Monday, 6 April 2015

Tips Agar Anak Pintar

Tips agar anak pintar. 

Saya punya pengalaman unik seputar keinginan saya sebagai orang tua yang menginginkan anaknya menjadi pintar. Saya pernah bertanya pada dokter anaknya Marwah ketika Marwah berusia 4 tahun, "Dok, minta vitamin dong biar anak pintar." Kemudia dokter tertawa dan berkata " Bu, kalau anaknya ingin pintar, ya disekolahkan, percuma dikasi vitamin tapi anaknya gak distimulasi untuk pintar." Duh malu banget saya deh, salah ngomong jadi aja jadi bahan ketawa pak dokter. 

Memang, kalau anak ingin pintar ya dididik, diasuh dan distimulasi sejak dini. Kalau vitamin ya hanya suplemen pendamping saja, hihi. 



Sejak itu, saya pun tidak terlalu bergantung pada vitamin. Saya hanya terapkan beberapa stimulasi ringan pada Marwah. Dengan harapan ia bisa menjadi anak pintar dan cerdas. 

Dan ternyata banyak sekali faktor yang mempengaruhi kecerdasan otak anak, faktor gizi adalah salah satunya. Mari, saya ceritakan ya faktor yang bisa mempengaruhi kecerdasan anak, jadi gak ngandalin vitamin doang, hehe. 

  • ASI, jelas ini mah penting yah. Asi adalah makanan yang paling bagus untuk perkembangan otak bayi. 
  • Olahraga. Ada hubungan yang kuat antara kebugaran dan prestasi akademik. Jadi dengan olahraga, anak - anak akan lebih percaya diri, mampu bekerja secara team serta akan memiliki jiwa kepemimpinan.
  • Permainan asah otak. Bermain tebak - tebak an bisa lho melatih otak anak. 
  • Belajar musik. Bermain musik adalah salah satu cara yang anak sukai plus mampu mengasah otak kanan anak juga. Dampak bermain musik terlihat pada perkembangan IQ dan akademik anak. 
  • Gizi. Penting banget ini. Anak dengan gizi yang terpenuhi dapat memiliki pengaruh yang baik bagi mental dan perkembangan motoriknya. 
  • Gali rasa ingin tahu. Dukung rasa ingin tahu anak dengan tidak bosan menjawab setiap pertanyaan mereka.Kadang suka bosan memang menjawab pertanyaan anak, tapi ternyata ini salah satu pencetus anak menjadi cerdas juga. so, jangan bosan lagi yah. 
  • membaca. Biasakan anak membaca sejak kecil agar jika ia besar nanti akan terbiasa. Membaca baik sekali untuk perkembangan otak, membaca adalah cara meningkatkan pembelajaran dan perkembangan kognitif anak.
  • Sarapan. Ini kadang suka terlewatkan, biasanya karena kesiangan. Jadi momen sarapan suka terlupakan. Padahal sarapan bagus sekali untuk meningkatkan memori dan konsentrasi anak dalam belajar. 

Nah, itulah beberapa tips sederhana dari saya untuk menstimulasi kecerdasan anak, yuk gali potensi anak lebih banyak lagi. 

Sampai jumpa dipostingan berikutnyaaa... 



Love your kids with heart, 


Tian Lustiana





17 comments:

  1. benerrrrrrrr.... bakat dan vitamin itu hanya 20% sepertinya tapi usaha lah yang membuatnya jadi 100% konon

    ReplyDelete
    Replies
    1. jadi gak perlu terlalu mengandalkan vitamin ya mbak Ade :)

      Delete
  2. Catet ah buat contekan masa depan :d Kalau lupa tinggal colek-colek Tian aja hihihi :))

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihih siap, satu colekan 50rebu :P

      Delete
  3. Tidak bosan menjawab pertanyaan anak yang rasa ingin tahunya tinggi itu penting banget ya, Mbak :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, jadilah orang tua yang siap dengan 1001 jawaban dari 100 juta pertanyaan anak :-)

      Delete
  4. Nah, bagian yang terakhir itu yang paling sering kelupaan mba. Sarapan, meskipun kelihatannya sepele tapi itu penting banget lho... *Pengalaman waktu kecil*

    ReplyDelete
    Replies
    1. sarapan itu wajib, meski hanya satu suap nasi yah :D

      Delete
  5. Sipppps .....keren Mak...rajin banget nulisnya ^_^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe apanya yang keren? Lebih keren teh Ida atuh ah ;)

      Delete
  6. mantab dan lengkap sekali tips nya, nanti saya praktekkan di rumah

    ReplyDelete
  7. Bener mbak vitamin tdk menjamin anak jadi pintar meski bnyak vitamin yang menyebutkan bisa menambah kecerdasan anak. Tips2 diatas itu yang membuat anak jadi pintar ditambah orang tua yang hrs siap dg berbagai pengetahuan bila sewaktu2 anak bertanya

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya, orang tua harus siap menjadi RPUL anak, eh jadul banget ya RPUL :-d

      Delete
  8. Nah semoga jadi ortu yang terus semangat stimulasi \m/

    ReplyDelete
  9. wahhh penting nih tipsnya, makasih yaaa ...

    ReplyDelete

Terimakasih telah berkunjung, berikan komentar yuk. Eh tapi saya mohon jangan masukkan link hidup yah, atau saya delete :)