapi masih dengan wajah sedih dan cemberut gitu, ah mungkin neng lagi bete aja. Saya biarin aja dulu selama 10 menit sampai akhirnya neng Marwah sendiri yang mau cerita sama saya dan curhat tentang masalahnya. Kadang suka diejekin temennya aja bikin kesel eh besoknya udah biasa lagi kok, gitulah memang emosi anak usia pra remaja bikin teka teki. Jadi sebagai orang tua saya harus benar - benar mau meluangkan waktu untuk neng Marwah sharing dan curhat tentang masalahnya dan mencari jalan keluarnya.

Itulah beberapa perubahan mood yang sering terjadi pada anak perempuan pra remaja. Semoga anak - anak tumbuh menjadi anak hebat. cerdas, berahlak mulia dan sehat. Aamiin.




             With Love,
                    Ibu 


Share:
Read More

Monday, 18 February 2019

,

Tips Sembuhkan Batuk Pilek Pada Anak Dengan SIPOPO Kids Essential Oil

Bismillah, 

Neng Marwah sama Akbar tuh sering banget batuk pilek (bapil), sembuh, besok - besoknya gitu lagi terus sembuh lagi. Ah sampe kadang bosen banget deh buat kasi obat. Kasian juga masa sih dikasi obat terus tapi ga sembuh - sembuh juga, hiks. Tapi emang sih, anak kecil itu kan rentan banget ya tertular penyakit, mungkin karena sistem kekebalan tubuhnya yang masih belum matang jadi virus dan berbagai penyakit bisa dengan leluasa masuk kedalam tubuh anak, jadinya anak mudah sakit. 
SIPOPO Kids Essential Oil


Selain itu juga, saluran pernapasan anak belum berkembang baik sampai anak masuk usia sekolah, untuk neng Marwah sekarang udah 10 tahun jadi udah berkembang baik namun untuk Akbar yang masih belum genap 3 tahun masih belum berkembang baik, jadi bakteri dan virus bisa lebih gampang menyerang imunitas anak. 

Kan kalau anak - anak dikasi obat terus juga kasian ya, ga bagus juga buat kesehatannya. Sampai akhirnya saya dikasi tau temen untuk menggunakan essential oil buat sembuhin bapil (batuk pilek) anak. Awalnya saya merasa, "masa sih pake essential oil aja sembuh, lah pake obat aja hasilnya gitu - gitu aja, hehe". Tapi karena penasaran saya pun akhirnya nyobain. 

SIPOPO Kids Essential Oil
Kalau lagi ga batuk pilek sih ceria, kalau lagi datang bapil, langsung murung. 

Sembuhkan batuk pilek tanpa obat dengan SIPOPO Essential Oil 

SIPOPO Kids Essential Oil

Qadarullah, setelah rajin menggunakan essential oil ini memang sih neng Marwah dan Akbar jadinya jarang bapil, biasanya dalam sebulan tuh ada aja sakitnya, sekarang jadi enggak. Seneng banget rasanya. Makasih banget yaaa udah kenalin saya sama SIPOPO. SIPOPO ini produk essential oil yang bahannya tuh terbuat dari 100% tumbuh - tumbuhan alami yang punya manfaat menjaga kesehatan dan juga menguatkan daya tahan tubuh anak. Karena SIPOPO ini tuh memang diformulasikan khusus untuk anak - anak mulai dari anak usia 6 bulan ke atas. Tapi SIPOPO ini pun bisa digunakan untuk orang dewasa kok. Untuk ibu hamil juga ada nih produk rekomendasinya yakni yang Sleep Well bisa memberikan efek nyaman buat ibu hamil. 






SIPOPO ini juga memiliki manfaat lainnya, bisa mengontrol kualitas udara menjadi lebih baik, terus ada anti alergen nya juga dan anti infeksi alami yang mampu menghambat kambuhnya gejala asma ataupun alergi. SIPOPO ini pun insya allah aman untuk penderita asma atau alergi nih karena memiliki dampak yang baik untuk sistem pernapasan.


Gimana cara menggunakan SIPOPO Essential Oil Anak? 


Dengan menggunakan Diffuser 

Bagusnya sih dengan menggunakan Diffuser, tapi kalau ga punya ( saya juga belum punya) nanti ada cara pakai lainnya kok hehe. Untuk yang punya Diffuser bisa langsung teteskan SIPOPO sebanyak 3 - 5 tetes saja untuk 100ml air, nantinya bisa ditambah sesuaikan dengan usia anak.

Dengan Mengoleskan ke bagian tubuh 

Ini cara alternatif nih untuk yang belum punya Diffuser, jadi SIPOPO ini bisa dioleskan ke bagian tubuh, namun jangan langsung. Harus dicampurkan dulu sama carrier oil. Untuk carrier oilnya saya gunakan VCO. 

1 - 3 tetes SIPOPO campurkan dengan 1 SDM VCO (Minyak kelapa Murni), kalau misalnya anaknya punya kulit sensitif VCO nya bisa kok ditambahkan lagi. 

Setelah campurannya sempurna, kemudian oleskan pada telapak kaki, perut, tengkuk dan belakang telinga. Alhamdulillah setelah diolesin gitu, tidur anak pun makin nyaman loh. Apalagi kalau dipakai rutin setiap hari. 

Jangan khawatir bu ibu SIPOPO Essential oil ini tuh bisa banget digunakan setiap hari. Kalau saya sih biasa oles - oles SIPOPO ini pas menjelang tidur malam aja. Efektif banget apalagi kalau anak sudah mulai menunjukkan gejala sakit, langsung deh kasi jurus oleh - oles SIPOPO. 



Kenapa saya milih SIPOPO Essential Oil ???

Karena produk SIPOPO ini tuh merupakan blended essential oil dan memang dikhususkan formulasinya untuk anak, jadi gak khawatir lagi karena memang aman digunakan untuk anak - anak. Saya juga merasa cocok aja dan ngerasa punya pegangan gitu kalau anak udah ada tanda - tanda mau sakit jadi ga usah minum obat lagi, apalagi pada tau sendiri kan efek samping jangka panjang penggunaan obat kan? Jadi mendingan pakai SIPOPO Essential oil aja daripada anak harus konsumsi obat terus. 

SIPOPO Kids Essential Oil

SIPOPO Essential oil juga mampu mencegah virus dan meredakan gejala batuk pilek secara alami. Apalagi kan masalah batuk pilek itu kan ga bisa diperkirakan yah, sebagai ibu saya ga tau kapan tuh batuk pilek menyerang anak - anak, ya kan? Ternyata si batuk pilek ini tuh menyerang ketika kondisi anak sedang kurang fit, ketika imunitas anak sedang lemah maka virus dan kuman langsung deh bergerombol menyerang. Kalau anak sakit karena batuk pilek, rewel jadinya, hidungnya tersumbat dan batuk terus, kasian aja. Kita pun jadi terganggu kan istirahatnya.Jadi dengan rajin oles - oles SIPOPO Essential oil ini lumayan bisa mencegah anak sakit. 

Bahannya 100% alami yang dikhususkan untuk memperkuat imunitas tubuh supaya anak engga mudah sakit, beda sama obat kimia yang memiliki sifat hanya meredakan sakit saja. Apalagi ya sekarang tuh banyak penyakit timbul dari faktor yang memang sulit kita kendalikan ya, seperti dari makanan, lingkungan, kebersihan dan juga virus. Jadi dengan menggunakan SIPOPO Kids Essential Oil ini seenggaknya ada yang menjaga kondisi anak gitu. 

Andalan saya sih yang varian Bye Cough & Flu. 

Karena masalah neng Marwah sama Akbar tuh sering batuk pilek, makanya saya beli yang varian Bye Cough & Flu. Saya campurkan VCO dan Bye Cough & Flu ini kemudian diusapkan merata ke tulang belakang, pergelangan kaki dan bagian perut , ke dada dikit. Sambil dipijat lembut. Kadang suka saya tetesin juga ke Mangkok yang isi air mendidih biar bisa kehirup uapnya sama anak - anak, nanti saya share ya cara lengkapnya by video.

SIPOPO Kids Essential Oil

Karena varian inilah yang menjawab semua masalah bapil nya anak - anak heheh. Kelebihan lainnya dari Varian Cough & Flu ini diantaranya : 
  • Mampu memperkuat sistem pernafasan anak
  • Menjadi antiseptik, antimikroba, anti infeksi dan juga anti alergen
  • Sebagai dekongestan yang mampu melegakan hidung anak yang tersumbat, nafas anak menjadi lebih plong
  • Sebagai ekspektoran yang mampu mengatasi sesak nafas pada anak dan mengencerkan dahak anak juga. 
Formulasi varian ini mengandung 100% essential oil alami plus campuran Mint, Cajeput, Anise dan juga Rose oil. Ukurannya 10ml bisa untuk sekitar 45 harian. 

SIPOPO Kids Essential Oil

Insya allah next saya mau beli semua variannya ah dan sepaket sama Diffusernya juga. Aamiin mudah - mudahan dilancarkan rezekinya yaa. 

Varian lainnya pun ada loh dari SIPOPO ini, ada varian Strong immune, happy stomach dan sleep well. Untuk lengkapnya tentang SIPOPO Kids Essential Oil ini temen - temen bisa langsung main ke websitenya ya  : https://sipopo.id/  



                With Love,
                    IBU 










Share:
Read More

Wednesday, 13 February 2019

, ,

Perubahan Emosi Anak Perempuan 10 Tahun

Bismillah, 

Usia neng Marwah sudah 10 tahun. Artinya bentar lagi neng memasuki usia remaja dong, aah time flies so fast. Perubahan demi perubahan emang terjadi setiap tahunnya, mengikuti pertambahan usia juga kali yah. Mulai dari badan sampai emosi juga berubah. Sejak kecil neng Marwah itu jarang banget tantrum, malah kayaknya gak pernah deh. Malah rewelnya tuh sekarang udah gede, huhuh. 


Katanya sih usia neng itu nginjek ke usia masa transisi yang pasti bakalan memberikan banyak perubahan, baik itu fisik maupun mentalnya juga, jadi harusnya ibu ga bingung yah heheh tapi kadang ibu bingung juga sih. Ternyata sekarang tuh neng sudah memasuki usia mulai puber nih. Usia puber ini sebenernya bervariasi sih, ada yang mulai usia 8 - 13 tahun untuk anak perempuan, dan untuk anak laki - laki itu antara usia 9 - 14 tahun, jadi ga heran lagi yah kalau sikap anak 10 tahun udah mulai susah ditebak. Neng Marwah sekarang tuh emang moody an, sebentar seneng eh beberapa menit mukanya cemberut, entah kenapa. Mungkin saja itu karena perubahan perkembangan sosial sama emosionalnya kali yah. Ibu harus banyak belajar lagi nih seputar perkembangan sosial dan emosional anak usia 10 tahun biar ibu ga kepancing emosi juga ngadepinnya, kadang kalau kesel ujung - ujungnya ibu emosi deh, huhuh. 


Di usia 10 tahun ini neng itu kadang suka posesif apalagi sama temen - temennya, beda lah sama anak lelaki yang biasanya lebih mudah gaul sama temen, padahal neng itu sejak kecil anaknya mudah gaul banget tapi sejak beberapa lama ini nih jadi kayak gitu, jadi kayak yang jagak jarak gitu deh. Tapi kadang kalau lagi pengen main sama temennya, lengket amat. Bingungin kan? 


Intinya sih back to komunikasi. Pastikan komunikasi sama anak tuh terus berjalan normal dan saya selalu komunikasi sama neng, mau dia lagi bete atau kesel suka saya tanyain trus sampe dia bosan dan menawarkan solusi, ya kali dia lagi nyari solusi, haha. 

Saya pernah merasakan berada diusia neng Marwah, meski ingat gak ingat tapi seenggaknya saya bisalah ya merasakan apa yang sedang neng Marwah rasakan sekarang. Masih ingat banget deh dulu ketika seusia neng Marwah emang kadang suka ngerasain semangat menggebu, kadang gak percaya diri, galau dan naik turunnya emosi itu emang ada. Makanya sekarang tuh ketika neng Marwah mengalami swing mood gitu saya sih tanya aja terus sampe dia akhirnya mau sharing dan curhat sama saya. 


Perkembangan emosional terhadap teman - teman 

Dalam usianya yang ke - 10 sekarang, neng juga udah bisa loh nawarin solusi ke temen - temennya, hebat banget. Ya buat saya udah hebat banget neng udah bisa menawarkan solusi ke temen - temennya. Kadang kalau lagi ga nyaman ya males sama temen - temennya. Kadang juga suka sensian, cepet kesinggung sama temennya, eh besoknya dia bilang temennya baik, ya udah ibu cuman bisa nyimak aja sambil makan bakso deh. 

Di usia neng Marwah ini, saya sebagai ibu percaya banget bahwa anak sekecil ini juga butuh curhat, makanya kalau neng lagi badmood saya suka cerewet nanya terus, maksud saya biar dia mau ngobrol sama saya. Dan moodnya cepat berubah sih kalau saya ajak ngobrol terus. 


Gitulah, kadang anak dalam fase usia ini bikin jengkel dan deg - deg an deh, namun saya percaya ini adalah fase / step untuk bertumbuh menjadi anak yang lebih baik lagi. Ya daripada saya marahin dia yang moodnya berubah terus mendingan saya ajak ngobrol aja dan cari jalan keluar bersama, kan kalau perempuan emang paling seneng curhat, ada sedikit rasa plong dalam dada. Ya kan? 


Teruslah menjadi anak gadis solehah ya nak, menjadi teman cerita ibu sampai dewasa ya.



With love,




Ibu 





Share:
Read More