Begini Cara Meningkatkan Kepercayaan Diri Anak

by - Tuesday, April 16, 2019

Bismillah, 
Setiap orang tua bakalan seneng kan kalau melihat anak gak malu - malu ketika bertemu dengan orang baru. Apalagi kalau anak berani tampil di depan umum. Wah seneng pastinya yah. 
Keberanian anak untuk bertemu orang baru dan tampil di depan umum memiliki kaitan kepercayaan diri anak. Setiap anak itu memiliki karakter yang berbeda-beda. Ada yang pemalu, ada yang periang, ada yang tertutup, ada yang suka bertemu dengan orang baru. Apapun karakter mereka, setiap anak istimewa. Setuju kan bu ibu?

Memangnya seberapa penting sih anak harus memiliki kepercayaan diri? 
Carl Pickhardt, seorang psikolog mengatakan bahwa anak yang kurang percaya diri tidak mau mencoba hal-hal baru atau hal-hal yang berbau tantangan karena mereka takut gagal dan mengecewakan orang lain. Kepercayaan diri penting dimiliki oleh anak karena berkaitan dengan perkembangan psikologis anak. Jadi, penting bagi kita untuk mulai menumbuhkan rasa kepercayaan diri si kecil. Bagaimana sih cara untuk meningkatkan kepercayaan diri anak? 

Tips berikut dapat kita lakukan untuk meningkatkan kepercayaan diri anak. 

● Jangan terlalu mengawasi anak
Terkadang ya bu ibu kita harus belajar untuk mundur sejenak dan membiarkan anak mengambil resiko, membuat pilihan, mencari solusi untuk menyelesaikan masalah, dan berkomitmen menyelesaikan apa yang sudah dimulainya. Kita engga perlu mondar mandir mengawasi apa yang dilakukan anak, berikan anak kepercayaan bahwa ia bisa melakukannya.


● Berkenalan dengan orang baru 
Berkenalan dengan orang baru merupakan cara yang termudah untuk menumbuhkan rasa percaya diri. Ajak anak untuk memberikan salam atau mengenalkan dirinya kepada orang baru. Dengan begitu anak engga bakalan malu-malu lagi untuk berbicara dengan orang baru. Manfaat lainnya adalah anak mendapat teman atau sahabat baru. Kehadiran sahabat dapat membantu kepercayaan diri si kecil loh Bu. Karena anak akan bersemangat untuk terus mencoba hal-hal baru bersama sahabatnya. 


● Berikan pujian pada anak
Berikan pujian atau penghargaan kepada anak ketika ia berhasil menjalani sebuah tantangan agar ia termotivasi untuk melakukan tantangan-tantangan berikutnya. Namun, jika anak tidak berhasil, besarkan hatinya dan berikan pengertian bahwa gagal itu hal biasa, dan berikan motivasi untuk melakukan berusaha lebih giat lagi. 

● Beri kegiatan yang menyenangkan pada anak 
Semua anak memiliki bakat yang berbeda-beda. Ada yang memiliki bakat menyanyi, memainkan alat musik, olahraga, menulis, melukis, atau mempelajari bahasa asing. Cari tahu apa bakat alami si kecil dan libatkan anak ke dalam kegiatan yang sesuai dengan minatnya. 


Setelah kita berhasil menemukan kegiatan yang membuatnya senang jangan lupa untuk terus mengasahnya ya. Pickhardt mengatakan latihan adalah proses menanam usaha dengan harapan dan kepercayaan diri, kemajuan dan perbaikan akan mengikuti secara alami. Tapi, ya buibu kita harus berhati-hati jangan sampai latihan tersebut membuat anak tertekan. 

Jika si kecil memiliki minat mempelajari bahasa asing, kita dapat mengikutsertakan sang buah hati ke EF Life Club. EF Life Club merupakan kegiatan extrakulikuler yang penting dan merupakan bagian dari pengajaran komprehensif oleh EF. Dengan tema kegiatan yang beragam, anak dapat melakukan berbagai macam aktivitas yang seru sambil meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris nya.


● Jangan pernah membandingkan 
Setiap anak dikaruniai bakat yang berbeda-beda. Oleh karena itu jangan pernah Anda membanding-bandingkan dengan anak lain. Berikan motivasi kepada anak tanpa harus membandingkan dengan orang lain, karena hal ini akan mengganggu psikologis anak. 

● Beri tantangan baru 
Ketika Bu ibu melihat anak bosan dengan rutinitas sehari-hari, berikan tantangan baru. Nah, libur sekolah sebentar lagi tiba nih. Kita masih bingung memikirkan kegiatan ketika liburan? Mengapa tidak merasakan serunya summer camp? Di Amerika Serikat, Summer camp rutin diadakan setiap liburan musim panas. Summer camp memberikan banyak manfaat kepada anak loh . Salah satunya adalah mengembangkan kemandirian, keterampilan dan membangun kepercayaan diri anak. Salah satu summer camp yang ada di Indonesia adalah program Holiday Academy yang dirancang oleh EF English Center for Kids and Teens. Di Holiday Academy, minat dan bakat anak diasah lebih mendalam sekaligus mempertajam kemampuan bahasa Inggrisnya. 

Si kecil senang bercerita dan tampil di depan umum? Holiday Academy memiliki tiga program yaitu Storytellers (untuk anak usia 3-7 tahun), Phonics (untuk anak usia 4-7 tahun), dan On Stage (untuk anak usia 9-17 tahun) merupakan program yang dapat mengasah kemampuan anak dalam mendengar, berbicara sekaligus meningkatkan kepercayaan dirinya melalui bermain peran. 


Untuk si kecil yang memiliki minat di bidang menulis dan bidang ilmiah, Holiday Academy memiliki dua program yaitu Reading Science (untuk anak usia 9-13 tahun) dan Writer’s Guild (untuk anak usia 11-13 tahun). Kedua program ini dirancang untuk mengasah kemampuan memahami teks ilmiah dan membuat berbagai macam tulisan. Tak ketinggalan kegiatan eksperimen ilmiah yang mengasah kemampuan percakapan anak. 

Jika  bosan melakukan kegiatan yang liburan yang itu-itu saja, Holiday Academy bisa menjadi pilihan terbaik untuk si kecil. Selain programnya yang menarik, program Holiday Academy juga memiliki durasi program yang bervariasi, mulai dari 1 hingga 4 minggu. Untuk pendaftaran dan informasi Holiday Academy, kunjungi EF.ID/summercampindonesia dan dapatkan harga spesial. Jika ingin si buah hati mendapatkan pengalaman seru belajar bahasa Inggris yang lebih lama,  dapat mengunjungi EF.ID/aprildiscount untuk pendaftaran kelas reguler EF dan dapatkan diskon terbatas hingga Rp 2,45 juta beserta merchandise eksklusif! #AkuBisa jago Inggris dengan seru di EF. 


With Love, 











You May Also Like

10 Comments

  1. seneng ya, semakin banyak lembaga pendidikan yang bikin program untuk mengeksplor minat dan bakat anak

    ReplyDelete
  2. Wah baru tau nih kalo di EF ada kegiatan extrakurikulernya. Menarik nih. Ada summercamp nya pula

    ReplyDelete
  3. Anakku yang ketiga nih yang pemalu. Rada susah banget buat gaul dengan lingkungan baru. Tapi iya sih, kalo dia punya kemampuan tertentu, misalnya berhasil naklukin tantangan, biasanya dia jadi percaya diri. Misalnya saja saat dia bisa ngomong Bahasa Inggris.

    ReplyDelete
  4. Bener banget Teh terkadang kita perlu melepas anak jangan diawasi terus biar dia PD. Aku suka sedih lihat anak yang dikurung terus di rumah karena orang tuanya takut anaknya celaka, takut jatuh, takut kepanasan dll. Hiks pengen ngajakin main tapi takut sama ortunya

    ReplyDelete
  5. Neyna suka gitu awalnya malu2 butuh waktu ntar kalau uda panas diajak pulang ya emoh hahaha

    Aku udah tlp EF yang di Tagog Cimahi cmn ga ada yg antar jemput teh hahaha revot klo emak kerja teh

    ReplyDelete
  6. Neyna nih suka malu-malu kalau pertama butuh waktu sih buat dia teh, aku udah hubungi pihak EF teh sayang jadwalnya itu susah ga ada yang antar jemput Neyna soalna semoga next bisa nih kursusnya

    ReplyDelete
  7. Aku seneng banget sama stylenya Neng Marwah, teh Tian.
    Pas Marwah pakai jilbab pink main sama temennya, hihi...kok ada jilbab persegi untuk anak...
    Uwuuwuw~
    Jadi pingin...

    Dibandingkan ini menyakitkan ternyata yaa, teh..
    Aku pernah dibandingkan dengan orang lain, lalu jadi mikir, orang yang uda segede aku aja, rasanya sediih...apalagi anak-anak.

    Stop membandingkan.

    ReplyDelete
  8. Iyah, kadang suka baper kalau anak kurang pede padahal kalau inget emaknya juga dulu nggak pedean tapi sekarang mah udah banyak lembaga yang bisa meningkatkan pede anak, kayak program di EF ini ya, makasih sharingnya Tian

    ReplyDelete
  9. Memang penting membuat anak percaya diri. Aku waktu kecil nggak pedean dan semakin sulit karena ga ada support dari orang tua.

    ReplyDelete
  10. ngasih pujian emang penting banget buat bangun percaya diri anak.. dengan sering memuji tapi gak terlalu lebay dinilai cukup membangun kepercayaan diri anak sehingga anak ingin selalu belajar dan berkembang ya kak

    ReplyDelete

Terimakasih telah berkunjung, berikan komentar yuk. Eh tapi saya mohon jangan masukkan link hidup yah, atau saya delete :)

Blogger Perempuan