Takut Gempa dan Bencana Alam Saat Traveling Bersama Anak? Begini Cara Menghadapinya. - Cerita Ibu - Parenting Blogger Indonesia

Thursday, 22 February 2018

Takut Gempa dan Bencana Alam Saat Traveling Bersama Anak? Begini Cara Menghadapinya.

Setelah beberapa waktu lalu, saya mewujudkan resolusi saya dengan travelling tanpa keluarga, tapi saya malah kepikiran terus sama Marwah dan pengen juga ngajakin dia jalan – jalan. Tapi ya akhir – akhir ini berita gempa bumi dimana – mana ya, jadi serem kan? Padahal sudah tekad bulat nih mau travelling bareng anak sudah cari tiket pesawat murah pula. 



Apalagi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengatakan bahwa gempa bumi bisa terjadi dimana saja. Tapi gimana lagi daripada tiket pesawat hangus yah, bismillah aja deh serahkan semua pada Allah Swt, terus aja berdoa supaya diberikan keselamatan, aamiin.

Nih ada tips yang mungkin saja nanti berguna jika terjadi gempa ketika sedang berlibur, tapi amit – amit ya jangan sampai terjadi.

Tetap Tenang
Tips pertama ini bisa dibilang yang paling penting dan perlu diingat. Tetap menjaga ketenangan hati dan pikiran sangat membantu kalian untuk berpikir jernih. Kenali kondisi sekeliling kalian dan segera cari tempat aman. Oh iya, tetap tenang nantinya juga bisa memudahkan tim evakuasi untuk menyelamatkan kalian loh.

Berlindung di Bawah Meja
Jika saat gempa bumi terjadi kalian sedang berada di dalam ruangan, langkah yang tepat untuk kalian ambil adalah mencari tempat yang aman untuk berlindung. Salah satunya di bawah meja. Selain untuk menjaga keseimbangan badan, berlindung di bawah meja juga membantu kalian terhindar dari benda-benda yang berjatuhan. Jika kebetulan kalian jauh dari meja, jangan panik, cobalah untuk mencari benda kokoh dan berlindung di bawahnya. 



Jangan Pakai Lift, Pakailah Tangga Darurat
Tangga darurat, sesuai namanya disiapkan untuk keadaan darurat/berbahaya yang menjadi akses untuk menyelamatkan diri. Bila saat terjadi bencana, seperti kebakaran gedung, listrik mati, dan juga gempa bumi kalian sedang berada di lantai atas sebuah gedung, jangan sekali-kali untuk menggunakan lift. Karena lift bisa sewaktu-waktu berhenti, dan itu merupakan hal berbahaya untuk keselamatan. Maka, gunakan lah tangga darurat. Meski naik tangga daruratm berhati - hatilah apalagi ketika ada anak dalam gendongan.

Meskipun kalian diharuskan secepat mungkin untuk meninggalkan gedung, tapi tetap untuk menjaga langkah kalian. Jangan karena terburu-buru kalian malah mencelakai diri sendiri atau bahkan orang lain. 

Cari Tempat Lapang dan Jauhi Gedung
Pergilah ke tempat lapang dan terbuka, hal ini membantu kalian agar tidak tertimpa reruntuhan. Jika kalian sedang di sekitaran gedung, pasti banyak tuh titik-titik evakuasi yang sudah disiapkan oleh pemilik gedung. Nah, lakukan hal ini sebelum keadaan semakin berbahaya dan segera mungkin menuju titik evakuasi tersebut.  Jangan pernah lepaskan tangan dari anak, atau jika bisa anak digendong saja. 


Jangan Bawa Benda Mudah Terbakar
Pasti sulit kan untuk menyeimbangkan diri saat gempa terjadi, maka dari itu taruh semua benda yang mudah terbakar, seperti korek api, bensin, gas, lilin, atau apapun itu. Karena kita tak pernah tau apa yang bakalan terjadi saat benda-benda mudah terbakar tersebut saling bergesekan atau jatuh.

Jangan Berkendara
Jika kalian sedang mengendarai motor atau mobil dan terjadi gempa bumi, hal pertama yang harus kalian lakukan adalah segera mungkin untuk berhenti dan keluar dari kendaraan. Karena jika berjalan saja sulit, lalu apa yang terjadi jika kalian memaksa untuk terus berkendara. Dan jangan lupa untuk berada di tempat yang lapang dan terbuka.


Jauhi Pantai
Pasti ingatkan bencana Tsunami yang memakan banyak korban saudara-saudara kita di Aceh beberapa tahun silam. Nah!, jika kalian sedang berlibur di pantai dan terjadi gempa bumi. Segera menjauh dari pantai dan cari tempat yang lebih tinggi.

Itulah beberapa tips untuk menghadapi gempa. Semoga tips di atas bisa membantu kalian. Tetap waspada dan jangan lupa untuk menikmati semua momen berlibur! 



With Love,

Ibu 







No comments:

Terimakasih telah berkunjung, berikan komentar yuk. Eh tapi saya mohon jangan masukkan link hidup yah, atau saya delete :)