#AyoTunjukTangan, Gerakan Untuk Indonesia Maju Persembahan SGM Eksplor

9 dari 10 anak Indonesia masih menghadapi tantangan dalam pemenuhan akses nutrisi dan pendidikan. 

Gimana perasaannya ketika membaca sebuah pernyataan yang menyatakan bahwa 9 dari 10 anak Indonesia itu ternyata masih kesulitan dalam pemenuhan akses nutrisi dan juga pendidikan? 

Sedih, pastinya. Apalagi anak merupakan asset bangsa, masa depan Indonesia. Untuk itu, sangat dibutuhkan kecukupan nutrisi dan juga pendidikan untuk anak - anak supaya menjadi anak bangsa yang cerdas dan hebat. 



Namun, pada kenyataannya masih banyak anak - anak yang terkendala dalam pemenuhan nutrisi & pendidikannya, apalagi dimasa pandemi seperti ini. Banyak para orang tua yang terdampak, kehilangan pekerjaan atau usahanya yang terpaksa gulung tikar, tentu ini imbasnya pada anak - anak juga. 

Keadaan ini membuat saya sedih, sebagai seorang bunda nih saya sangat ingin sekali melihat anak bertumbuh dengan baik, terpenuhi segala nutrisi dan pendidikannya. Makanya suka sedih sekali kalau melihat anak - anak yang kurang beruntung, nutrisi mereka terbengkalai apalagi pendidikannya. Sekarang zamannya belajar online, kebayang gak sih mereka yang tidak ada media untuk belajar, tidak punya uang untuk membeli kuota, jadi gimana mau belajar secara online yah? 

Padahal semua anak Indonesia itu berhak mendapatkan pengajaran yang layak, betul? Kata siapa itu? Kata UUD 1945 pasal 31 ayat 1 yang mengatakan setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan. 

Setiap anak itu memiliki empat Hak Dasar yang harus dipenuhi, ini tertera pada Undang - Undang Perlindungan Anak, diantaranya adalah : 

  1. Hak hidup.
  2. Hak tumbuh kembang, termasuk juga hak untuk mendapatkan asupan gizi & nutrisi, pola asuh dengan kasih sayang orang tua, stimulasi secara mental dan juga pendidikan. 
  3. Hak perlindungan.
  4. Hak partisipasi, anak juga mendapatkan hak untuk didengar suaranya. 

Apakah hak - hak anak itu sudah terpenuhi semua? Sepertinya banyak yang belum deh, karena seperti yang saya sebutkan tadi bahwa masih banyak anak - anak Indonesia yang belum mendapatkan nutrisi dan pendidikan yang layak dan merata.

Lantas gimana? Apakah kita diam saja? 

TENTU TIDAK. Yuk ikutan berjuang memperjuangkan hak anak - anak Indonesia. Yuk ikutan gerakan #AyoTunjukTangan yang merupakan program dari SGM Eksplor. 

#AyoTunjukTangan, Gerakan Untuk Indonesia Maju Persembahan SGM Eksplor 

#AyoTunjukTangan, adalah gerakan sosial persembahan SGM Eksplor. Tujuannya untuk memenuhi nutrisi dan pendidikan anak - anak Indonesia supaya merasa terlindungi dan mendapatkan hak - haknya. 




SGM Eksplor ajak kita semua untuk berkontribusi memberikan dukungan untuk kemerdekaan anak - anak Indonesia supaya mendapatkan akses nutrisi dan pendidikan yang layak untuk mendukung tumbuh kembangnya supaya maksimal menjadi generasi maju

SGM Eksplor berkomitmen bahwa setiap anak itu punya hak yang sama untuk sehat dengan tumbuh kembang yang baik, tidak ada anak yang enggak mendapatkan akses kemajuan, termasuk mendapatkan akses nutrisi dan pendidikan. Makanya gerakan ini terlahir demi tumbuh kembang maksimal. Gerakan #AyoTunjukTangan Bersama 2 Juta Bunda Majukan Indonesia


.

Beruntung sekali saya bisa menyaksikan peluncuran gerakan ini yang dilaksanakan secara online via webinar bersama para media dan blogger. Acara ini dilaksanakan pada tanggal 16 Agustus 2021, dengan memboyong para narasumber yang expert dibidangnya : 

  • Astrid Prasetyo, selaku marketing Manager SGM Eksplor. 
  • Seto Mulyadi (kak Seto), Pemerhati dan sahabat anak Indonesia juga sebagai ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI).
  • Reza Rahardian, seorang aktor dan juga aktivis sosial pemerhati anak.
  • Alyssa Soebandono, Aktris dan juga ibu dari dua orang anak. 

Mendapatkan akses nutrisi dan pendidikan itu adalah merupakan hak anak, setuju dong? 

Dalam webinar, kak Seto memaparkan bahwa orang tua itu tidak boleh melakukan kekerasan pada anak atas nama pendidikan. Gimana maksudnya? Maksudnya tuh memaksa anak untuk belajar dengan memaksakan kehendak orang tua, tidak menghargai bakat anak. Duh saya langsung merasa tertampar dong, hiks. 

Dijelaskan kak Seto, memaksa anak untuk berprestasi padahal anak sudah berusaha dengan sekuat tenaganya namun gagal, ini kadang membuat orang tua menilai anak sebelah mata, padahal anak sudah berupaya sekuat tenaga mereka. 

Kondisi lain disebutkan dalam kondisi ini dengan pembelajaran jarak jauh, anak - anak mendapatkan hak untuk dibimbing orang tuanya, namun kadang sebagai orang tua saya pun alami hal serupa, suka lepas kontrol karena capek dan emosi yang akhirnya membentak anak, huhu sedih. 

Memang, dalam menemani anak belajar, bunda harus dalam keadaan waras lahir batin, harus benar - benar mendampingi dengan cinta kasih, dengan bahasa yang menenangkan anak. Jadi suasana belajar menjadi lebih happy dan anak pun senang belajarnya. 

Selama ini, apalagi kalau pas pulang kerja lihat tugas anak belum selesai, duh rasanya ingin semua kumakan buku - bukunya, wkwkw. Saking emosinya. Baca ini saya langsung tarik nafas dan bismillah meniatkan diri untuk lebih baik lagi, untuk bisa lebih sabar lagi menemani dan membimbing anak belajar. 

Menurut seorang Reza Rahardian, kesuksesan anak itu bukan hanya ditangan orang tuanya, namun juga ada di tangan para generasi muda. Wah hebat sekali pemikirannya. Karena pemikiran ini, Reza Rahardian mengajak para generasi muda untuk bersama - sama ikut berperan aktif dalam membuka kesempatan untuk anak Indonesia supaya bisa lebih berprestasi lagi dan mencapai semua impian - impiannya. 

Alyssa berpendapat bahwa gerakan #AYoTunjukTangan ini merupakan dukungan kolektif dari masyarakat Indonesia, terutama para bunda untuk membantu bunda lainnya untuk pastikan kebutuhan nutrisi dan pendidikan anak terpenuhi demi kemajuan dalam setiap tahap kehidupan anak. Dan mengajak semua masyarakat untuk ikutan gerakan sosial #AyoTunjukTangan ini. 

Kampanye #AyoTunjukTangan Bersama 2 Juta Bunda Majukan Indonesia

Kampanye #AyoTunjukTangan Bersama 2 Juta Bunda Majukan Indonesia ini sangat membutuhkan dukungan para orang tua, dan semua lapisan masyarakat Indonesia demi anak - anak Indonesia. 

Ibu Astrid memaparkan bahwa SGM Eksplor sudah lebih dari 65 tahun, bukan hanya hadirkan dan kembangkan produk - produk bernutrisi namun juga mengupayakan untuk luncurkan banyak inisiatif dan berkolaborasi dengan banyak pihak untuk mendukung tumbuh kembang anak Indonesia. 


Masih dalam semangat HUT  ke - 76 RI dengan tagline "Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh", SGM Eksplor ajak semua masyarakat untuk bekerjasama berupaya mendukung pemenuhan akses nutrisi dan juga pendidikan anak Indonesia dalam gerakan sosial yang bertajuk : Kampanye #AyoTunjukTangan Bersama 2 Juta Bunda Majukan Indonesia ,  untuk mendorong terciptanya generasi maju yang kelak akan membawa Indonesia menjadi lebih maju, aamiin. 

Cara berpartisipasi gerakan #AyoTunjukTangan 

Untuk yang ingin ikutan atau berpartisipasi gerakan #AyoTunjukTangan ini , kita semua bisa ikutan dengan mulai gerakannya, setiap partisipasi akan disalurkan langsung untuk memenuhi akses nutrisi dan pendidikan anak - anak Indonesia demi kemajuan masa depan mereka. 



Langsung kunjungi website https://www.generasimaju.co.id/ , langsung pilih jenis donasi yang akan didukung. Jangan lupa isi dengan lengkap data diri dan verifikasi, kemudian share juga ya di media sosial. Bunda semua bisa memberikan dukungan sebanyak - banyaknya loh! 

Setiap partisipasi akan didonasikan dalam bentuk paket nutrisi untuk anak - anak usia 1 tahun ke atas, paket beasiswa online dan juga perbaikan fasilitas belajar untuk anak - anak Indonesia. Semua donasi itu akan diberikan oleh SGM Eksplor dan partnernya. 



Yuk jangan ragu untuk ikut berpartisipasi dalam gerakan #AyoTunjukTangan ini supaya semakin banyak anak Indonesia yang terpenuhi kebutuhan nutrisi dan pendidikannya demi kemajuan masa depannya. Ingat, setiap dukungan yang kita berikan in Sya Allah membawa perubahan besar. #AyoTunjukTangan #GenerasiMaju #SGMEksplor 

Siap untuk #AyoTunjukTangan??? 


Sampai jumpa dipostingan selanjutnya,

Bunda Tian Lustiana 

0 Comments

Terimakasih telah berkunjung, berikan komentar yuk. Eh tapi saya mohon jangan masukkan link hidup yah, atau saya delete :)